Hanna Aryana

Hanna Aryana
libur sekolah bag 1


__ADS_3

 


hari ini tanggal merah nasional selama 3 hari dimulai dari hari sabtu minggu sampai senin, sedari malam nana sangat berantusias merancang apa saja yang akan ia beli nanti di pasar malam. di pagi hari hana bangun lebih awal dari tidurnya yang nyenyak dan nyaman karena tidak bisa berhenti memikirkan tentang pasar malam, membayangkan permainan apa saja yang ada di pasar malam berfikir betapa mengasikannya bermain dan melihat-lihat suasana pasar malam penuh dengan keramaian orang berlalu-lalang


 


hana berkata pada papah " papah hari ini nana mau ikut papah ke sawah tanam padi besok hana mau kekota lihat pasar malam. oh iya mamah juga mau ikut papah ke sawah sambil bawa roti, air kopi buat papah terus sama bawa makanan buat kita sarapan nanti siang.....


papah menjawab perkataan nana sambil tertawa geli " sarapan? kalo siang itu bukan sarapan gadis kecil kelinci putih papah yang imut lucu, sudah siang itu namanya makan siang kalau sarapan itu pagi" terdengar tawa kecil, terlihat papah mengembangkan senyuman dibibirnya


"ahggrh papah ini suka-suka nana mau bilang apa! kan mulut punya nana, papah suka usil aja sama nana" sambil nana menyilangkan kedua tangannya di dada karena kesal


"ich bukan usil tapi kasih tau kalo nana itu punya salah ucap, udah keburu siang nanti papah malah gak dapet kerjaan terus semuanya terbengkalai nanti yang rugi kita semua jadi gak selesai tepat waktu" sambil papah mengangkat pacul, ia letakkan dipundaknya "nana mau ikut gak kalo mau ikut sini papah gendong di punggu tapi jangan pipisin papah yaaaaa! badan papah bisa bau pesing kena pipisnya nana"

__ADS_1


 


di saat siang menjelang "PAPAH PAPAH mamah udah dateng bawa nasi nana laper pah ayo makan,.... laper" teriakan hana begitu melengking


mamah menyahut teriakan nana dengan nada lembut , " nana jangan lari jangan teriak papah juga udah tau tanpa harus nana berteriak" kemudian. mamah meletakkan rantang dan termos di tanah lapang yang bersih


"orang yang suka berteriak itu gak baik, nanti waktu mulutnya terbuka lebar ada nyamuk masuk terus bisa tersedak. kalau nana gak mau ke sedak nyamuk, jangan sering teriak


orang lain yang ada di deket nana bisa marah karena kaget denger suara hana yang seperti anak monyet kecil kegirangan dapat pisang"


 


"aduh...! ributin apa sih mamah sama hana ini? ya kedengeran sampe ke sawah, tadi sebelum mamah dateng hana bilang sama papah perut hana laper, terus kenapa sekarang malah ngambek? jangan suka ngambek geh, nanti bibir nana nambah panjang. mulut hana bisa berubah seperti mulut ikan mas. hana mau punya mulut ikan mas? ha...ha...ha jadi monyong bibir hana"

__ADS_1


"papah sama mamah sama aja sukanya olok-olok nana terus. hana laper, hana mau makan sama ikan mas yang kemari papah tangkap disungai" kedua tangan hana membuka pengait dan penutup rantang "tadi pagi mamah bilang mau goreng ikan mas, sekarang nana mau makan sama itu aja titik gak pake koma" hana memasukkan sepotong daging ikan kedalam mulutnya dengan tangan kotor belum dicuci


"Ah, hana ini. cuci tangan dulu! baru makan. jorok ya...." salah satu tangan mamah mengibaskan tangan kanan hana yang ingin kembali mengambil sepotong ikan untuk kedua kali


 


hari pun beranjak sore hana papah dan mamah seta kakak laki-lakinya kembali pulang ke rumah mereka yang masih terbuat dari dari papan. cukup kokoh, kuat untuk sebuah bangunan rumah. mampu menahan angin, terik matahari, hujan serta hewan buas yang masih banyak ditemui di hutan ataupun dibawah gunung.


hana tinggal dan menetap di desa yang letaknya dibawah gunung, itu sebabnya mamah selalu khawatir disaat hana bermain juga berangkat dan pulang sekolah. mamah takut hana dijalan bertemu dengan hewan buas nan liar seperti monyet hutan ataupun babi hutan, hewan-hewan liar itu sering masuk kedesa untuk mencari mangsa makanannya


hana bahkan pernah bertemu dengan ular sanca yang berukuran sebesar paha pria dewasa sedang memakan anak kambing, bukanya lari malah menonton ular sedang melahap mangsa


untunglah pak lurah lewat dan memarahi hana kalau tidak ketahuan, entah apa yang akan dilakukan ular itu pada hana!

__ADS_1


setelah keributan terdengar oleh warga desa, ada ular memangsa buruanya. warga segera datang berbondong-bondong untuk menangkap ular dan menyerahkanya pada polisi hutan untuk ditindak lanjuti keamanan dari ular tersebut


__ADS_2