
dalam rindu dan sepi, aku selalu menunggumu
hujan rintik turun membasahi tanah
mungkin aku ini bukan seorang bidadari
namun aku ingin menjadi bidadari yang selalu menemani langkah kakimu
bisakah engkau mendengar suara hatiku?
perasaan terdalam yang selalu aku sembunyikan darimu
ku pandangi tubuh indah" mu dari kejauhan, akankah engkau mengerti perasaan ku padamu yang sebenarnya?
coba dengarkan, suara air yang turun dari langit* indah bukan? merdu, benda itu mengeluarkan suara yang indah dengan alunan not nada. "aku suka itu"
bagai tanah, aku berada. dirumu bagaikan air hujan dari langit
kau yang selalu akan memberikan kesejukan, kesuburan sebagai penopang hidup
dengarkan aku! dengarkan suaraku! rintihan tangisku, akan membuatmu jatuh ke bumi
percayalah, sihirku dapat membuat mu terpikat. seketika kamu jatuh dalam pelukanku
tak'kan, tak mampu badai angin menjauhkan mu dari sisi ku
kan ku bawa petir untuk mencambuk rangkaian ranting dari badai angin yang mengganggu
jangan lepas dari ku, tetaplah di sisiku. temani aku
hiduplah untuk ku
__ADS_1
selamanya kita bersama
aroma yang kau bawa, wangi" bermacam jenis bunga menyatu pada mu. tetaplah seperti itu
bagiku kamu keharuman dalam hidup ku
bumi "surga" adalah rumah kita bersama, rumahmu juga rumahku
maka kembalilah ke bumi bersama denganku
sentuhanmu membuat seluruh tubuhku basah, itu kemampuanmu
tapi tanpa ku kamu tak memiliki tempat bernaung, aku tanah dan kamu air
kupandangi langit' lihat bintang-bintang itu...**
begitu banyak, menunjukan warna warni yang indahnya
sampai kapan aku terus menunggumu di sini? cepatlah datang. kita bersama kembali seperti dulu.
sedangkan waktu terus berjalan namun roda selalu berputar pada porosnya
kenanganku bersamamu terus menyakitiku setiap detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun
apakah kau juga merasakan hal yang sama?
biarkan kita berjalan bersama mengelilingi poros waktu
berputar di atas roda cahaya
seperti engkau, aku ini bukan mahluk lemah. datanglah cepat "lari" melewati jalan bebatuan terjal, jalan berkelok, menikuk di atas jurang
__ADS_1
buka buku petamu, benda itu akan menunjukan jalan agar kau cepat sampai dan ta'akan tersesat
aku bermimpi mesra tentangmu, kita akan hidup sebagai mahluk paling sempurna
cepat, cepat datang. tepati janjimu
bintang di langit adalah saksi, bahwa kita berdua adalah sepasang yang tak dapat di pisahkan oleh waktu dan jarak
***
hemh, senandung itu selalu terngiang-ngiang setiap kali aku duduk manis sendirian di malam hari sambil sesekali menatap bintang di langit
siapa seseorang yang selalu ku tunggu?... tanyaku dalam hati.., apakah sesakit itu yang aku rasakan
sekesepian itukah aku ini....!
entahlah, bagiku itu hanya pikiran kosong. mungkin karena terlalu banyak melamun
terlalu sering aku duduk sendiri, termenung dalam kegelapan
mencoba untuk bangkit meraih pegangan untuk berdiri tetapi terjatuh lagi,...! itu yang selalu aku rasakan di saat tak ada siapapun di sisi ku
sampai kapan aku meratapi hidup ini....? bodoh, aku ini memang anak yang bodoh
banyak mengeluh seperti kekurangan makanan saja
sudah lah tak usah di pikirkan, toh nanti juga lupa sendiri. jangan menangis" aku bukan gadis lemah
semampu dan sebisaku, selamanya aku akan menjadi anak yang ceria, tak'kan ku tunjukkan pada siapapun raut wajah kesedihanku
aku ini anak yang tangguh juga berani, guntur pun aku tak takut, mana mungkin aku akan takut hanya pada seekor kecoa saja
__ADS_1