Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Lari pagi


__ADS_3

#Terima kasih atas dukungan dari pembaca semua, semoga karya author semakin berkembang dan bisa menghibur bagi pembaca setia.#


Keesokan harinya Lasmi menyusul Danang yang sedang berlari pagi bersama Susi di sekitar komplek tersebut, Lasmi berlari berusaha mengejar Danang dan Susi yang sudah lumayan jauh darinya, ''bang Danang tunggu?!'' teriak Lasmi dari belakang yang sedang mengejar Danang dan Susi.


Danang menoleh ke belakang ''ayo lebih cepat larinya?!'' ucap Danang menyuruh Lasmi supaya mempercepat larinya.


Lasmi terus berlari semakin cepat agar bisa menyusul Danang dan Susi, ''ayo Kak cepat!?'' teriak Susi kepada Lasmi.


Danang dan Susi terus berlari sambil mengyunkan kedua tangannya, Lasmi berlari cepat dan mendekat kepada mereka bedua, akhirnya Lasmi berhasil menyusul mereka ''hah..hah..kalian kenapa tidak menunggu ku?'' ucap Lasmi sambil mengatur nafasnya.


''Kak Lasmi lelet sih bangunnya, jadi di tinggal deh?'' sahut Susi kepada Lasmi.


Mereka bertiga berlari di sekitar taman, memutarinya sampai tiga kali putaran, ''Kak kita istirahat di sana aja yah?'' ucap Susi kepada Danang sambil menunjuk kearah kursi yang ada di taman tersebut.

__ADS_1


''Baiklah kita istirahat dulu di sana?'' balas Danang kepada mereka.


Mereka bertiga istirahat dan duduk di kursi tersebut, Danang berjalan menuju ke penjual bubur ayam lalu memesan tiga mangkok bubur, Danang kembali menghampiri Lasmi dan Susi, mereka mengobrol sambil menunggu bubur yang di pesan datang, tak lama kemudian penjual bubur itu menghampiri sambil membawa nampan yang berisi tiga mangkok bubur ayam.


''Ini Den buburnya silahkan dinikmati mumpung masih panas?'' ucap penjual itu sambil menaruh bubur ayam tersebut.


''Makasih mang'' jawab Danang kepada penjual itu.


''Ayo di makan buburnya Las?'' ucap Danang membuyarkan lamunan Lasmi.


''Iya bang'' balas Lasmi sambil tersenyum kepada Danang.


Lasmi menyantap bubur tersebut sambil memandangi wajah Danang yang tampan itu. ''sudah jangan di pandangi terus, sudah ada yang punya?!'' celetuk Susi karena melihat Lasmi selalu memandangi kakaknya.

__ADS_1


Selesai mereka makan bubur ayam, Danang mengajak mereka untuk kembali ke rumahnya, mereka bertiga berjalan sesekali berlari kecil menuju ke rumah, selang beberapa menit kemudian mereka akhirnya sampai di rumah, Susi masuk ke dalam kamarnya dan bergegas membersihkan badannya di dalam kamar mandi, Danang pun demikian membersihkan badannya di bawah air shower, sedangkan Lasmi masih berdiri di samping ranjangnya.


Danang keluar dari kamarnya dengan pakaian yang sederhana lalu berjalan ke ruang tamu dan duduk sambil membaca koran harian, ''mereka menyabotase semua perusahaan kecil yang baru berkembang, aku tak akan biarkan ini terus terjadi?'' gumam Danang lirih karena melihat berita pagi hari ini di koran, Danang menghubungi seseorang dan memberikannya tugas kepada orang yang di telfonnya itu.


Lasmi berjalan keluar dari kamarnya dengan menggunakan pakaian yang di bawa dari kampung lalu menghampiri Danang yang sedang duduk di ruang tamu, '' katanya mau ngajak aku jalan-jalan bang?'' celetuk Lasmi dari belakang sambil menepuk pundak Danang.


''Kamu ngagetin aja sih Las?'' balas Danang karena Lasmi datang dan langsung menepuk pundaknya.


''Kamu kaget yah bang? maaf telah membuat mu kaget?'' ucap Lasmi lagi sambil duduk di sampingnya Danang.


Lasmi menagih janji kepada Danang yang ingin mengajaknya jalan-jalan keliling kota.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2