
#Terima kasih atas dukungan pembaca semua, semoga karya author semakin maju dan berkembang#.
Putri menyandarkan kepalanya di dada milik Danang, selama mereka berpisah Putri selalu sedih dan murung, Danang lalu mendongakkan wajah Putri supaya berhadapan dengan wajahnya, berlahan Danang mendekati bibir manis milik Putri dan menciumnya, Putri merespon keinginan Danang dengan sedikit membuka mulutnya supaya lidah Danang bisa masuk kedalam serta lebih mudah untuk bermain dengan lidah miliknya.
Danang memegang tengkuk leher Putri supaya ciuman mereka semakin hangat membuat sensasi baru, Putri mengalungkan kedua tangannya di pundak Danang sambil menikmati kehangatan dari bibir mereka yang sedang bertemu, Danang semakin memperdalam ciumannya meluapkan rasa rindu dan gelora jiwanya yang meronta-ronta.
Putri juga merasakan sensasi itu sambil memejamkan matanya, berlahan tangan Danang mulai masuk ke baju Putri dan menyentuh dengan lembut dada kekasihnya itu, Putri sangat menikmati sentuhan dari tangan danang yang sudah masuk ke dalam bajunya.
Sedangkan di kamar tamu, Lasmi sedang berbaring di atas ranjang sambil melihat-lihat seisi kamar itu, ‘’wah..kamar tamu aja sebagus ini? Apa lagi kamarnya bang Danang? Pasti sangat bagus tidak seperti kamarku yang ada di kampung, kecil dan tak sebagus ini?’’ gumam Lasmi lirih yang sedang mengagumi kamar tamu itu.
Lasmi terus memandangi kamar itu dengan senyum-senyum sendiri, ‘’udah ganteng, anak orang kaya lagi? Pria idaman ku itu?’’ gumam Lasmi lirih sambil tersenyum sendiri.
__ADS_1
Berbaring sambil membayangkan dirinya bersama dengan Danang, Lasmi terus menerus senyum-senyum sendiri, ‘’aku harus berusaha untuk mendapatkan hati bang Danang, supaya aku bisa jadi istrinya? Masa bodo dengan yang namanya siapa itu? Oh iya Putri..aku harus merebut hati bang Danang darinya?’’ ucap Lasmi dengan suara lirih merencanakan untuk merebut hati Danang dari Putri.
‘’Tok..tok..tok..’’ suara pintu di ketuk dari luar membuat lamunan Lasmi buyar, Lasmi berjalan ke pintu dan membukanya ‘’eh Susi? Ayo masuk?’’ sapa Lasmi kepada Susi.
Susi masuk kedalam kamar itu dan duduk di tepi ranjang bersama dengan Lasmi, ‘’belum tidur Kak?’’ ucap Susi bertanya kepada Lasmi.
‘’Belum ngantuk Sus?’’ jawab Lasmi sambil tersenyum kepada Susi.
‘’Kita ngobrol di ruang tamu aja yah Kak?’’ Susi mengajak Lasmi untuk mengobrol di ruang tamu.
Mereka duduk di sofa sambil mengobrol dan juga menunggu Danang pulang, ‘’Kak Lasmi mau minum?’’ tanya Susi di sela-sela obrolan mereka.
__ADS_1
‘’Boleh?’’ jawab Lasmi sambil tersenyum kepada Susi.
‘’Bi tolong buatkan minuman untuk kami?!’’ Susi berteriak menyuruh Bi Romlah untuk membuatkan minuman untuknya dan untuk Lasmi.
‘’Baik Non’’ jawab Bi Romlah lalu bergegas menuju ke dapur untuk membuatkan minuman untuk mereka berdua, setelah selesai, Bi Romlah kembali menghampiri mereka berdua sambil membawa minuman tersebut, ‘’ini Non, silahkan?’’ ucap Bi Romlah sambil menaruh minuman itu diatas meja.
‘’Makasih Bi?!’’ balas Susi kepda Bi Romlah.
Bi Romlah berjalan kembali dan beristirahat di kamar pembantu, Susi dan Lasmi terus mengobrol di ruang tamu sambil menunggu Danang pulang, ‘’ayo diminum Kak?’’ Susi mempersilahkan Lasmi untuk meminum.
‘’Iya Sus, makasih yah’’ jawab Lasmi sambil tersenyum kepada Susi, lalu mengambil minuman tersebut dan meminumnya.
__ADS_1
‘’Kak Danang kenapa belum pulang yah? Jam berapa sih sekarang?’’ ucap Susi lalu melihat ke arah jarum jam yang ada di ruang tamu itu.
*Bersambung*