
Mamah hana langsung bergegas berangkat ke sekolah TK setelah berpamintan pada papah. di karenakan mendengar dari ibu tetangga bahwa Lastri di tampar oleh ibunya gara-gara menjewer telinga Hana
dengan cepat Mamah berlari, khawatir pada putri satu-satunya. Hana sangat nakal dan cengeng
saat marah Hana akan melemparkan benda apapun yang ada di dekatnya
bukan hanya itu saja' Hana akan nenangis keras membuat semua panik
Sesampainya di Sekolah ; Hana, Lastri dan Ibu Lastri sedang duduk di depan satu meja
Lastri duduk di kursi Guru sedangkan Hana dan Ibu Lastri duduk di bangku Murit
Mata Hana yang masih merah menandakan bahwa tadi Hana menangis kencang "ketakutan"
Mamah mendekat perlahan pada Hana yang sedang duduk, meraih tangan kanan Hana sambil mengelus halus dan bertanya" Hana sayang ada apa Nak?
* Mam'mah ( suara ter isak-isak ) Om Haryo udah gak ngajar lagi
" Han'na sayang Om Haryo sudah pindah tugas, sekarang ia punya tempat yang jauh lebih baik
* Han'na mau Om Haryo aja yang jadi Guru di Sekolah ini, Gak mau Tante Lastri
" Nanti kita main ya ke rumah Om yaaa!!!! sebelum Om Haryo tinggalin Desa?
* Gak mau, Om gak boleh pergi, Gak boleh pindah Kerja TITIK
" Hana, mau pulang aja? gak usah Sekolah dulu ya nak! ( sambil menghela nafas berat )
__ADS_1
* Nana mau pulang Gak mau disini, mau sama Papah Mamah aja di Rumah. gak mau Sekolah
" Iya, nanti abis Nana ganti baju, ( nada membujuk ) Nana Papah Mamah main ke rumah Om Haryo yaaaaaaa......( sambil tersenyum kecil )
* He...'emh. ( Hana menjawab datar )
Sesampainya di Rumah, Hana memeluk Papah dengan erat...
bercerita betapa menyebalkannya hari ini.
Hana mengatakan bahwa ia tidak mau sekolah bila om haryo tidak mengajar lagi
Namun Papah menggoda dan merayu, membuat Hana luluh seketika. mau Sekolah tapi besok "Nana berucap "
***
Hana bercerita tentang Tante Lastri yang jahat. berani menjewer telinga seorang anak Polisi
Haryo tertawa geli mendengar ucapan Nana yang seenaknya bicara
** Ha...ha....ha.., anak Polisiiiii????? sejak kapan papah nana jadi POLISI.."
" Om ituh jangan ketawa, Nana serius. Papah Hana itu Po...li..si
** Nana, Papah Nana itu tukang Tani kerjanya di sawah ladang kadang merantau jadi kuli bangunan. bukan PO LI SI
" Terserah om, mau percaya pa gak Hana gak' pe...duuuu...li........
__ADS_1
Nana selalu mengatakan bahwa Papahnya bekerja sebagai seorang Polisi, mata-mata Negara yang di tugaskan khusus.
Tetapi Om Haryo mengtau'i bahwa itu hanyalah ucapan seorang anak TK yang tidak terlalu perlu di dengarkan
Sementara di sekolah TK, Lastri kembali melanjutkan pelajaran sekolah yang sempat tertunda
Lastri memang ingin sekali menjewer telinga anak bandel itu, karena kesal pernah di lempar bangkai tikus ke wajahnya yang Mulus , Halus bagaikan Busa SuSu
***
Setelah jam pelajaran usai, Lastri pulang ke Rumah tanpa mengetahui rencana Bapak dan Pak Mulyono
dengan cuwek dan santai Lastri menonton tv tanpa bergati baju terlebih dahulu ( pakaian Guru )
* Dok bok ya'o ganti sikek ( Ibu mengingatkan )
" Iya buk nanti, cape Lastri buk
* Ganti baju terus makan
" Tadi udah makan di Warung Buk Jum
* Lastri ini Desa bukan Kota, kalau beli makanan bawa pulang jangan di makan di Warung. malu di lihat orang
" Apa'sih Buk....., apa-apa malu di lihat orang
~ Seorang anak yang tidak pernah mau mengikuti nasehat ibunya
__ADS_1