
Hanya orang terdekatnya yang mengetahui sifat asli Revan. kalau dengan orang lain maka revan akan menunjukkan sifat cool dan tak perduli.
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Revan dan Hana perlahan turun dari dalam mobil. di halaman depan tepatnya di gazebo ada Papa dan Mama yang duduk sambil bercengkerama.
Revan dan Hana berjalan kearah mereka. revan dan hana menyalami tangan Mama dan Papa bergantian.
" Udah pulang sayang" kata Mama
" Iya mah udah" tutur Gana
" Ma, pa Revan langsung masuk yah, udah haus ini"
" Iya sayang"
Hana memperhatikan punggung lebar Revan
yang berjalan kedalam rumah, setelah itu Hana memperhatikan sekitar. namun yang ia cari tak kelihatan batang hidungnya.
Hal ini pun tak luput dari pandangan Mama dan Papa. Mama langsung bertanya kepada Hana
" Kamu lagi liat apa sayang"
" Jihan mana ma, kok nggak kelihatan?"
" Jihan ada didalam sayang, lagi main boneka di dipan TV"
" Oh, yaudah hana langsung kedalam ya ma, pa. soalnya Hana mau siap siap nanti malam mau keluar"
" Mau kemana sayang?"
" Mas Revan ngajakin Hana makan malam diluar ma, pa"
Mama dan Papa saling pandang merasa heran dengan tingkah anaknya. setelah itu mereka kembali menatap kearah Hana, ingin meminta penjelasan.
" Tumben tu anak mau makan diluar" kata Papa
" Nggak tau juga pa, tapi tadi katanya dia lagi pengen makan diluar"
" Yaudah sana masuk sayang, siap siap"
" Yaudah ma, pa, aku kedalam dulu yah"
" Iya sayang"
Hana pun berbalik dan berjalan masuk kedalam rumah.
di gazebo mama dan papa masih bertanya mengapa Revan mengajak Hana makan malam diluar. karena biasanya ia sangat malas untuk diajak sekedar makan malam keluarga diluar.
"Pa tuh anak kesambet apa, biasanya juga kalau diajak dianya nggak mau"
__ADS_1
" Nggak tau ma, siapa tahu dia lagi bosan aja makan malam dirumah, makanya dia ngajak hana makan malam diluar"
" Semoga aja begitu pa, tapi jangan sampe Revan hanya modus nyari alasan makan malam diluar"
" Huss, mama ngomong apa sih"
" Tapi firasat aku ngerasa nggak kayak gitu"
" Firasat firasat, ngaco mama nih. udah ah biarin aja"
" Tapi kalau misalnya ya nih, misalnya nanti hana cerai sama suaminya dan ternyata revan ada rasa sama hana, Papa setuju nggak?"
" Lapa sih terserah Revan aja, toh yang ngejalaninnya kan mereka ma. papa juga fine fine aja kalau revan sama hana, Hana anak yang baik, sopan, sholehah, cantik lagi. jadi nggak ada alasan papa nolak dia ma"
" Kalau Mama gimana?"
" Mama juga sama kayak Lapa, setuju kalau misalnya nanti Revan dan hana berjodoh. tapi kita tak boleh berandai andai, biar tuhan aja yang merencanakan"
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Hana berjalan menuju kearah ruang kekuarga, disana ia bisa melihat Jihan yang asyik sendiri bermain boneka.
Saat melihat bundanya telah pulang kerja, Jihan langsung berlari kearah bundanya dan memeluknya.
" Unda lama banget pulang, Jihan udah dali tadi nungguim unda. Jihan mau main boneka sama unda"
" Nanti aja sayang, mending sekarang Jihan ganti baju yang cantik dulu soalnya kita mau keluar sama om Revan"
" Uwaaa Jihan mau unda, jalan jalan sama om levan"
" Ayo unda cepet, Jihan mau cepet cepet pake baju antik"
Jihan langsung berlari dengan riangnya menaiki tangga.
