
Selesai memesan Lesya hendak duduk dikursi dan meja yang sudah di sediakan di runagan toko itu. Lalu membalikkan tubuhnya. Betapa terkejutnya dia bahwa yang berdiri tepat dibelakangnya adalah bos dingin Tuan Liam.
"P,p,pak Liam" sapa Lesya terbata.
Sedangkan Liam hanya menatap Lesya dengan tatapan dingin.
"Sejak kapan bapak disini ?".
"Sejak kamu asyik mengobrol".
"Owh maaf pak, karena sudah membuat bapak lama mengantri" Lesya menundukkan kepalanya.
"Karena kamu sudah membuatku menunggu lama, kamu harus mau aku ajak mengobrol sebentar. Ada yang perlu aku sampaikan" kata Liam.
"Baiklah" jawab singkat Lesya. Lalu pergi menuju tampat duduk disebelah dinding kaca dengan pemandangan luar yang indah.
Liam memesan kopi latte. Menurutnya dia butuh sesuatu yang hangat untuk menyampaikan sesuatu yang mungkin bakal sedikit mendebarkan.
"Oh my god, tiap kali aku bertemu bos dingin itu, aku sedikit takut. Tatapannya dingin, datar dan mengerikan. Kenapa aku selalu bertemu dengannya" gumam Lesya panjang lebar dalam hatinya.
Terlihat Liam yang mulai berjalan ke arahnya dengan langkah kakinya yang panjang terlihat sangat elegan meskipun dia cuma memakai celana hitam serta kaos dan jaket jeans. Lesya terpana melihat kesempurnaan Liam. Sampai pada akhirnya dia tersadar dari lamunannya.
"Ehhemm ehheemm"... Dia berdehem untuk menetralisir kesadaran dari lamunannya.
Lalu Liam menarik kursi yang ada di hadapan Lesya.
"Ehhemm" Liam berdehem.
Suasana ini terasa sangat canggung bagi mereka berdua.
"Pak Liam mau bicara hal apa ?" Tanya Lesya setelah hening beberapa menit.
__ADS_1
"Kau masih single kan ?". Tanya Liam tanpa basa-basi meskipun sebenernya terasa sangat kaku.
"Belum" jawab Lesya sambil mengrenyitkan alisnya, merasa heran dengan pertanyaan si bos.
"Aku punya satu penawaran buatmu" ucap Liam.
Belum sempat Lesya menjawab, pelayan datang membawakan minuman pesanan mereka.
"Terima kasih mbk" ucap Lesya.
"Sama-sama mbak. Selamat menikmati" lalu pergi.
Mereka berdua lalu meminum seteguk minuman mereka.
"Tawaran apa pak ?".
"Mau kah kamu menjadi istri sementaraku ?. Aku akan melupakan biaya perbaikan mobilku kalau kau bersedia menikah denganku". Ucap Liam.
"Maaf pak, memang saya berhutang sama bapak. Tapi kalau tawaran bapak seperti ini, saya mending pilih melunasi hutang saya kepada bapak. Meskipun saya harus membayar dengan mencicilnya seumur hidup saya. Pernikahan bukan main-main bagi saya pak. Saya hanya akan menikah dengan orang yang benar-benar menerima dan mencintai saya. Saya hanya ingin menikah satu kali, dan menjadi istri untuk suami saya kelak seumur hidup sampai maut memisahkan". Jelas Lesya panjang lebar.
"Jadi kalau bapak berniat mencari istri sementara atau istri kontrak atau apalah itu, carilah wanita lain yang bisa bapak sewa. Dan maaf, bapak telah salah menawarkan hal itu kepada saya. Karena saya tidak tertarik". Setelah berbicara panjang lebar Lesya menyesap lagi minumannya.
Liam yang mendengar jawaban Lesya hanya terdiam, mendengarkan dan menatap Lesya dengan sangat tajam namun dengan ekpresi datar. (PR banget nggak tuh, manatap tajam tapi dengan ekpresi datar. Hahaha).
Liam sebenarnya sangat geram dengan penolakan yang dilontakan Lesya. Tapi dia hanya menahannya. Baru kali ini seorang Liam Rayandra ditolak.
"Jika bapak sudah selesai bicara, saya mohon pamit" ucap Lesya lalu berdiri dan membukuk memberi salam. Lesya pergi begitu saja meninggalkan Liam yang masih terduduk dibangku toko kue itu.
"Kau hari ini bisa monalakku. Akan aku buat kau tak berkutik tanpa penolakan" gumam Liam lirih dengan seringai senyum jahatnya.
Lesya yang juga merasa kesal karena tawaran bos aneh itu. Dia mengendarai motornya untuk pulang. Di sepanjang perjalanan dia memikirkan tawaran yang sangat gial dan baru pertama kali dia dengar.
__ADS_1
"Haha, sudah gila kali ya. Nikah kok dibuat mainan. Meskipun aku miskin tapi aku masih punya harga diri kali". Gumam Lesya sambil mengendarai motornya menyusuri jalanan kota.

penampilan santai (casual) Lesya hari ini. hehehe.... aku pinjem mbak Mina buat visual ceritaku 🤭

penampilan Liam yang duduk dengan tenang menatap kepergian Lesya yang telah menolak tawarannya.
hehehe... ini juga aku pinjem visual Taecyeon untuk sosok Liam.
cocok nggak gaeeesss... hehehe
jangan lupa tinggalkan jejak like, vote dan givenya ya...
Terima kasih 🙏
__ADS_1