
ibu lastri meminta bantuan lastri untuk mengantarkan makan siang untuk bapak disawah, lastri pun berangkat dengan tergesa-gesa tak disengaja lastri melihat dari kejauhan pria yang ia kenal
"wah wah wah siapa tuh? kayaknya sih gue kenal nih.......!" dengan gaya tubuh sedikit tak biasa sambil menggenggam rantang nasi ditangannya
"ahhhh??????? kok satria" exspresi tercengang sambil mulut terbuka menganga heran "ngapain tuh cowo disini?"
dari kejauahan terlihat mereka sedang bercumbu mesra, bercium saling membalas satu sama lain, menggit leher si cewe terlihat merah merona
suara dari kejauhan terdengar samar-samar terbawa angin
terlihat begitu mesra saling menikmati satu sama lain
suara mereka,,,...! "mmm'aeah auh ah" nada ciuman mereka mesra bibir si cewe dilumat begitu nikmat oleh si cowo yang tidak asik dalam benak lastri
lastri bergegas berlari menghampiri mereka sambil membawa rantang.
OH TUHAN alangkah terkejutnya lastri, benar si pria adalah SATRIA orang yang dia kenal, dalam hati lastri berkata "kenapa bisa orang ini berada di desa?" mata lastri terbelalak menatap tajam pada satria
__ADS_1
lastri seketika menampar wajah satria dengan keras tak luput si wanita, ia sungkurkan si cewe ke tanah dari hadapan satria
dengan wajah penuh emosi lastri tak percaya semua itu apa yang ia lihat begitu hina dan rendah, manusia macam apa ini? "tak punya malu" lastri berkata pada ke dua orang itu
satria menggenggam erat tangan lastri mencoba merayu lastri tapi lastri tak bergeming, hatinya sekeras batu
HA Ha ha jadi selama ini kamu serendah ini satria? untung saja aku cepat tau kalau tidak seterusnya kamu akan selalu membodohi aku. bermesraan dengan banyak wanita di belakang ku
"lastri dengar dulu" rayuan maut satria ucapkan *aku bisa jelasin semua ke kamu,! ini semua salah paham lastri. kita bicarakan baik-baik oke!!"
"dasar BANG SAt mau jelasin apalagi kamu? semua udah jelas aku liat dengan mata kepala aku sendiri." seakan-akqn lastri ingin mengeluarkan kedua bola matanya menatap satria tajam
"PErLu APA? perlu ciuman di tempat umum? ha ha jadi ini S.pd yang aku kenal selama ini, hah RENDAHAN"
"LASTRI" nada membentak satria "cukup lastri, jangan terus-menerus kamu hina aku. kamu pikir dengan kamu hina aku semua bakalan sesuai sama apa yang kamu mau
kalau memang kamu gak suka, kita putus aja," emosi begitu menggebu-gebu membeludak didalam pikiran satria
__ADS_1
"oh jadi gini!" lastri menyeringai terkejut "kamu mau kita putus? okeh mulai detik ini kita putus, dari dulu aku belain kamu tapi ini balesan kamu buat aku, semua sia-sia, air susu dibalas air tuba. ITu KELakuan kamu.....satriiiiiaaaaaa" bernada panjang mengejek
"cukup lastri aku udah muak sama kamu." satria mengibaskan tangan ke segala arah
lastri pun pergi diusir oleh kekasih hati yang menghiananti cintanya, air mata lastri tak henti-henti bercucuran menghadapi kenyataan sepilu ini
alangkah sakit dan terpukul perasaan cinta lastri didalam kalbu, hatinya terasa hancur seakan jantung ini ingin berhenti berdetak
~tapi tuhan berkata lain
saat lastri berlari tak melihat arah tanpa di sengaja kaki lastri menyandung batu kali yang membuatnya tercebur kedalam sungai berarus
seketika lastri kaget dan mengucapkan istigfar namun lastri sudah terlanjur jatuh ke dalam sungai yang dalam
berteriak meminta tolong berharap satria mengejarnya namun na'as pria itu malah memalingkan wajah dan segera pergi bersama wanita muda yang bersamanya
lastri berfikir mungkin inilah waktu ajalnya telah tiba, tuhan berkehendak lain" mengirimkan malaikat berbentuk manusia untuk menolong lastri
__ADS_1
lastri tak menyadari bahwa sedari tadi berjalan melewati sungai tak ada pak tua sedang mengarit rumput, namun! saat lastri terjatuh seketika muncul pak tua yang menghampiri menolong lastri karena mendengar triakan lastri meminta tolong