Hanna Aryana

Hanna Aryana
sampai dihari pernikahan


__ADS_3

setelah menunggu cukup lama, akhirnya lastri mengutarakan perkataan ia kepada rohim, setuju untuk menikah


lastri tidak mau di madu, ucapannya demikian menjelaskan kepada rohim sembari duduk bersantai beralas tikar dibawah rimbunnya pohon pisang kepok yang ditanam di ladang milik pak lurah


semenjak rohim pulang ke desa ia memutuskan untuk bekerja serabutan, tidak ingin merantau lagi. sementara nenek dan kakeknya di Jakarta baik-baik saja karena 2 minggu lagi paman rohim yang bekerja sebagai TKI di Taiwan akan segera pulang


***


lastri bercerita kepada ibu bahwa semalam ia memimpikan tentang satria, didalam mimpi ia dan satria sedang duduk di bangku taman kota biasa mereka sering bermain menghabiskan waktu sore bersama disaat masih kuliah dulu


satria terlihat begitu ceria dan bahagia, walaupun ia tak mengatakan sepatah kata pun, kemudian terdengar suara adzan subuh yang membangunkan lastri secara tiba-tiba dari mimipinya yang indah dapat bertemu dengan kekasih hati walau hanya untuk sesaat saja.


***


acara pesta pernikahan di selenggarakan dengan sangat meriah, pesta sehari semalam. ada musik orkes dangdut tak lupa ada kosidah dari para ibu ibu yasinan


semua begitu riang gembira, tertawa lepas penuh dengan kebahagiaan

__ADS_1


acara resepsi diadakan di dua tempat: pertama dirumah pak lurah sekalian melaksanakan ijab kabul lalu yang kedua di kediaman kedua orang tua rohim


***


setelah seminggu kemudian, lastri dan rohim tinggal bersama di kediaman keluarga besar pak lurah.


setiap hari rohim selalu membantu pekerjaan pak lurah berkebun maupun pekerjaan urusan desa


rohim menemukan kebahagiannya di tanah kelahirannya..


***


kebahagian pun bertambah di kediaman aryo tak kala mendengar dewi mengandung buah cinta pertama mereka berdua.


dan untuk hana, papah serta mamah mereka masih sama seperti dulu, tidak ada yang berubah.


TAMAT

__ADS_1


***


~ untuk kisah ini sudah dulu ya..! aku belum berniat menulis ke lanjutaannya.


~ trima kasih untuk semua, trimakasih juga kepada semuanya yang sudah berkontribusi memberikan like, komen serta tip. sekali lagi penulis sangat berterima kasih


~ dalam pembuatan dan penulisan aku akui memang masih banyak kekurangan dan kesalahan ketik dimana mana, aku ingin menjadi lebih baik lagi menambah ilmu sebanyak mungkin yang aku mampu...!


~ tadinya aku cuma iseng saja nulis cerita, tapi ternyata partisipasi dari pembaca membuat aku bahagia dan Termotifasi untuk terus menulis. namun aku ini anak yang mudah bosan, saat sudah bosan aku selalu berhenti sejenak dan mundur. berdiam diri ditempat


~ aku menulis cerita ini karena rinduh pada seseorang yang sangat aku kasihi, berharap dia juga membaca semua ini yang aku tulis, menunjukan padanya bahwa aku bisa menulis sebuah kisah walau itu tak sempurna


imajinasiku sangatlah rendah, membuat tidak bisa membayangkan situasi yang aku pikirkan dalam benak. sifat tertutup membuat segalanya terhambat


tak mudah memang merubah diri sendiri secara drastis dalam waktu singkat, itu pula yang aku rasakan. aku ingin terus-menerus belajar, mencari ide dan hal-hal menarik untuk membantu mengasah kemampuan menulis serta berimajinasi


"coba dengarkan desir pasir pantai itu, disaat ia dihantam ombak lautan, namun mengapa pasir pasir itu tidak berkurang ataupun tenggelam walau air asin sudah menarik pasir pasir itu begitu kencang dan kuat kedalam lautan ganas yang luas"

__ADS_1


__ADS_2