
👩🏻💻 Happy Reading 📖
Setelah Eden sadar dari pingsanya tadi, Mario langsung mengajak Eden untuk bertemu dengan Dokter Obygn.
Seperti sekarang Mereka tengah berada di ruangan Dokter Obygn, untuk memeriksa kandungan dari Eden.
Sebenarnya Eden menolak untuk sekarang, namun seperti biasa Mario memaksakan kehendaknya lagi dan lagi membuat Eden mengikutinya saja.
Saat ini Dokter sedang memperlihatkan layar monitor yang menampilkan janin mereka. "Usia kandunganya sudah memasuki minggu ke lina ya Tuan. Dan di minggu kelima ini, sangat terliah di monitor bayi ibu mengalami banyak perkembangan. Meskipun masih sangat mungil, namun ukuran tubuh janin sudah bisa diukur sekarang, mungkin kira-kira ukuran tubuh babynya sebesar biji wijen ya Tuan, bahkan organ-organ vitalnya juga sedang berkembang pesat dalam fase ini, mulai dari otak, medulla spinalis, jaringan syaraf, hingga tulang belakang." Dokter Nely menjelaskanya sambil memperlihatkan layar monitor itu.
Mario yang baru pertama kali melihat Babby yang berada di dalam kandungan hanya mampu terdiam, dan perlahan tanganya mulai meraba layar monitor yang menampilkan Janin miliknya. "Ini baby ku kan Dok? Ini baby saya kan?" Pertanyaanya bodoh Eden rasanya ingin meninju wajahnya itu.
Namun berbeda dengan Dokter Nely, yang sudah biasa melihat ekspresi seperti itu. " iya Tuan, ini Baby Anda." Jawabnya dengan ramah.
"Sayang anak kedua kita sudah ada." Ucapnya masih seperti orang linglung.
"Iya Rio, itu Babby kita, anak kedua kita," balasnya dengan lembut.
"Di usia kandungan trisemester pertama ini kondisi istrinya tolong di jaga ya Tuan, dan pastikan ibunya beristirahat dengan cukup dan hindari stress." Dokter memberikan sebuah nasehat pada Mario agar lebih bisa menjadi suami siaga.
"Baik Dok." Jawabnya dengan cepat.
Setelah melakukan pemeriksaan Mario dan Eden kini tengah berada di dalam mobil untuk kembali pulang dan beristirahat.
__ADS_1
"Sayang, apa kamu mengingikan sesuatu saat ini?" Mario ingin mencoba menjadi suami siaga yang siap melayani istrinya di saat-saat seperti ini.
Eden menjawabnya dengan gelengan kepalanya pelan. "Tidak Mario, aku tidak menginginkan apa pun." Tolaknya dengan lembut.
Mario terdiam sesaat sepertinya saat ini dia yang sedang menginginkan sesuatu. "Ada apa ?" Tanya Eden melihat raut wajah yang aneh dari Mario.
"Sepertinya aku yang mengingikan sesuatu saat ini." Ujarnya dengan santai.
"Apa?"
"Aku ingin kamu memanggilku Hubby." Pintanya dengan manja.
Eden sontak merasa aneh dengan permintaan Mario yang satu itu. "Enggak Rio, kamu jangan lebay." Tolaknya mentah-mentah.
"Mario cukup ya, kenapa kamu yang jadi manja? kamu jangan manja begini nanti anak kedua mirip sama kamu juga, kalo semuanya mirip sama kamu terus siapa yang mirip sama aku." Kesalnya pada Mario, kenapa selalu dia yang merasakan kehamilanya itu.
"Sayang, kok kamu kesal sih, bukanya bagus ya kalo anak-anak mirip aku, jadinya kan tanpa di beri tahu pada Dunia, dengan melihat wajah mereka saja pasti siapa pun sudah tau jika akulah yang membuat mereka, yaitu Daddynya." Jawabnya dengan penuh percaya diri.
"Oh iya, jika semua anak-anak mirip sama kamu, bukankah itu lebih baik karna jika aku jalan orang-orang tidak akan menyangka jika mereka adalah anak ku, dan semua pasti mengira aku masih remaja." Sindir Eden yang berhasil merubah raut wajah Mario menjadi dingin, dan mengeluarkan hawa iblisnya.
"Jangan macam-macam kamu Eden!" Ancamnya dengan tegas, namun sama sekali tidak membuat wanita di sebelahnya itu takut tapi malah memeluknya dengan erat.
"Terima kasih sayang, karna kamu sudah menerima segala kekurangan dan mau berjuang untuk semua cinta tulusmu selama ini." Ujar Eden dengan menatap ke dalam bola mata Mario.
