Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
*31* Mengajak Makan siang


__ADS_3

#Sebelum membaca cerita ini follow dulu yah dan kasih bintang lima. Terimakasih#


Pagi hari suara alarm jam membangunkan Meli yang tertidur pulas, perlahan matanya dibuka dan dilihatnya jam menunjukkan pukul setengah tujuh, Meli bergegas menuju ke kamar mandi "hari pertama gue masuk kerja, gak boleh terlambat" gumam Meli sambil berjalan menuju kamar mandi.


Setelah sarapan hanya dengan sepotong roti dan segelas susu, Meli melangkah dan menyambar kunci mobil "nut..nut" pintu mobilnya terbuka lalu Meli masuk dan menjalankannya menuju ke kantornya.


Akhirnya sampai juga, lalu Meli masuk menuju ruangan yang akan menjadi tempat untuk bekerja, Meli menyapa dan memperkenalkan dirinya kepada teman seniornya yang sudah lama bekerja di situ.


"Mel ini berkas yang harus lu pelajari" sapa Nana teman seniornya menyuruh untuk mempelajari berkas yang harus Meli kerjakan.


"Makasih Bu Nana, secepatnya saya akan pelajari berkas ini" ucapa Meli yang sopan terhadap seniornya.


"Gak usah kaku dan formal gitu Mel, kita kan seumuran, panggil saja aku Nana" celoteh Nana menyuruh Meli memanggilnya dengan namanya saja.


"Oke, makasih Nan.." jawab Meli dan tersenyum kepada Nana.


"Kalau gitu gue keluar dulu, selamat bergabung, semangat oke" Nana lalu keluar dari ruangannya Meli menuju ke ruangan dirinya sendiri.

__ADS_1


Meli mulai mempelajari berkas tersebut dan membuka laptopnya "gue harus cepat mempelajari berkas ini" gumam Meli dengan lirih, dengan semangat Meli bekerja dibantu dengan laptopnya.


"Mel antar berkas ini ke bapak manager" Nana menyuruh Meli untuk mengantarkan berkas yang diminta oleh manager.


"Oke, aku kesana dulu" ucap Meli dan mengambil berkas yang akan dibawa ke ruangan manager, lalu Meli melangkahkan kakinya dan meninggalkan Nana.


Sesampainya di depan pintu pak manager "tok..tok..tok.." Meli mengetok pintu tersebut


"Masuk" suara pak manager dari dalam, lalu Meli membuka pintu dan masuk kedalam.


"Rupanya lu" ucap Doni yang kaget, melihat wajah wanita yang kemarin ditabraknya.


"Ya pak ini saya" ucap Meli yang masih formal karena berada di kantor.


Lalu Doni berjalan sambil menyeret tangan Meli menuju ke sofa yang ada di dalam ruangannya.


"Ih apa'an sih lu, main tarik gue aja" ucap Meli yang kaget karena tangannya di tarik oleh Doni.

__ADS_1


"Duduk dulu sebentar" lalu Doni mendudukkan Meli ke sofa "mau minum apa?" Tanya Doni yang masih memegang tangan Meli.


"Gak usah!" Ucap Meli yang masih jengkel kepada Doni.


"Oke gue minta maaf sama lu, nama lu siapa?" Akhirnya Doni mengalah dan menanyakan nama kepada Meli, karena kemarin belum menyebutkan namanya.


"Meli" jawab Meli singkat, " aku Doni" mereka pun bersalaman untuk memperkenalkan dirinya masing-masing.


"Kalau gak ada perlu yang lain, gue keluar dulu" ucap Meli dan hendak beranjak dari duduknya tapi ditahan oleh Doni.


"Eits bentar dulu, nanti makan siang bersama oke, sebagai permintaan maaf karena kejadian yang kemarin" ucap Doni dan mengajak makan siang bersama.


"Oke, nanti siang lu samperin diruangan gue" lalu Meli keluar meninggalkan ruangannya Doni dan berjalan menuju ke tempat kerjanya.


Doni melanjutkan pekerjaannya sambil tersenyum sendiri karena merasa senang karena sudah berkenalan dengan Meli, tak sabar menunggu jam makan siang biar bisa menemui Meli diruangannya.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2