Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )

Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )
Chapter 45


__ADS_3

πŸ‘©πŸ»β€πŸ’» Happy Reading πŸ“–


"Nah hapus air matamu, wanita tak baik menangis seperti itu." Tiba-tiba seorang pria datang menghampirinya dan memberikan sebuah sapu tangan.


Sontak Eden terkejut karna ada sosok laki-laki yang mendekatinya, dia segera menatap pria itu dengan tajam, namun dia seperti mengenalinya. "Apakah kamu sudah melupakan ku Nona?" Tanyanya dengan wajah yang penuh dengan senyum mematikan.


Eden masih mengingat-ingat siapa pria dihadapanya ini, dia seperti mengenalinya tapi kapan? Dia masih terus mengingat-ingatnya dan didetik kemudian dia baru tersadar. "Daniel kan." Ucapnya mengingat wajah pria yang dulunya pernah menjadi fotographernya di Lyon Prancis dulu.


Seketika pria itu langsung tersenyum bahagia, mengingat wanita yang dulu pernah ada dihatinya kini masih meningatnya. "Nah ingat, kirain lupa," godanya pada Eden yang juga membalas senyumanya, hal yang selama ini tidak pernah dilakukan secara ikhlas.


Dia tidak pernah tersenyum secara ikhlas selain jika didepan kamera, karna selama ini kerasnya kehidupan, benar-benar membuatnya lupa arti menikmati hidup.


"Kamu apa kabar Ed,?" Tanya Daniel ditengah-tengah tawanya bahagia bisa bertemu lagi dengan sosok pengisi hatinya.


"Tidak buruk," sahut Eden yang di ikutin senyuman tipis, namun dia tersadar jika saat ini dia sedang berada di depan kantor singa, "Daniel sepertinya aku harus permisi terlebih dahulu,"pamitnya tidak mau jika singa itu melihtanya, karna ini akan menjadi sebuah bencana mengingat sifat Mario yang tidak tau malu.

__ADS_1


"Kenapa terburu-buru? Setidaknya mengobrol lah dulu sebentar bersama ku, bukankah tadi kamu sedang menangis, ayo ceritakan padaku." Ajaknya dengan suara yang sangat ramah dan penuh kelembutan, sangat berbanding terbalik dengan pria blangsak yang ada didalam kantor itu.


Eden terlihat bingung mau menjawab apa, pasalnya dia tidak pernah berpergian dan duduk berdua bersama pria manapun, dan kekhawatiran yang ada di wajah Eden sangat terlihat jelas dimata Daniel, "udah ayo gak usah terlalu banyak mikir." Daniel menarik tangan Eden untuk mengikuti langkahnya berjalan mencari sebuah restoran untuk mereka berdua mengobrol.


Sesampainya di Restoran, Daniel langsung menarik kursi dan mempersilahkan Eden untuk duduk. "Kamu mau pesan apa Ed?" Tanya Daniel dengan lembut sambil melihat-lihat buku menu.


Nampak Eden yang terduduk sambil berpikir baik-baik, "hot Capuccino aja deh." Jawabnya singkat dengan pelan, hal yang selalu dia lakukan disaat dia merasa ragu dengan pilihanya.


Daniel langsung memesankan apa yang dikatakan oleh Eden, sekaligus dengan pesananya. "Sudah lama sekali kita tidak bertemu, terakhir disaat kamu pingsan di studio foto itu," ucapnya sambil mengingat ke masa lalu yang membuatnya tau rasanya mencinta, hingga akhirnya dia harus terpaksa menikah dengan seorang wanita yang berhasil menggantikan posisi Eden dihatinya.


Apa kamu sudah menikah Ed?" Tanya dengan serius, yang hanya mendapatkan sebuah senyuman sebagai jawabanya.


"Bagaimana denganmu, apa kamu sudah menikah?" Tanyanya mengalihkan pembicaraan mengenai dirinya. "Sudah, dan aku juga memiliki seorang Putra yang sangat cerewet." Ucapnya dengan bangga mengingat putranya yang sangat aktif.


"Oh ya, berapa usia putramu?" Tanya Eden.

__ADS_1


"8 tahun, lalu putrimu?"


"10 tahun," jawabnya singkat. "Lalu dimana istrimu ? Mengapa kamu tidak membawanya?" Tanya Eden yang sebenarnya merasa canggung duduk berdua bersama dengan Daniel.


"Dia sudah meninggal Ed, dia meninggal disaat melahirkan putra ku." Jawbanya tersenyum tipis mengingat apa yang terjadi di saat itu.


Degghh jantung Eden lanngsung berpacu dengan cepat. Otaknya langsung kembali berputar ke sepuluh tahun yang lalu, disaat melahirkan Briell ke dunia.


Nih sosok Daniel ya gengs, gak punya roti sobek dia belum jadi gengs, jadi sabar ya. Karna tetap abang Mario yang nomor satu πŸ˜‰πŸ˜‰



To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **πŸ™πŸ»πŸ˜Š*

__ADS_1


Terima kasihπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Follow IG Author @Andrieta_Rendra


__ADS_2