
Bisakah dia mendengar suara hatiku? Aku menginginkan dia menjadi milikku. Sangat menginginkan dirinya. Sungguh
Disini selalu aku merinduhkan senyuman pemikat hati, tawanya begitu memikat relung cinta yang bernaung didalam kalbu
Setiap waktu aku tidak bisa berhenti memikirkan tentang tawa manisnya, dia benar-benar menghipnotis diriku menggunakan kepolosan yang dia miliki itu
Selalu aku tanpa bosan memandangi tingkah manja gadisku, dia seperti anak kucing pemalas
Apakah dia bisa merasakan kehadiran diriku di setiap kali langkah kakinya menitih?
Senyuman bibir tipis itu entah mengapa selalu membuatku candu
Penuh ketulusan hati. Ku suguhkan seutas kata mencinta untukmu, aku menginginkan dirimu seutuhnya menjadi milikku seorang.
Selamanya, tidak akan ada suatu hal apapun yang dapat memisahkan kita. Tali ikatan dijari manis ini
Tidak akan ada seorang pun yang bisa merebut dirimu dari genggaman tanganku
Jadilah kamu Bintang Hatiku dan teruslah bersinar didalam Jiwa Ragaku untuk pelipur lara, sunyi tanpamu disini
Tetaplah berada di sisiku, keberadaan dirimu sangat membuatku bahagia
***
Hana bagiku kamu tidak asing, entah mengapa aku selalu merasa sering melihat senyuman yang mengembang dibibir tipis milikmu, kamu sangat tidak asing bagiku Hana! Terasa sangat dekat. Apa kamu juga sama merasakan apa yang aku rasakan?
Rambut lurus hampir sepinggang itu, aku selalu melihatnya, memandanginya setiap saat diwaktu aku lewat depan rumahmu. Ya jangan bohongi aku Hana karena aku tau dimana kamu berteduh dari angin, hujan dan terik
Kamu tidak suka mengunci rambut lurus milikmu aku mengetahui itu sejak dulu, tak perlu diikat menggunakan tali rambut. beribu helai rambutmu tidak akan kusut karena terpaan angin
Tawamu begitu riang terlihat disaat aku melewati depan rumahmu, kamu bercanda dengan adik sepupu. Tertawa tanpa rasa malu diperhatikan oleh orang banyak membawa kendaraan yang berlalu_lalang dijalan raya depan rumahmu.
Berlarian ke sana kemari sembari membawa sapu lidi. Kekanak-kanakan itu lah kamu gadis kecilku sangat lucu dan manis
Hemmmh, bisakah kamu dengar desah nafasku disetiap aku memperhatikan watak manja dirimu dari kejauhan? Aku disini tidak jauh darimu, menengok lah maka kamu akan melihat aku sedang berdiri memandangi dirimu
Malam ini aku sangat merinduhkan senyuman itu, aku berharap kamu tidak akan merasa bosan padaku. Bagaimana bisa aku bertahan jikalau kamu sudah tidak mau melihat wajahku. Kupu-kupu kecilku, kamu sangat cantik dan begitu berwarna
Disini aku termenung di teras rumah, satu cangkir kopi hitam pahit menemani aku duduk dilantai beralas semen sambil sesekali memandangi langit penuh dengan Bintang berkerlap-kerlip menunjukkan sinar Mentari yang indah, seindah tawamu. Sekilas senyum aku termenung mengingat hal konyol itu betapa aku sangat tergila-gila padamu gadis kecil
Rindu, aku benar-benar merinduhkan kehadiranmu disini sekarang, duduk disampingku! Ingin aku memeluk bahu yang mungil nan mulus. Bisakah kamu temani rasa kesepian malam ini? Pasti aku sangat bahagia walau itu dalam khayalan semata saja. Bisakah kamu menunggu aku? Jangan khianati ketulusan cinta ini sayangku
Anak kucing pemalas, suka sekali tidur dan minum susu
***
Kamis ini kamu tidak mau keluar, ayolah ini sudah jam istirahat. Apa kamu tidak bosan terus berdiam di kantor? Teman satu sekolah yang bergabung bersamamu sangat banyak apa kamu tidak merinduhkan mereka?
