
* BU IBu....' lastri ya kemana toh buk?
" ibu lastri pun menjawab bapak( ada dirumah kenapa pak? )
* bapak berkata ; anak satu ini loh buk kalo disuruh gak pernah bener. minta bantuan gak sering aja kok ya gak berangkat! bapak ini nungguin lastri seharian sampe sore, udah adzan magrib tapi lastri belum juga dateng anterin bapak nasi
" Pak tadi lastri berangkat dari rumah mau kesawah anter nasi buat bapak makan siang tapi sebelum sampai sawah lastri kecebur sungai" semua pekakas dan seisinya hanyut kebawa aliran sungai
* lah dalah bocah siji iki loh, saben bendino gawe masalah! ra iso gawe urip wong tu'o tenang. aduh gusti paringan selamet urip ku iki, ojo bok gawe nelongso( perkataan yang diucapkan pak lurah meminta apun pada tuhan)
" ibu hanya bisa berkata ; uwes toh pak! sing sabar! sing penting urip adewe selamet ra ono opo opo, bok ya'o du'e bocah ojo okeh kesuh. rak apik, rak ono jeneng bocah gawe menungso angel urip. enek we menungso gawe susah urip nelongso digawe gawe dewe
__ADS_1
* BApak, berkata ; saiki endi bocah ku'i? arep tak seneni sekalian lek jek kurang tak kon minggat eneh dek'e neng kota. sekolah duwur duwur malah dadi bocah angel di urus
" bapak iki ngomong opo ibuk we sing lahirne lastri ra ono ngomong ngono! bapak ra reti angele ibuk lahirne lastri. uwes lastri jek meneng neng kamar! dak kerungu
~ bahas mereka menggunakan bahasa daerah, lastri terlahir dari keluarga bersuku jawa
tanah tempat tinggal lastri memang lebih banyak yang bersuku jawa, asli pribumi tanah jawa tapi di desa lastri pun banyak transmigrasi dari tanah pasundan, mereka membaur menjadi satu.
anak-anak mereka kawin silang, ada yang bersuku jawa mendapat sunda ada pula yang sebaliknya tapi ada yang tetap kekeh untuk mendapatkan pasangan yang berasal dari satu karuhun( orang tua ) mungkin bisa dibilang satu keturunan masih dalam satu bahasa satu asalusul
lastri jangan kamu buat bapak Mu ini dobrak pintu" jangan ngelawan terus sama bapak.
__ADS_1
** APa sih PAK( lastri membentak dari dalam kamar) lastri mau sendiri, bapak tak usah ganggu lastri jangan bapak pangil lastri terus menerus, kalau bapak mau dobrak pintu" dobrak aja lastri gak peduli
* IBU ibu sini buk( bapak memanggil ibu lastri dengan nada khawatir) lastri kenapa buk?
~ ibu menjawab bahwa sedari tadi siang lastri pulang dengan keadaan baju basah kuyup.
nangis tak henti-henti, ditanya tak mau jawab "mengkunci pintu" hanya mengurung diri dikamar setengah hari sampai sore ini, tak tau apa permasalahan sebenarnya....? lastri tak mau bercerita
bapak : ya sudah lah buk, kita biarkan saja dulu lastri. siapa tau kalo sudah reda lastri mau bercerita duduk dari permasalah yang sebenar-benarnya. bapak gak mau kehilangan anak bapak lagi, buk
ibu : ia ya sudah lah pak, ibu mengerti perasaan bapak. lastri itu putri bungsu kita jadi wajar saja kalau dia itu manja. sudah bapak mandi lalu makan, seharian ini bapak belum makan
__ADS_1
bapak : bapak tadi sudah makan kebetulan setyo papahnya hana juga kesawah mau bedah untuk menanam padi, istrinya saira datang membawa bekal makan siang, kami berempat makan siang bersama disawah
saira ( nada ibu kaget ) jadi nama mamah hana itu saira kok ibu baru tau sekarang