Hanna Aryana

Hanna Aryana
flashback on...., saira


__ADS_3

dalam gelap aku termenung sendiri, aku ingin bertanya pada seseorang dan menjadikan dia sebagai teman yang akan mendengarkan kisah ku


serasa mimpi, semua hidupku berubah semenjak aku dipertemukan dengan dia seorang pria dewasa, sangat sulit untukku menyerukan namanya...


apakah jika posisiku di gantikan oleh yang lain? mungkinkah dia juga akan merasa apa yang aku keluhkesah'kan? pikirku demikian.."


entahlah; aku tidak ingin posisi ku di dalam jantung cintanya di gantikan oleh siapapun entah itu wanita atau pria sekalipun.


setiap langkah kaki selalu dihitung, tak bebas meloncat ke sana dan kemari. selalu menunduk saat berjalan "takut ada yang mengenali" seperti pencuri saja.... gumam ku lirih...


aku ingin hidup bebas walau hanya sebentar saja. melakukan hal yang ku suka walau aku tak bisa sebebas itu.


aku tau dimana posisi kakiku berdiri untuk melangkah, "Hm, iya di atas pondasi


bila saja aku salah sedikit saja berpijak, pondasi itu bisa retak dan rusak harus dibangun kembali dengan luka dan darah


apa nyawaku ini begitu berharga; aku tak tau...!!! pikirku aku ini hanyalah wanita rendahan tak pantas hidup bermewah-mewah

__ADS_1


sejujurnya aku ingin lepas darinya, selalu" setiap saat aku kabur dan mencari tempat persembunyian tapi tetap ketemu dan tertangkap juga


dia membawaku ke istananya yang mewah dan megah tak seperti gubuk singgahku, yang reot dan usang.


aku benar-benar ingin menangis sekencang kencangnya, mencoba meronta melepaskan ikatan tali yang mengikat di seluruh jiwa ragaku, meraung meminta tolong tapi tak ada yang mendengar. aku kesepian didalam istana


dia berwajah bagaikan seorang pangeran. itu nyata aku tidak bohong" wajahnya diisi dengan penuh cahaya bersinar memenuhi seluruh bagian raut wajahnya yang kekar


aku selalu menangis setiap kali ia memperlakukanku dengan belayan lembut tangannya, ciuman yang ia berikan untukku memiliki perasaan mendalam yang tak pernah bisa aku cerna.


sakit, rasa itu yang selalu aku rasakan. memiliki dambaan hati seorang yang kejam dan beringas


aku bisa merasakan ia menyimpan banyak rahasia dariku


sekelebat muncul bayangan hitam dalam benakku : mungkinkah itu adalah kilas balik dari orang yang sudah ia tumpahkan darahnya ke tanah?? aku ketakutan, menggila ngeri bulu kudukku


maafkan aku karena aku tak bisa sekejam dirimu, aku ketakutan pada bau anyir.

__ADS_1


setiap kali kamu bertampang sangar aku sangat ketakutan dan ingin bersembunyi saja di dalam lomari....


aku ini bukanlah seorang bidadari, namun kamu sangat memujaku


apakah pantas aku mendapatkan semua perhatian itu darimu? aku bertanya...! padamu kekasihku..,


hemh, kamu mengijinkan ku bermain hal yang dapat membuatku menghilangkan bosan dan rasa jenuh tapi kamu tak pernah berpaling dariku...


setiap detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun kamu meng'awasiku


kamu takut aku di culik bukan? disakiti bahkan mungkin ternoda....! itu sangat menakutkan


tawamu, candamu itu yang selalu aku rasakan rindu.


kamu seperti hantu "aura"


kamu bilang selalu, aku jangan takut padamu karena kamu tak'akan pernah menyakitiku

__ADS_1


namun aku takut bukan tentang itu, tapi karena kamu sangat menyayangiku. takut aku tak bisa membalas BUDI baik mu


aku ketakutan sangat ketakutan. jangan pernah tinggalkan aku dan tetaplah selalu berada disisi ku untuk melindungi, menjaga, pemberi harapan walau aku tau rasa sakit didalam lubuk hati yang selalu kamu pendam selama ini, jauh lebih sakit dan menusuk terasa perih bagai teriris pisau


__ADS_2