Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader
Kebersamaan dengan Lasmi


__ADS_3

#Sebelum membaca follow dan ikuti yah, supaya author lebih semangat untuk menulis, terima kasih#.


Alif dan teman-temannya terus mencari keberadaan Danang, mereke menelusuri jalan yang belum di lewati, mereka berharap jalan itu bisa mengantarnya kepada Danang.


‘’Ayo cepat supaya kita bisa segera menemukan orang yang kita cari’’ Alif berkata sambil menyuruh teman-temannya untuk mempercepat langkahnya.


Danang sedang beristirahat dan duduk di balai, Lasmi datang menghampirinya lalu duduk di samping lelaki itu, ‘’abang jadikan menemani ke rumah temanku nanti malam?’’ ucap Lasmi kepada Danang.


‘’Iya jadi dong, apa mau sekarang aja?’’ balas Danang sambil tersenyum kepada Lasmi.


‘’Nanti malam aja bang inikan masih sore’’ sahut Lasmi sambil menoleh kepada Danang.


‘’Oke abang mau mandi dulu?’’ ucap Danang lalu berjalan ke kamar mandi.


Lasmi ikut berjalan dan masuk kedalam kamarnya, sambil merebahkan tubuhnya Lasmi tersenyum sendiri entah apa yang membuatnya tersenyum, tak lama kemudian Danang keluar dari kamar mandi menuju ke kamarnya dan memakai baju, setelah itu menghampiri Lasmi di kamarnya.


‘’Kenapa senyum-senyum sendiri?’’ tanya Danang yang melihat Lasmi sedang tersenyum sambil berbaring diatas ranjang, lalau Danang duduk di sampingnya.

__ADS_1


‘’Emang aku gak boleh tersenyum yah bang?’’ balas Lasmi sambil memanyunkan bibirnya.


‘’Boleh tersenyum tapi jangan kebablasan hehehe...’’ ucap Danang sambil membelai rambutnya Lasmi.


‘’Iya bang, aku masih waras?’’ jawab Lasmi lalu merebahkan kepalanya di paha Danang.


‘’Kamu lagi bayangin pacar kamu yah?’’ Danang berkata sambil mengelus rambutnya Lasmi.


‘’Mana ada aku punya pacar bang? Aku hanya gadis desa yang ekonominya rendah, mana ada yang mau sama aku bang?’’ ucap Lasmi sambil melirik ke wajahnya Danang, ‘’abang tampan banget sih? Makannya apa?’’ ucap Lasmi lagi sambil tersenyum kepada Danang.


‘’Makan nasi lah masa abang makan rumput, hehehe..’’ jawab Danag sambil cengengesan dan menjawil dagunya Lasmi.


‘’Yeh..kamu ada-ada saja?’’ jawab Danang lalu menjawil hidungnya Lasmi.


‘’Auwh..sakit bang?’’ ucap Lasmi sambil meringis menahan sedikit rasa sakit pada hidungnya.


‘’Maaf, terlalu keras yah abang nyubitnya?’’ Danang meminta maaf kepada Lasmi sambil mengusap-usap hidungnya Lasmi itu.

__ADS_1


‘’Iya gak papa bang, udah gak sakit kok?’’ Lasmi berkata sambil tersenyum kepada Danang, ‘’kapan abang akan pergi ke kota?’’ Lasmi bertanya dengan wajah yang sedikit cemberut.


‘’Mungkin tak lama lagi, udah gak usah cemberut gitu, nanti abang jadi gak tega ninggalin kamu sama kakek’’ ucap Danang sambil membelai pipinya Lasmi.


‘’Nanti aku akan kangen dengan abang dong?’’ sahut Lasmi yang manja kepada Danang.


‘’Apa kamu mau ikut abang ke kota? Tapi kasihan kakek tinggal sendirian di sini?’’ Danang berkata dan terus membelai pipinya Lasmi.


‘’Abang punya pacar di kota?’’ Lasmi bertanya kepada Danang lagi sambil cemberut.


‘’Punya, namanya Putri!? Kasihan dia? Pasti cari’in abang, karena abang sampai sekarang belum pulang” jawab Danang dan teringat masa-masa kebersama’an dengan putri.


Mata Danang mulai berkaca-kaca karena memori bersama putri muncul dengan jelas, kejadian dirinya yang sedang berkelahi bersama lima jawara tangguh pun ikut muncul, Lasmi lalu memegang kedua pipinya Danang, ‘’ udah bang jangan sedih? Nanti aku ikut sedih bang?’’ ucap Lasmi menenangkan hatinya Danang.


‘’Lima jawara tangguh!?’’ gumam Danang sambil mengepalkan tangannya.


‘’Siapa mereka bang?’’ tanya Lasmi kepada Danang sambil terus memegang kedua pipinya itu.

__ADS_1


‘’Mereka yang telah membuat abang sampai hilang ingatan, dan membuat abang terluka?’’ balas Danang dan terus mengepalkan tangannya.


*Bersambung*


__ADS_2