
π©π»βπ» Happy Reading π
Mentari pagi mulai menyusup masuk menembus kedalam kamar Mario, membangunkan Seorang insan manusia yang tengah tertidur pulas dibawah selimut.
Eden tertidur sendiri, karna Mario sudah melarikan dirinya terlebih dulu, karna harus menghadapi meeting di pagi ini, sehingga dia harus meninggalkan Eden disaat masih tertidur pulas.
"ehhmm," suara Eden perlahan dengan membuka matanya dan memperhatikan sekelilingnya. "Dimana ini?" Tanyanya disaat keadaanya belum kembali sepenuhnya.
Namun seketika kesadaraanya dia langsung loncat dari tidurnya, dan betapa terkejutnya dia ketika merasakan perih di daerah intimnya, dan tubuhnya yang berubah menjadi merah karna tanda percintaan yang di tinggalkan Mario di tubuhnya tanpa menyisahakan satu centipun yang tertinggal. "Maaaarriiiooooooooo sialaaaann." Amarahnya memuncak disaat mengingat jika tubuhnya lagi-lagi sudah di nikmati oleh pria bajingan seperti Mario.
Drrrttt..dddrrrttt ponsel milik Eden berdering menandakan panggilan masuk.
Namun dia sangat terkejut melihat nama yang tertera di ponselnya itu . "πHusband Loveπ".
"Siapa yang menyimpan nomor ini?" Tanyanya bingun, namun segera mengangkat ponsel itu.
"Hallo Mommy," ucap manja sang pelaku kejahatan, yang kabur karna takut mendapatkan amukan Harimau lapar.
Dengan kesal Eden langsung mematika panggilan itu tanpa menjawabnya sama sekali.
"Dasar pria tidak tau malu," umpatnya manahan emosi, dan dia segera membersihkan dirinya, lalu kembali pulang kerumahnya.
++++++++
__ADS_1
Sesampainya dirumah, dia langsung masuk dan melihat Roza dan Briell yang tengah sarapan bersama. "Mah kita harus pergi sekarang juga!" Ucap Eden dengan nada memerintah.
Roza dan Briell langsung bingung dengan Eden yang tiba-tiba datang dengan wajah yang sangat menahan amarah, bahkan memerintahkan mereka untuk pergi.
"Eden ada apa ini? Kenapa kita harus pindah lagi?" Tanya Roza furstasi karna ini adalah Negara ke 6 selama 11 tahun mereka melarikan diri dari tangan Mario.
"Mah, cukup! Kali ini Mamah pasti sudah mengetahui alasan yang sebenarnya," suaranya lantanng dengan menahan tangisnya.
Briell yang mendengar perkataan dan perintah Mamahnya yang menginginkan mereka pindah lagi, sudah tau apa maksud dari Mamahnya. "Cikhh, Mommy pasti ingin pindah lagi karna mau menjauhkan Briell dari Daddy kan!" Bentaknya menghempaskan peralatan makanya ke meja.
"Gabriella." Bentak Eden tanpa sengaja, dan ini adalah pertama kalinya Eden membentak Briell yang sontak membuat putrinya itu semakin menatap kebencian padanya.
"Apa, Briell sudah besar sekarang, dan Briell akhirnya tau, kenapa kita selalu berpindah-pindah Negara, ternyata selama ini Mommy yang jahat , Mommy yang mejauhkan Briell dari Daddy, Briell kecewa dengan Mommy," teriaknya menangis histeris, dia bahkan secara terang-terangan menantang Eden.
Roza yang sudah tidak tau mau berbicara apa lagi, hanya diam tanpa bersuara. Hanya air mata yang mampu dikeluarkan melihat Anak dan Mommy yang tidak pernah satu pemikiran.
"Melindungi apa? Mommy sadar tidak jika Mommylah orang yang harus menjauh dari hidup Briell, dan jika Briell bisa, lebih baik Darah Mommy yang mengalir dalam tubuh Briell akan lebih baik jika Briell sumbangkan pada yang membutuhkan. Karna Briell hanya anak Daddy, bukan Anak Mommy," teriaknya histeris, lalu berlari keluar rumah, dan segera menaiki mobil yang siap mengantarnya ke sekolah bersama dengan Sopir.
"Briell." Teriak Eden sedih dengan kalimat yang baru saja di lontarkan oleh putrinya.
"Liatkan Eden, liat Putri kamu, mau sampai kapan seperti ini Ha!" Bentak Roza yang sedari dulu sudah sangat geram dengan apa yang dilakukan Putrinya kepada cucunya.
"Mah, Eden melakukan semua ini untuk kebaikanya Briell juga." Tangisnya sangat-sangat sakit mendengar dan mengingat ucapan Briell yang terus menerus terngiang di telinganya.
__ADS_1
"Kebaikan seperti apa yang kamu mau ha? Apa kamu pikir menjauhkan anak dari Daddynya itu adalah hal yang paling baik, Jangan Egois Eden!" Bentak Roza.
Selama ini dia hanya bisa diam saja melihat semua tingkah Eden, dia tidak bisa membela Mario. Karna dia belum mengetahui siapa Mario.
Namun disaat semalam dia melihat pria itu secara langsung dia bisa melihat ketulusan dimata Mario untuk Eden dan Briell.
To be continue.
*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **ππ»π*
Terima kasihππ»ππ»
Follow IG Author @Andrieta_Rendra.
Hey gengs maaf ya Mimin telat untuk Up, karna Mimin mempunyai sedikit permasalahan yang harus Mimin selesaikan terlebih dahulu di dunia nyata.
Ini Mimin usahakan update satu dulu ya. Nanti malam jam 9 Mimin update lagi jika Mimin bisa, namun jika tidak Besok pagi Mimin akan Crazy Up,
Terima kasih atas pengertianya ππ»ππ»
Dan sebari menunggu Mimin Update hari ini. Kalian bisa Mampir lagi nih ke karya baru teman Mimin yang tidak kalah seru dengan Mario dan Eden.
**"Simpanan Sang CEO" **
__ADS_1