Sebenarnya ini cuama akal akalan Hana saja, karena ia tak ingin pergi malam malam hanya berdua saja dengan revan. bagaimanapun ia masih berstatus istri arlan walaupun nanti akan menjadi mantan.
Hana dan Jihan pun memulai ritual mandi. setelah 15 menit mereka pun selesai. hana sholat maghrib terlebih dahulu sebelum berangkat.
Hana mengenakan pakaian gamis panjang berwarna moka dengan motif sedikit bunga bunga dibagian ujung gamisnya dan hijab dengan warna senada.
sedangkan Jihan menggunakan baju berwarna soft pink tanpa lengan dan panjangnya sampai dibawah lutut. rambutnya digerai dan dipakaikan bandol berwarna pink, penampilan Jihan sungguh menggemaskan.
Hana dan Jihan berjalan kebawah, diruang keluarga mama dan papa terpana melihat penampilan mereka.
"yaampun cucu kakek cantik banget, mau kemana nih"
" jihan mau pelgi sama bunda dan om levan kakek, nenek. gimana jihan cantik nggak?"
" bukan cantik lagi sayang, malah cantik banget ngalahin berbienya jihan"
" maacih kek"
__ADS_1
" sebelum pergi jihan cium pipi kakek dulu dong"
jihan pun langsung berjalan kearah kakeknya dan menciumnya
" jihan nggak adil ah, masa cuma kakek yang dicium, nenek juga dong"
Jihan langsung tertawa dan berjalan kearah neneknya untuk menciumnya
" ummuachh, udah kan kalau gitu jihan pelgi dulu ya, mau jalan sama om levan."
Jihan segera mencium punggung tangan kakek dan neneknya. disusul Hana yang juga melakukannya
" Ma, Pa kita pergi dulu ya, assalamualaikum"
" Waalaikumsalam sayang, hati hati ya"
hana dan jihan berjalan keluar, diluar sudah ada revan yang menyenderkan badannya di mobil. saat revan melihat hana dan jihan, ia terpana akan kecantikan hana yang natural.
" Om levan yuk jalan cekalang"
Revan memandang kearah Hana meminta penjelasan mengapa Jihan juga ikut. namun Hana hanya tersenyum penuh kemenangan.
" Yuk sayang"
Revan membuka pintu jok belakang untuk Jihan dan seperti biasa hana duduk didepan. segera Revan berjalan memutari mobil dan melajukannya menuju kearah restoran mewah
" om levan kita mau kemana nih?"
" kita mau makan malam di restoran sayang"
" disana ada es cleam juga kan om?"
" iya jihan cantik"
Jihan langsung tertawa mendengar penuturan revan, mereka bersenda gurau didalam perjalanan. tak lama setelah itu mereka pun sampai di depan restoran.
Mereka berjalan memasuki restoran dan duduk dikursi VIP. malam itu Revan memesan banyak makanan dan juga es cream berbagai rasa untuk Jihan.
mereka makan dengan lahap menu makan malam mereka yang sangat enak. Jihan sangat riang dan berceloteh mengomentari makanan yang masuk kedalam perutnya. hal itu tak lepas dari pandangan revan yang sejak tadi tertawa melihat tingkah Jihan yang sangat menggemaskan.
Tak jauh dari tempat duduk mereka ada seseorang yang diam diam membidik foto mereka.
Dia adalah orang suruhan arlan yang diam diam mengikuti mereka sejak dari rumah sampai di restoran.
orang suruhan arlan telah mendapatkan semua informasi mengenai hana dan revan. segera mereka mengirimkan pesan email kepada arlan tentang apa yang telah mereka temukan, termasuk foto makan malam hana dan revan.
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
sampai disini aja dulu guys nya, di part selanjutnya author akan menampilkan pertemuan hana dengan arlan dan juga nanti hana akan bertemu dengan indah.
happy reading guys nya😘😘
__ADS_1
jangan lupa like, komen, rate and vote❤❤
salam story from by_me