Hanna Aryana

Hanna Aryana
aku tak bisa lepas darimu papah setelah malam pertama


__ADS_3

 


setelah malam panjang ini berlalu, suara adzan berkumandang menandakan pagi telah menjelang, ayam jantan berkokok membangunkan semua yang masih terlelap tidur


ku pandangi wajahnya yang masih terlelap dalam tidurnya, apakah ia bermimpi indah


 


semalam? pria ini yang belum lama ku kenal sekarang berada disampingku, menyelimutiku dengan kain sarung! aku memintanya untuk mengenakan selimut juga tapi ia tak mau


dani : gak mau pake sayang, gerah" adek aja yang pake


aku : nanti mas dani kedinginan! jangan telanjang, adek malu liat mas kaya gitu, mas gak malu apa?


dani : kenapa malu kan yang liat calo istri, biarin aja adek sambil tidur kan bisa main-mainin punya mas, adek suka kan punya mas

__ADS_1


aku : mas, memang mas mau nikahin adek? mas adek takut gak bisa menjadi istri yang baik buat mas, adek takut gak bisa mendidik darah daging mas, adek malu mas.....! kenapa kita lakuin hal ini, kita belum nikah, apa nanti kata orang banyak, mereka mungkin akan mengucilkan kita mengolok-ngolok anak kita


dani : sayang kamu ini ngomong apa" jangan ngomong kaya gitu. kita besarkan sama-sama anak kita, kita rawat dan jaga titipan tuhan yang udah tuhan kasih buat kita


benarkah pria disampingku ini mengatakan yang sebenarnya? ya tuhan kenapa kau pertemukan aku dengan pria sebaik dan sesabar ini, mas dani terima kasih sudah datang menemuiku, terima kasih selalu ada untuk ku mendengarkan setiap keluh kesahku, menjagaku dari setiap marabahaya.


mas dani tidur dengan pulasnya, suara dengkuranya membuatku tidur nyenyak semalaman didalam dekapan tubuhnya yang hangat dan kekar, mas dani masih sangat muda tubuhnya kuat dan perkasa, wajahnya tampan kulitnya putih bersih dan juga punya kaki yang jenjang


alangkah bahagia diriku ini bertemu dengan lelaki yang tak pernah terbayang sedikitpun dibenak ku.


dani : hey shut ada apa kenapa nangis? hem kenapa sayang? ada yang sakit? mau pipis? sini mas bantuin pipis ya!


aku : adek gak pingin pipis mas, adek minta maaf, adek gak sengaja


dani : minta maaf apa sayang? kenapa? gak usah minta maaf adek gak salah apa-apa

__ADS_1


pria ini yang ku kira selalu galak dan juga kasar ternyata punya hati selembut dan sesabar ini


aku sangat mencintaimu tak ingin aku melepaskanmu. bila umur di kehidupan kita bisa sampai berjuta tahun selama itu pula aku akan selalu bersamamu dan tak akan pernah melepaskamu


biarkan aku menjadi istrimu, mengandung melahirkan darah dagingmu. aku akan berjanji padamu menjaganya setulus dan sepenuh jiwaku untuk mu. jangan pernah meninggalkan ku


matahari beranjak naik, pagi yang tadinya gelap berubah terang, rumah siapa ini kenapa begitu sederhana lantainya masih beralas tanah , kami tidur di amben yang beralas tikar hanya ada satu bantal saja


aku : mas dani bantalnya buat adek aja mas gak usah pake bantal


dani : apa sih dek! udah siang memang mau tidur terus, semalam juga adek tidur di tangan mas kenapa udah bangun malah rewel


aku : mas ini rumah siapa kenapa kok kaya gini? mas ini rumah mu kok jelek sih mas?


dani : bukan rumah mas, kalo bukan karna kaki adek digigit monyet liar, mas gak akan ajak adek kerumah, obatin kaki adek" nyusahin aja kerjaannya

__ADS_1


__ADS_2