
π©π»βπ» Happy Reading π
Setelah seharian puas berjalan-jalan, Briell saat ini tengah terlelap karna terlalu lelah seharian ini. Dia begitu lincah berjalan kesana kesni tanpa memperdulikan waktu dan dan sekitarnya. Hingga saat ini waktu telah menunjukan pukul sebelas malam, membuat Mario berfikir bahwa saat ini Eden sangat khawatir.
Tadinya Mario masih belum ingin bertemu dengan Eden, dan dia meminta Billy yang mengantarkan putrinya pulang, karna dia tau pasti akan ada pertengakaran lagi diantara mereka, namun melihat waktu yang telah sangat lewat, dan bahkan putrinya yang tengah terlelap membuat rasa bersalah dihatinya benar-benar sangat besar, dan merasa bahwa saat ini dia wajib mengantar pulang putrinya dan meminta maaf pada Eden.
Dan untungnya saja sebelum Putrinya itu tertidur, dia sempat memberikan alamat rumahnya pada Mario, sehingga Mario tidak perlu menggangu tidur Putrinya.
Ketika dia telah sampai didepan rumah Eden, Mario langsung mengangkat tubuh Briell untuk masuk kedalam rumah. Mario menatap rumah itu dengan menggendong tubuh Putri kecilnya. Lalu tak lama dia melangkahkan kakinya masuk kedalam dan memencet bel rumah itu.
Ting..tong Mario menekan bel Itu, memanggil penghuninya keluar.
Ckklllekkk Suara pintu terbuka dari dalam, "Brrieellll." Tangisnya pecah melihat putrinya yang datang dalam keadaan selamat. "Briell sayang, ini Mommy sayang," lirihnya legah menyentuh lembut wajah putrinya di gendongan seseorang karna dia maasih belum menyadari sosok pria yang menggendong putrinya saat ini.
"Terima kasih Tu-" deeeeggggg jantungnya berpacu sangat cepat, seperti ingin keluar dari tempatnya. "Kamu!" Ucapnya penuh emosi disaat menyadari Jika yang menggondong putrinya adalah pria yang selama ini dia hindari.
__ADS_1
Mario yang menyadari jika Eden akan memarahinya, langsung cepat melangkah masuk, "dimana kamar Briell?" Tanyanya tegas dengan wajah yang datar sambil menggendong putrinya.
"Biar aku yang membawanya-" sahut Eden yang ditolak oleh Mario, "cepat katakan! Atau aku akan membawanya kerumah ku!" Ancamnya pada Eden yang tidak mau meniawab dimana kamar putrinya. "Dikamar atas, nomor 2." Sahutnya ketus dan mulai menangis menahan emosinya.
Mario tau itu, namun dia tetap melangkahkan kakinya naik kedalam kamar putrinya. Dan menidurkanya di atas tempat tidurnya. Cuuupp, Mario mengecup kening putrinya sebelum melangkahkan kakinya pergi. "Good night My Gengster Princess." Julukan yang diberikan pada Putri kecilnya, lalu melangkahkan kakinya pergi.
Namun disaat dia baru sampai dipintu, dia mendapatkan Roza tengah berdiri dihadapanya. "Mah." Sapanya sopan, dan membuat Roza tersenyum kepadanya.
Roza langsung menepuk lembut bahu kekar Mario, menyalurkan kekuatan kepadanya. "Bicarakanlah baik-baik dengan Mommy Briell, cari jalan keluar terbaik, tanpa harus menyakiti hati Briell." Nasehat khusus dari seorang ibu dan mama mertua diberikan pada Mario agar kuat menghadapi sikap egois dari Eden.
Perlahan Mario menuruni anak tangga, dan dia sudah melihat saat ini Eden tengah berdiri menunggunya di bawah sana. Karna Eden terus menatapnya dari atas tangga hingga saat ini tepat didepan matanya.
Plllaaakkk Eden menampar wajah Mario dengan sangat keras, benar-benar meluapkan emosinya. "Kenapa kamu membawanya, kenapa kamu membawa anak ku kenapa?" Teriaknya histeris memukul tubuh Mario.
Namun karna tidak ingin pertengkaran mereka terdengar oleh Putrinya, Mario langsung menggendong tubuh Eden, dan memasukanya secara paksa kedalam mobil, untuk membawanya agar tidak memberikan beban pada putriya. "Lepaskan aku Mario!!" Teriaknya menjerit memberontak, hingga dia menggit tangan Mario hingga berdarah, namun Mario tidak memperdulikan rasa sakit akibat gigitan Eden. Baginya saat ini memperjuangkan kebahagian putrinya adalah hal yang paling penting.
__ADS_1
"Kamu mau bawa aku kemana Mario,, lepaskan aku!!" Teriaknya agar Mario melepaskanya. Namun lagi-lagi Mario diam dan tidak memperdulikan teriakan bahkan tangisan Eden.
Hot Mother hari iniππ
To be continue.
*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **ππ»π*
Terima kasihππ»ππ»
Follow IG Author @Andrieta_Rendra.
Hallo semuanya, terima kasih ya atas dukungannya selama ini. Mimin harap kalian menyukain Cerita Mimin ini , dan jika ada kesalahan atau tidak berkenan di hati kalian semua. Kalian bisa bicara dengan komentar yang baik. Ingat hargailah karya seorang author yang jungkir balik menulis cerita dan kata disetiap babnya. Terima kasih ππ»ππ»
__ADS_1