
malam minggu tanggal 20 januari pak mulyono datang bersama satria, aryo dan ibu lasmi, untuk melamar lastri
lastri yang sedari sore tidak tau menau akan kedatangan calon mertua malah sibuk menggangu haryo di koramil
dengan berani dan tampa rasa takut lastri mendatangi koramil khusus untuk merayu haryo
* TAK PuNy malu MEMANg haryo berkata demikian pada lastri
bukan marah atau tersinggung lastri malah menggunakan hana sebagai umapan untuk membujuk haryo agar mau kembali padanya
" om haryo om haryo, om kapan mau nikah sama tante lastri? tante lastri udah pingin nikah, dah kebelet mau punya anak kaya hana * cantik, pinter, baik, manis
om haryo gak mau apa cepet cepet cepeeeeeet nikah?
* Hana om tahun depan udah mau nikah sayang! sama tunangan om. sekarang dia lagi nyelesain sekolah, karna om harus nunggu setahun baru bisa nikah
" udah lah om nikah aja sama tante lastri, biar gak usah nunggu setahun lagi. keburu tua, om sama tante kan udah dewasa udah waktunya punya anak
***
haryo menggendong hana, meninggalkan lastri sendirian di pos jaga. haryo membelikan permen lolipop rasa stoberi kesukaan hana
__ADS_1
jam menunjukan pukul 3 sore, haryo mengantarkan hana pulang meninggalkan lastri sendirian di kantor
haryo sengaja tak berpamitan agar lastri tak ikut minta di boceng pulang. menggunakan motor bebek ( motor dinas )
***
lastri kebingungan mencari hana dan haryo, takut hana hilang di curi. pasti mamah hana akan ngamuk-ngamuk dan gila bila sampai anaknya hilang
~ saira bahkan pernah membawakan arit pada lastri karena saking marahnya, gara-gara lastri ceroboh dan meninggalkan hana yang sedang bermain
tanpa hana tau bahwa bermain api itu berbahaya, korek yang diminta hana pada lastri digunakan untuk main bakar-bakaran
* bukanya lastri meminta maaf sudah meninggalkan hana sendiria
seharusnya yang menjadi ibunya hana itu aku bukan kamu saira...!!
" sontak saja mamah hana marah dan mengambil arit di dapur ( tak terima dengan perkataan lastri ) mencoba menyakiti lastri
***
setelah mencari di sekeliling koramil hana dan haryo tidak ada, lastri pulang dan mencari hana ke rumah
__ADS_1
ternya hana sedang makan bersama haryo sepiring berdua
tentu saja lastri merasa kesal dan jengkel karean sudah di tipu mentah-mentah oleh haryo
tak mau ambil pusing haryo juga hana malah asik makan, sambil sesekali haryo menyuapi hana
* settttan koe yo haryo aku nungguni koe neng koramil malah koe enak enak'an mangan neng kene ( lastri berbicara dalam bahasa jawa )
" haryo menjawab, ngomong apasih kamuuuuuuhhhhhhhh akuh gak ngerti ( jawaban santai dengan nada jahil )
* brengsek koe, mending aku minggat seko kene. raimu rai settttan
" ha ha ha, kamu tuh yang muka settttan ( berteriak pada lastri yang sudah pergi menjauh )
seakan haryo tak peduli dengan lastri yang menghianatinya, bagi haryo ia sudah punya tunangan lebih penting memikirkan tentang pernikahan daripada meladeni lastri yang tak tau malu
bagi haryo lastri adalah masa lalu yang tak perlu ia ambil kembali, " album kenangan "
sudah lama haryo melupakan lastri dan berpaling pada lain hati
dalam benak haryo masih ada banyak wanita diluar sana yang baik budinya dan sopansantun
__ADS_1
bukan hanya karena alasan lastri adalah kembang desa terus haryo mau menerimanya lagi begitu saja
~gelas yang sudah pupus terjatuh tak'kan bisa digunakan lagi sebagai wadah air