Hanna Aryana

Hanna Aryana
lastri yang sedang dirundung pilu


__ADS_3

"ya tuhan kenapa engkau berikan aku cobaan seperti ini, kekasih yang ku anggap setia selama ini telah menghianatiku menusukku menbuat jantungku sakit serasa diremas-remas"


Tuhanku engkau maha tau, engkau maha BESAR tapi ya tuhanku kenpa engkau berikan aku cobaan seberat dan sesakit ini


dia laki-laki yang selalu ku puja, dimana dia memintaku untuk selalu mendukungnya aku akan selalu mendukung tapi kenapa sebegitu tega dia berbuat hal buruk padaku


berselingkuh dengan wanita sedesa denganku, wanita yang berusia jauh lebih muda dariku


aku memang tak secantik tak semulus para artis televisi tapi tak sepantasnya dia bermesraan ditempat umum


bercumbu tak takut orang lain melihat, tak punya malu tak punya adab, benar-benar biadab


lastri terus mengoceh dikamarnya dengan pakaian yang masih basah kuyup, hatinya hancur di khianati pria yang dia anggab setia (mungkin artinya bukan selalu ada tapi setiap tikungan ada)


lastri beranjak pergi dari lantai tempat ia duduk, meraih handuk dan pergi ke kamar mandi untuk membilas tubuhnya yang kotor


ibu lastri hanya diam mendengar dan melihat putri bungsunya menangis....


tak tau apa yang harus dikatakan untuk menghibur putrinya....!

__ADS_1


satu yang ibu lastri ketahui lastri sedang dirundung pilu di khianati oleh pria yang selama ini ia cinta


ibu lastri tak heran dengan sikap lastri, setiap kali ada permasalah yang tak sesuai dengan apa yang ia mau, lastri akan berubah menjadi wanita yang cengeng sambil mengeluarkan kalimat kasar sebagai luapan amarahnya


***


ahaha tega kamu BANG SAT, aku belain kamu tapi kamu kaya gini( lastri menangis sambil terus mengguyur air ke badan menggunakan gayung)


mata lastri mulai membengkak karena tak henti-hentinya menangis


sudah lah lastri jangan menagis terus (seru ibu dari luar bilik kamar mandi)


sampi-sampai bisa kamu seperti ini,,,,....


sudahlaaaah ( menghela nafas "sesak" ) buk lastri ingin sendiri saja. bila sudah waktunya lastri pasti akan baik baik saja, ibu tidak usah khawatir lagi


lastri ini sudah besar sudah dewasa, lastri tidak akan melakukan hal yang macam-macam ( perkataan lastri berusaha meyakinkan ibu untuk tak usah khwatir )


lastri mau mandi bu tak usah ibu tunggu lastri di luar

__ADS_1


sore mulai menjelang lastri tak keluar juga dari kamar tidurnya dia terus saja mengurung diri dikamar tidur, tak mau makan tak mau berbicara. hatinya telah hancur oleh seorang pria idaman yang selalu dipikir akan menjadi pangeran hati,


bodoh bodoh BODOooh ( lastri terus katakan itu sambil memukul-mukul kepala)


satria kamu tega khianati aku, kenapa? kamu bilang hanya aku wanita yang kamu mau! satu-satunya yang ada dihidup" kamu,,.....!


ahaha( tangisan lastri sambil bergumam nama satria)


sudah kamu gak akan aku maafin mulai sekarang kita putus.


lastri menghapus semua foto dan vidio kenangan bersama satria, menyobek foto album yang satria berikan saat ulang tahun lastri sebagai kenangan bahwa mereka adalah sepasang kekasih.


lastri tak berani membakar sobekan foto karena takut kebakaran, nanti terbakar gara-gara bermain api


lastri pun tak berani sembarangan main bakar-bakaran.


takut rumahnya akan ikut terbakar karena api yang menyulut,..


api sangat mudah membesar dan menyambar membakar barang apapun yang mudah terbakar

__ADS_1


__ADS_2