Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )

Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )
Chapter 43


__ADS_3

πŸ‘©πŸ»β€πŸ’» Happy Reading πŸ“–


"Pleass jangan aku mohon.Briell putriku Mario!" Tangisnya memohon untuk Mario mengambalikan putrinya.


Namun Mario sudah sangat marah Saat ini. Dan bertekad akan mengambil hak asuh atas Briell. "Tamara, bawa Briell ke Mansion Utama, dan perketat keamanan, aku tidak mau kelepasaan." Titahnya tegas pada sekertarisnya .


"Baik Tuan," jawabnya menunduk


"Cabut semua kontrak kerja sama yang di miliki oleh Istriku, pastikan satu perusahaanpun tidak melakukan kontrak kerja apapun denganya, jika ada yang melawanku, maka ratakan saja perusahaan mereka. Dan satu lagi, Blacklist Pasport dan Visa yang dipunya oleh Istriku, jangan sampai dia melarikan diri dari negara ini! Apa kamu mengerti," ucapnya penuh penekanan, membuat tubuh Eden melemas seketika, dan berlutut bersipuh dikaki Mario dengan air mata yang sangat deras menahan sakit yang tak terkira.


"Mario, pleass.. jangan sperti ini, kenapa kamu melakukan semua ini Mario, apa salahku sebenarnya ? Kenapa kamu selalu begini?" tangis Eden memohon berlutut dikakinya Mario.


Namun Mario saat ini benar-benar sudah emosi, bahkan menjadi keras hati meskipun melihat air mata itu jatuh dipipi wanita yang selalu ada dihatinya. "Kamu yang memintaku bersikap tegas Eden, aku hanya ingin kamu mencintaiku dan menerima ku untuk kebahagiaan putri kita, tapi nyatanya itu sangat sulit untuk kamu lakukan, kamu terlalu egois dalam bersikap." Ucapnya melembut namun menampilkan senyum yang meremehkan, membuat Eden semakin geram melihatnya.

__ADS_1


Eden sontak langsung berdiri, dan melangkah mendekat ke arah Mario


Pllllaaakkk Eden langsung menampar wajah Mario dengan sangat keras, "kamu yang menghancurkan kehidupanku sedari awal, dan kamu bilang aku egois ha," teriak Eden sehisteris mungkin, dia benar-benar marah mendengar perkataan dari Mario yang mengatakan dia Egois.


Bahkan semua tindakan Mario dan Eden tak ada satupun yang luput dari pandangan putrinya Briell. Dan Mario yang menyadari itu langsung menatap tajam kearah Tamara sekertarisnya yang tidak kunjung membawa Briell pergi dari ruangan itu.


Tamara yang mendapatkan pandangan tajam seperti ingin memakanya, langsung meneguk salivanya kasar, dan mengerti bahwa saat ini dia harus membawa Briell secepat mungkin.


Dengan mengikuti langkah kaki Tamara, Briell memilih untuk pergi, dengan hati yang berat hati dia menatap ke arah Eden yang sedang menagis yang juga menatap kearahnya.


"Briell enggak,,,Mario jangan Briell ayo iku Mommy pulang sayang." Bujuknya mencoba mengejar langkah kaki putrinya, namun lagi-lagi Mario memeluknya dan menahan langkah kakinya. "Hikss..hikss lepasinn Mario kembalikan putriku, aku mohon..hikss..hiskkz." Ucapnya disertai tangisan dan juga usaha melepaskan tubuhnya dari dekapan Mario.


Namun bukanya melepaskan Mario semakin mengencangkann pelukan itu, "tidak akan pernah aku mengembalikan Briell kepadamu, sebelum kamu mau menikah denganku dan menerima cintaku ini." Ucapnya penuh penekanan.

__ADS_1


"Mario kamu tidak mencintaiku, itu hanyalah sebuah Obsesi Mario, karna jika kamu Mencintaku kamu tidak akan pernah menyakiti ku dan Briell seperti ini.. Ku mohon kembalikan putriku Mario," mohonya berulang kali mengatakanya pada Mario, namun sama sekali tidak di gubris olehnya.


"Aku mencintaimu Eden, MENCINTAIMU, ini bukan obsesi, ini adalah cinta, cinta dan cinta.! Dan sekali lagi aku bilang, jika kamu menginginkan Briell kembali, maka kamu harus menikah denganku dan hidup bersama ku selamanya ."


To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **πŸ™πŸ»πŸ˜Š*


Terima kasihπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Follow IG Author @Andrieta_Rendra


Maaf ya Mimin telat lagi, Mimin banyak urusan di dunia nyata gengs maafin Mimin ya πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

__ADS_1


__ADS_2