Hanna Aryana

Hanna Aryana
malam pertama mamah dan papah


__ADS_3

*" ah, dani mengeluarkan suara yang membuat ku terdiam sejenak


aku \={ kenapa? kmu kenapa?}


dani \={ gak papa }


*" ah ah, argh


" mas kamu kenpa kok suaramu gitu? buat aku takut aja


* takut kenapa,? gak diapa-apain kenapa harus takut


" suara kamu itu loh mas! aneh


* agh ah, ah bederi dek


aku \= { apaan sih mas inih jangan buat aku takut }


dani \= { mau }


tiba-tiba mas dani membalikkan bandannya sehingga wajah mas dani berada tepat didepan mataku, aku tak berani melihat wajahnya tak berani menatap matanya, entah apa yang ada dipikiran mas dani dia berkarta,


* basah gak? sedikit apa banyak?


" sedikit.


* sedikit apa banyak?


" rahasia nanya terus.


* sedikit, apah(dengan suara berbisik ditelinga) banyak?

__ADS_1


" basah karna mau marah


* ha ha ha, enak? mau,! ah mas udah gak tahan....


 


tiba-tiba mas dani mengecup bibir ku berusaha untuk membuatku membalas kecupan bibirnya, entah apa yang sedang dirasakan ini perasaan apa ini hanya ada sentuhan dan rasa basah terasa


" ah angha taaaaapi, ini apa kok entah lah kok kaya gini, bodoooooh aku ini


 * shut, jangan bilang kayagitu gak papa dek gak papa, jangan nangis


 


mas dani merayu, memeluk dan mencium menyentuhnya perlahan melepaskan pakaian yang melekat, tangan mas dani terus meraba sampi keujung


 


 


" boleh apa?


mas dani mencium dan menikmati, keluar terasa geli ( menjijikan), ahngaha jangan di gigit' teriak memukul


 


* gak digigit sayang, ah


 


mas dani memintaku untuk melakukan hal yang sama, tapi aku menolak, tak ingin seperti ini. terasa malu

__ADS_1


" gak enak, rasanya aneh gak mau


 * gak papa sayang, enak nanti juga rasanya gak aneh


 


~ dani melakukannya, secara perlahan membiarkan aku terjebak tanpa bisa menolak


malam pertama yang membuatku jatuh kedalam pelukan suamiku untuk selamanya dan tak kan pernah bisa melepaskan diri ku dari dirinya untuk selamanya, entah godaan apa yang sedang merasuki kami berdua, semalaman kami bersama memadu kasih tanpa ada rasa lelah. kami mencurahkan semua rasa rinduh dan cinta dalam malam itu tak perduli ada yang mendengar suara kami atau tidak


tangis kerinduan yang aku rasakan benar benar membuatku melupakan rasa takut


dani begitu kuat dan juga gagah, dia membuatku nyaman merayuku dengan cinta dan kasih sayang yang diberikannya


setiap kali ia di dekatku


didalam jantung ini seraya berdebar-debar menahan perasaan dan sentuhan itu, belaian dan kecupan rayu yang diberikanya


aduh, mas ah


perasaan bodoh apa ini, aku gadis yang sangat menyukai seorang pria yang belum terlalu ku kenal


kami hanya bertemu satu bulan lalu di malam ini kami bersama yang membuatku menggila untuk bercengkrama


pria ini terus saja membujuk diriku sampai membuatku tak bisa menolaknya, terperosok dalam kenikmatan cinta dan kasih sayang yang akan membuat tak bisa melepaskanya untuk selamanya


ya tuhan apakah aku akan melahirkan anaknya? bisakan aku mengandung melahirkan, merawat dan menjaga darah dagingnya? mampukah aku melakukan semua itu


Aduh" laki-laki ini kenapa belum berhenti juga sudah berjam-jam dia, apa mau semalam,


tubuhkuh sudah letih ingin beristirahat sudah rambutku basah terkena keringat, setiap kali aku menahan perasaan cinta saat berada disampingnya,

__ADS_1


rasa ingin aku pergi sejenak untuk tidur tapi dia bilang nanti saja, tapi aku lelah tetap saja dia tak mau melepaskanku


__ADS_2