Hey apa kamu mencoba mencari penjahat? Kakak menginginkanmu main tapi bukan berarti kamu bebas bermain sampai melewati batas gerbang. Apa kamu tidak tau wajah manis mu itu bisa mengundang hasrat para penjahat tau
Cepat pulang sebelum aku membelalakkan kedua mataku untuk menakut nakuti dirimu agar cepat kamu mau kembali kekantor!
__ADS_1
Hana kakak tidak tega berbuat kasar padamu. Jangankan memukul, menyeret, membentamu saja aku tidak tega. Turuti permintaanku sebelum aku benar-benar marah padamu lalu memaksamu kembali ketempat aman
Gadis kecil coba kemari acara kesukaan sudah mulai, apa kamu tidak mau menonton? Nanti menyesal loh..! Sudahlah jangan pendendam. Maafkan Kakak, Kakak sangat menyayangimu Hana
***
Jumat siang, ya hari ini hari Jumat. aku dan Hana berduaan di MAKO hanya berdua saja tidak ada pengganggu
Masih sama selalu seperti itu dia sangat dingin dan acuh. Ingin sekali aku mencium bibir manis miliknya itu di setiap berulang kali aku melihat dia memainkan bibir. Biarkan aku yang pertama menggigit bibir manismu. Hangat juga lembut akan memberikan tanpa rasa sakit dipermukaan merah seperti buah pich belum matang, halus nan tipis
Tidak ada sekilas senyuman dia suguhkan untuk ku hari ini dipermukaan. Sayang, maukah kamu menceritakan ada apa? Mungkin aku bisa membantu permasalah yang kamu pendam terus menerus selama hidupmu , lihat ada aku disini. Disamping mu, coba kamu angkat dagu dan pandang aku
Bicaralah, kumohon! Aku kesepian di setiap kali kamu terdiam padahal kamu berada sangat dekat denganku, keluarkan suara manja mu itu
Suatu saat nanti kamu harus berbalik mengejar diriku. Seperti acara kartun setiap waktu selalu kita berdua tonton di layar televisi 'Kucing biru mengejar tikus coklat' Kamu menjadi kucing biru dan aku menjadi tikus coklat'. Gantian kamu berbalik sangat menginginkan keberadaan diriku disisi kamu untuk selalu menemani langkah kakimu selamanya.
Kucing malas, aku sangat mencintaimu. Sungguh aku tidak bisa berbohong, mana mungkin ada aku bisa menjadi pembohong padamu.
***
Sabtu ini aku tidak bisa menemanimu di kantor karena tidak ada tugas piket. Tapi, kamu mau kan menunggu aku sampai siang nanti? Setelah tugas jaga perkantoran usai pasti aku langsung cepat pulang kekantor. tunggu aku ya. Tenang saja sayang, jangan takut aku tidak akan lirak-lirik cuci mata. Karena kamu, hanya kamu seorang saja yang bisa selalu mengisi penuh lubuk hatiku dengan cinta.
Tunggu ya, aku sedang mencari nafkah untuk kehidupan kita berdua setelah mengikat janji suci dipelaminan
Sayang jangan main terlalu jauh, aku takut kamu diganggu orang tidak baik prilakunya sementara aku sedang bekerja.
Jaga dirimu baik-baik selama aku menyelesaikan tugas mencari mata pencaharian dan ingat jangan suka bertengkar bersama teman karena aku tidak mau membela nanti kamu kebiasaan terus menerus tidak mau mengalah, selalu ingin menang menggunakan kekasihmu ini sebagai tameng
Bentuk mungil tentu berbahaya terlena akan pesona membuat banyak lawan jenis terpikat untuk sekedar mengarahkan tangan jahil menyentuh bokong dan payudara, jangan gunakan pakaian kurang bahan. Jaga dengan baik untuk ku, tentu saja semuanya hanyalah milikku seorang saja, tidak ada yang boleh menyentuh aurat milikmu selain aku.
