
#Sebelum membaca cerita ini follow dulu yah dan kasih bintang lima. Terimakasih#
Acara wisuda akan diadakan besok pagi, malam hari Putri sudah menyiapkan keperluan untuk acara wisuda besok, hatinya merasa bahagia dan senang, tak sabar menunggu hari esok, malam semakin larut, mata berlahan tertutup dan memasuki alam mimpi.
Suara ayam berkokok telah membangunkan Putri yang tertidur pulas, matanya mulai terbuka dan melihat jam sudah menunjukkan pukul setengah enam pagi. Putri bergegas bangkit dari ranjangnya dan berjalan menuju ke kamar mandi.
Setelah Putri dan Bu Fatimah sarapan pagi, lalu mereka berdua bersiap menuju ke kampus. Mereka berjalan kaki karena letak kampus dan rumahnya tak jauh.
Sesampainya mereka di kampus lalu Putri mengajak Ibunya untuk duduk di kursi yang telah di sediakan oleh panitia penyelenggara.
Beberapa orang tua murid mulai berdatangan memenuhi aula kampus. Putri menoleh ke arah kanan dan kiri mencari keberadaan Danang.
Acara wisuda sudah dimulai tapi Danang belum juga muncul, hati Putri merasa gelisah karena Danang belum datang. Acara wisuda sudah setengah jalan tinggal acara inti, tak lama kemudian Danang sudah ada di samping Putri, "hai Put?".
__ADS_1
"Eh mas Danang, ngagetin aja sih? Dicari dari tadi gak muncul, tiba-tiba sudah ada di sini" ucap Putri kepada Danang dengan wajah sedikit cemberut.
"Iya maaf telat? Senyum dong? Inikan hari bahagia kamu?" Danang berusaha merayu supaya Putri tersenyum kembali.
Mereka mengikuti acara wisuda tersebut sampai selesai, Danang lalu memberikan ucapan selamat dan memberikan bingkisan untuk Putri.
"Makasih mas" Putri menerima bingkisan itu dengan senang hati.
Bu Fatimah juga ikut memberikan ucapan selamat kepada anaknya dan mencium keningnya Putri. "Selamat ya nak, semoga kamu tambah sukses selalu".
Setelah mereka berfoto bersama dan acara pun sudah selesai, lalu mereka pulang ke rumah Putri, sesampainya di rumah Bu Fatimah menyuruh Danang untuk masuk.
"Ayo nak Danang masuk, Ibu ke dapur dulu yah" ucap Bu Fatimah lalu meninggalkan mereka berdua, Putri pun berjalan menuju ke kamar dan berganti pakaian lalu menemui Danang lagi di ruang tamu.
"Gimana perasaan kamu setelah wisuda?" Danang bertanya kepada Putri.
__ADS_1
"Senang banget mas, makasih yah kamu sudah datang?" Balas Putri sambil tersenyum kepada Danang.
"Terus rencana kamu mau melamar pekerjaan di perusahaan Lisan Jaya kapan?" Danang bertanya lagi kepada Putri.
"Rencananya sih Senin depan aku akan mengajukan surat lamaran di perusahaan Lisan Jaya, nanti kamu temenin aku dong?" Balas Putri sambil manja kepada Danang.
"Iya nanti aku temenin kamu" ucap Danang sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.
Bu Fatimah lalu datang sambil membawa minuman dan makanan ringan untuk mereka berdua "nih Ibu bawakan cemilan buat kalian" Bu Fatimah lalu menaruh minuman dan cemilan itu di meja, "ayo dicicipi? Ibu tinggal dulu kedalam" Bu Fatimah lalu meninggalkan mereka berdua.
Putri masih mengobrol dengan Danang sambil memakan cemilan tersebut. Putri bergelayut di lengan Danang sambil terus bermanja. Danang mengelus rambut hitam milik Putri yang bersandar di dada bidang miliknya.
"Nanti aku akan bantu kamu supaya bisa masuk di perusahaan Lisan Jaya tanpa lewat interview" ucap Danang sambil tersenyum dan terus mengelus rambut hitam milik Putri.
"Iya mas makasih" balas Putri sambil tersenyum melirik ke arah Danang.
__ADS_1
#Dukung terus cerita ini supaya author lebih semangat berkarya dan rajin update, Terimakasih#