Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )

Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )
Bonus part 2


__ADS_3

๐ŸŒน Happy Reading ๐ŸŒน


Dengan langkah penuh amarah Eden menghampiri Brio yang tengah menangis di taman belakang.


Di saat Eden telah sampai, dia melihat Brio yang masih menangis.


Plaaaakkkk, Eden langsung memukul kedua tangan putranya itu.


"Sakit tidak?" tanyanya pada Brio yang tidak di jawab sama sekali.


Plaaakk lagi dan lagi Eden memukulnya. "Aaww,,aaww,,hueeaa." jerit Brio di saat tanganya di pukul oleh Eden.


"Sakit tidak Brio?" tanyanya lagi dan langsung di jawab anggukan kepala oleh Brio.


"Terus jika sakit kenapa kamu lukain orang lain? Kalo Mommy lempar kamu pake batu boleh tidak ?" bentak Eden dengan penuh emosi.


Brio kembali diam seperti orang linglung, "Brio jika Mommy lempar kamu pake batu boleh tidak ?" tanyanya lagi, memang rada sulit untuk berbicara dengan Brio.


Terkadang-kadang dia mendengar dan mengerti namun tidak mau menjawabnya, dan sudah di sekitarnya kesal dia baru mau berintraksi.


Karna masih belum ada jawaban dari Brio, Eden langsung membawanya masuk ke dalam dengan menggandeng tangan putranya, "minta maaf sama kakak sekarang!" Titahnya pada Brio ketika dia sudah sampai di dalam dan melihat yang lainya sudah berkumpul.


Mario yang melihat istrinya sedang marah dan putranya yang menangis langsung menghamipir keduanya. "What happend?" tanya Mario.


"Brio lempar Briell pake batu," balas Eden dengan pelan pada Mario.


Mario menggelengkan kepalanya pusing melihat tingkah putranya ini, "Brio, kenapa kamu nakal sekali ? Daddy dulu tidak pernah begitu, tapi Daddy langsung pake peluru," serunya yang langsung mendapatkan pukulan dari Eden.


Plaakkk, "anak itu di ajarin yang benar, kalo dia betul ambil peluru kamu mau bilang apa lagi ha," bentak Eden yang hanya membuat Mario tertawa.

__ADS_1


"Brio Mommy bilang minta maaf sama kakak Briellmu sekarang!" Tegasanya pada Brio yang hanya berdiri saja tanpa tau harus berbuat apa.


"Tapi kakak dorong aku juga," bantahnya untuk menolak meminta maaf terlebih dulu.


"Hanya bilang maaf Brio!" kesanya karna putranya ini selalu saja menbantah.


"Sorry kakak," Lirihnya dengan suara yang pelan.


"Yang nyaring Brio! Jangan hanya teriak saja kamu nyaring," seru Eden lagi.


"Sorry Kakak," teriaknya dengan nyaring.


Kini Eden beralih menatap pada Briell yang tengah duduk di meja makan, "Briell minta maaf sama Brio?" titah Eden dengan tegas.


"Kenapa aku Mom?" balasnya yang merasa juga enggan meminta maaf.


"Briell," tegur Eden lagi ketika tidak mendapatkan ucapan maaf itu.


Brill yang kesal langsung menatap tajam ke arah Brio, "sorry Brio." Ucapnya dengan raut wajah yang sangat tidak ikhlas.


"Good, sekarang Brio pergi makan!" Titahnya yang langsung menuntun Brio duduk di sebelahnya.


Dan setelah drama keluarga itu selesai, barulha terlihat keluarga Lesham yang turun dari kamar mereka masing-masing setelah membersihkan tubuh mereka tadi.


Aiden langsung datang dan dudum di sebelah Briell tanpa ada rasa malu atau cangung di depan para tertuah.


"Sayang,Cuupp," sapanya dengan mencium kening Briell di depan orang tuanya.


Mario dan yang lainya langsung tersenyun melihat adegan itu, "sepertinya perjodohan ini akan berhasil," ucap Mario yang di Setujui dengan yang lainya.

__ADS_1


Briell langsung merasa malu ketika di tegur seperti itu, "sepertinya kami tidak perlu di jodohkan Uncle, karan Aiden memanglah mencintai Briell." Sahut Aiden yang menyahut dengan ramah.


Arnon dan Stella tersenyum puas melihat putra mereka yang begitu berani mengungkapkan persaanya itu langsung di depan Mario.


"Kamu mengingatkan Uncle pada sifat Uncle yang dulu Aiden, dulu Uncle juga seperti itu, mencintai dengan menggila," seru Mario yang langsung membuat lainya terkekeh.


Aiden merasa tersanjug dengan itu, kemudian dia langsung menggengam tangan Briell dengan penuh kelembutan, "aku mencintainya dari awal aku melihatnya Uncle, namun pada saat ini karna kami masih kecil, jadi aku hanya menganggapnya sebagai suka layaknya adik saja, tapi sekanag aku mencintainya dan benar-benar menginginkanya," ucap Aiden dengan jujur.


Melihat putranya yang begitu berani, ada kebanggaan tersendiri, "perjungankan lah Nak, dulu Papah juga seperti itu terhadap Mamah, hingga akhirnya Papah dan Mamah bisa menjalin hubungan 10tahun masa pacaran." Seru Arnon dengan ramah.


"kamu 10 tahun, aku 11 tahun berjuang mendapatkan cinta," sahut Mario yang tidak ingin kalah sebagai pejuang cinta.


Aiden dan Briell hanya tersenyum melihat Mario dan Arnon yang menceritakan perjalanan cinta mereka masing-masing.


Dan setelah pembicaraan itu, mereka kembali menikmati lagi makan malam bersama mereka, dengan di ikuti oleh Canda dan Tawa yang mereka lalu bersama-sama.


Hingga tanpa terasa waktu yang berlalu cukup cepat, dan sudah menunjukan pukul 12.00 malam, dan itu membuat Keluarga Jonathan akhrinya menginap di Mansion Lesham, dan akan kembali esok harinya.


Pasangan fenomenal



To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜*


Terima kasih๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป


Follow IG Author @Andrieta_Rendra

__ADS_1


__ADS_2