Aku akan datang menghajar siapa saja yang berani melecehkan bunga indahku dimana setiap detik selalu aku lindungi. Akan aku potong tangan jahil itu bila berani menyentuh permukaan kelopakmu. Akan aku patahkan leher siapa saja yang berani macam-macam mempunyai keinginan mencubit mahkota bungaku. Aku akan mencari dan mencambuk sampai mati siapa saja yang berani menyentuh warna indahmu
Bungaku jangan tinggalkan aku, tetaplah berada bersama dalam dekapanku. Selalu aku melindungi kelopak bunga yang lemah itu tidak ku biarkan kamu terluka karena terpaan angin ingin menyambar keindahan mu
Tentu saja, dan Ingat malam Minggu jangan keluyuran keluar malam, aku meng'awasi. Sampai berani nakal awas saja jangan tunggu aku menyeret kamu pulang kerumah orang tuamu
***
Hari Senin akhirnya sampai juga, aku senang bisa lagi memandang wajah manis nan cantik. Kamu hari Minggu kemarin tidak keluyuran kan? Kamu tau tidak? Aku mengawasi tingkahmu seharian kemarin, ternyata kamu sedang asik main masak-masakan bersama adik sepupu. Adik sepupumu laki-laki tetapi kamu mengajaknya bermain untuk mainan anak perempuan
Untung saja kamu tidak menyadari keberadaan diriku! Huh... kalau sampai ketahuan bisa berabe, malu, lagi pula bingung mau buat alasan apa? Aku belum siap
Tadi dari rumah berangkat bawa motor sendiri lagi tidak? Aku ingin sekali mengantarmu pulang kerumahmu, bisakah pulang nanti aku membonceng, mengantar kamu sampai depan rumah mengendari motor milikku? Pasti kamu akan sangat menyukainya, tenang saja langsung aku antar pulang tidak akan berbuat macam-macam apalagi sampai mumpar-mampir membuatmu ketakutan padaku
Kamu takut aku menyentuhmu? Selama kamu belum lulus sekolah aku tidak akan bertindak bodoh, kamu harus lulus dulu baru nanti aku pikirkan kelanjutan apa yang akan aku perbuat padamu, tentu saja setelah kita menikah
Mana mungkin aku tega menghancurkan masa depanmu, kamu gadis kecilku. Gadis baik yang sangat manja dan cengeng, setiap kali bertengkar kesal pasti diakhiri dengan menangis se'sunggukkan sambil bicara
Diwaktu pulang kamu tak luput berpamitan juga mencium tangan, aku rasa orang tuamu mendidik kamu dengan baik. Aku bisa tenang menitipkan keselamatan dirimu selama aku belum bisa menjemput kamu untuk hidup bersama karena aku masih harus mengumpulkan banyak uang sebagai bekal kehidupan kita bersama nantinya
Selamanya kita bersama, hidup bersama mati bersama.
__ADS_1
***
Hari ini hari Selasa nanti malam Kakak piket malam, tapi tenang saja besok kamu masih bisa bermain bersama Kakak sampai pukul 08.30 pagi. Karena sif berganti di jam itu, kalau kamu mau Kakak tidak langsung pulang bisa saja tetapi selama kamu mau mengucapkan kalimat 'Kakak sini dulu! tunggu. Jangan langsung pulang, temani Hana sebentar lagi'
Hana, Kakak tidak bisa menyakitimu tolong jangan buat Kakak marah, sudah cukup kamu selalu mendiamkan kakak tapi jangan buat Kakak menarik lenganmu karena kamu tidak penurut dengan aturan yang sudah Kakak buat demi keselamatanmu
Gadis kecil jangan marah terus, besok temanmu pasti bermain kemari lagi. Jangan marah terus! Wajahmu benar-benar masam tidak enak dipandang
Kenapa kamu marah? Bukankah kamu juga tidak suka keluyuran, mau makan apa? sinih Kakak belikan. Hari Senin kemarin kakak baru gajian, mau beli bakso Kakak traktir ya? Mau, ayo katakanlah jangan buat aku menunggu lama untuk sekedar mendengar suaramu meminta makanan