__ADS_1
Cupp Mario mencium kening Eden dengan senyum. "Aku juga sangat berterima kasih denganmu, karna sudah mau menerima seorang pria kejam sepertiku ini, aku tidak mempunyai apa-apa yang istimewa di dalam diriku, aku tidak mempunyai kesabaran dan keikhlasan hati seperti kebanyakan pria di luar sana, aku hanyalah seorang pria yang hanya bisa memberikanmu sebuah cinta serta kasih sayang yang tulus, aku hanya bisa menjanjikan kebahagiaan dan kedamaian dalam berumah tangga, aku adalah pria dengan sejuta kekurangan, namun kamu wanita yang begitu sempurna yang dengan ikhlas mau menerima segalanya."
"Kesalahanku bukanlah kesalahan kecil yang bisa di maafkan dengan begitu mudahnya, kesalahanku mungkin akan tergambar jelas dan menjadi boomerang di masa yang akan datang, namun di saat itu terjadi nanti. Aku ingin kamu menggengam tangan ini dan jangan pernah lepaskan bagaimana pun keadaanya, jangan pernah biarkan aku larut dalam ombak yang akan menenggelamkan ku di lautan masa lalu, tuntun aku untuk bisa kembali ke daratan." Mario mengucapkan kalimat demi kalimat dengan sangat tulus dari dalam hati yang mampu membuat Eden meneteskan air mata kebahagianya karna di pertemukan dengan laki-laki seperti Mario.
Lalu Eden mengangkat kepalanya kembali melihat dan menatap wajah suaminya. "Yang aku butuhkan memang hanyalah sebuah cinta tulusmu saja." Jawabnya dengan lembut.
Dan kemudian mereka berciuman dengan mesra dan penuh kelembutan, tanpa memperdulikan bapak supir yang sedang mengendarai mobil mereka.
Siapapun pasti akan ikut merasakan kebahagian mereka berdua, perjuangan dan ujian cinta yang memakan waktu hingga bertahun-tahun lamanya itu akhirnya terbayarakan juga dengan rasa bahagia saat ini.
Tidak ada yang akan pernah siapa jodoh terbaik yang akan di kirimkan tuhan kepada kita, namun di saat kita mencintai seseorang maka kejarlah dan yakinkan dia jika kamu sangat mencintainya dengan tulus tanpa syarat.
Aku akan selalu menjadi alasan kenapa kamu tersenyum, menemani mu ketika tidak ada lagi yang mau bersamamu, dan menghapus setiap tetesan air mata yang kamu jatuhkan. Karena aku ada di sini untuk menjadi bagian dari sejarah hidupmu, aku akan berusaha menjaga hubungan ini, sekalipun nanti kita harus terpisahkan oleh samudera yang luas. Aku tidak akan menyerah mempertahankan hubungan kita. Jangan ragukan Cinta ku ini, karna dia cukup kuat untuk melawan jarak yang menyiksakan ini, aku juga tidak akan menyerah untuk mendapatkan cintamu. Aku tidak akan menyerah karena aku tahu aku tidak salah dalam memilihmu, Aku akan membuktikannya. Karna aku tercipta dalam waktu untuk mengisi waktumu, aku juga selalu mengoreksi diriku setiap waktu agar pantas bersamamu, dan seluruh waktu dalam hidupku aku gunakan untuk mencintaimu. Aku yakin telah menemukan cinta sejatiku. Karena itu aku tidak akan melepaskanmu, apapun yang terjadi. Meskipun ada banyak orang lain yang lebih baik dari ku nanti, aku tidak akan menyerah untuk menjadi yang terbaik dalam hidupmu.
\~Mario Jonathan\~
Kemarahan membuatmu lebih kecil, sementara memaafkan memaksamu untuk berkembang melampaui dirimu sebelumnya, cobalah berdamai dengan hati, agar hatimu tenang, dan mulailah memaafkan dan menyadari bahwa terkadang seseorang bisa saja melakukan kesalahan, karna untuk mencintai seseorang, kamu harus memiliki kekuatan untuk melawan amarah dengan kesabaran dan kekuatan memaafkan dengan ketulusan, dan terkadang kamu harus menutup hati sementara, untuk sekedar meyakinkan bahwa hanya dia yang tepat boleh membukanya. Karna cinta yang sebenarnya tidak akan pernah memandang materi dan perbedaan. tetapi dia akan melihat sebuah perjuangan untuk mempertahankan. Mencintai bukanlah tentang memberikan yang terbaik dalam kelebihan, tetapi memberikan yang terbaik dalam kekurangan karna serumit apa pun kamu menjalani dan memperjuangkan cinta kamu, pasti nanti hanya akan ada satu tujuan, yaitu membahagiakan.
\~Eden Charlotte\~
Happy endingggg🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Tamat-------------
__ADS_1
Gengs Nanti Mimin tambahkan satu episode lagi ya buat Bonus 😘😘