***
Sella temanmu itu beda kelas ya? Pantas saja dia tidak tau apapun tentang masa lalu yang pernah kamu alami. Dia hanya mengatakan bahwa kalian berdua juga Satu SMP tetapi beda kelas, katanya kamu sangat pendiam dan tidak memiliki banyak teman
Malah dia menceritakan bahwa kamu memiliki satu teman lelaki yang sangat dekat denganmu sampai semua teman satu angkatan denganmu mengira bahwa kamu berpacaran dengan anak itu
Kamu pasti membohongi Kakak kan? bilang kalau kamu sudah punya pacar. Sella bilang kamu tidak pernah berpacaran bahkan sudah SMK pun kamu masih kekanak-kanakkan. Mana mungkin bisa kamu berbohong tapi kamu mencoba membohongiku
Hana kamu lahir tanggal berapa? semua teman mu tidak ada yang mengetahui, kapan kamu ulang tahun? ingin aku membelikan kado terbaik untukmu tapi tidak mengetahui apa yang kamu sukai
Lebih baik kamu pulang selalu bersama Sella setidaknya besoknya aku bisa bertanya pada Sella kamu langsung pulang kerumah atau mampir dulu! Jangan bandel
Hana, kamu benar-benar tidak mengetahui dan tidak ingin tau ya? Temanmu baru saja bertengkar dihalaman parkir, Sella dan entah satunya siapa namanya. mereka berdua sedang disidang di kantor depan, apa kamu tidak mau mencari Sella? Biarlah nanti saja Pak Sanjaia yang memberitahumu
Pasti kamu akan sangat terkejut dan banyak bertanya pada Sella
***
Apa kamu tidak suka makan gorengan? kenapa setiap kali Kakak piket lalu membelikan makanan ini kamu tidak pernah mau menghabiskan? Aku membeli ini untukmu. Ririn itu sangat menyebalkan berani mengambil duluan sebelum kamu mengambil padahal aku membelikan untukmu sebagai camilan menonton tv
Lihat saja besok lagi kalau sampai tidak mau menghabiskan tidak akan aku belikan banyak lagi, sayang tau kalau tidak dimakan. Mubajir
Kenapa kamu diam saja setiap kali Ririn mengganggumu, anak itu memang menyebalkan juga ngelunjak. Berani sekali, terus saja dia menindas tapi kamu tetap diam tidak mau melawan. Biar Pak Sanjaia memberi peringatan pada anak itu agar tidak terus mengganggumu
Anak itu benar-benar ya! Dia malah semakin berani, bahkan sampai berani mengadu pada Indra mengatakan bahwa Hana mengganggunya berbuat nakal padanya, apa tidak terbalik? Biar saja nanti dimarah saja sekalian
Baru beberapa minggu lebih Ririn disini tapi dia merasa begitu bebas, memanggilku Kakak aku bentak saja sekalian "Panggil bapak"
"Tapi Hana panggil kakak!"
"Beda. itukan Hana" aku benar-benar tidak suka dengan Ririn semakin dibiarkan semakin berani
***
Hana sudah hampir dua bulan kamu disini tetapi sikapmu masih sama semenjak awal kamu datang kemari, sulit sekali untuk merubah watak kerasmu itu
Samapi kapan aku harus menunggu kamu mau menceritakan secara langsung apa permasalahan sebenarnya dalam hidupmu, Hana. Aku lelah dengan sikap dingin mu itu
Kamu tersenyum namun itu tidak tulus, penuh kamu dengan kepalsuan ingin menyembunyikan semua rahasia hidupmu begitu dalam. Sampai semua temanmu tidak ada yang mengetahui, bahkan tanggal lahir mu saja mereka tidak tahu!
Mereka juga tidak tau bahwa kamu bungsu, dipikir lagi pantas saja kamu manja dan cengeng ternyata kamu sejak lahir memang sudah membawa sifat itu ke dunia
__ADS_1
Apa tidak ada satu temanmu saja yang bisa memberikan informasi berguna? Aku ingin menghilangkan semua rasa sakit yang membuat dada ini terasa sesak di setiap kali melihatmu termenung diam tanpa seutas senyum manis, terlihat tidak ada lesung pipi yang menghiasi tawamu disaat kamu mencoba membuat dirimu bahagia dengan segala kekurangan