
π©π»βπ» Happy Reading π
Arvan sangat murka, mendengar Mario memaksa Eden melakukan hubungan cinta satu malam yang merusak masa depan wanita baik seperti Eden. "Mario, kamu boleh meniduri siapapun wanita yang kamu mau, tapi tidak dengan wanita baik-baik seperti Eden, apa kamu tau, bahkan sampai detik ini dia belum tau yang namanya pacaran. Dan kamu datang dengan seenaknya menghancurkan mahkota indahnya itu, Mario kamu punya otak tidak? Eden itu bagaikan berlian yang sangat mahal, tidak seperti wanita-wanita mu yang hanya sebuah sampah masyarakat." Arvan benar-benar tidak habis pikir dengan apa yang ada di dalam otak pintar Mario.
"Aku mencintainya Van, aku jatuh cinta padanya disaat pertama kali melihatnya. Aku-," jawabnya terputus karna tidak tau apa yang akan dikatakanya akan masuk kedalam logika Arvan atau tidak.
"Aku, aku apa?" Bentak Arvan semakin kesal.
"Aku mau dia yang datang kepadaku untuk memintaku menikahinya," lirihnya pelan tapi masih bisa di dengar oleh Arvan.
Buggghhhh lagi-lagi Arvan memberikan pukulan keras di wajah Mario, agar otaknya itu bisa lancar kembali.
"Jika kamu mencintainyax, maka minta pada orang tuanya dengan baik-baik, bukan menghamilinya. Gengsimu terlalu besar Bodoh. Kamu menghancurkan masa depanya, kamu bahkan meninggalkan jejak dan memberikanya seorang bayi, yang kamu tidak tau dia bisa menerimanya atau tidak. Bisa jadi sekarang dia sudah menggugurkan anak kamu itu," ucapnya yang semakin membuat Mario menjadi tidak tenang.
"Tidak, dia gak boleh membunuh bayi kami. Dia pasti merawatnya, aku yakin itu." Serunya meyakinkan dirinya sendiri bahwa Eden tidak akan sejahat itu membunuh bayinya sendiri.
__ADS_1
"Jangan seyakin itu, nanti kamu akan kecewa jika apa yang kamu harapkan tidak sesuai dnegan kenyataan yang ada." Sindir Arvam kesal dengan temanya yang mempunyai preditkat supernova kelas kakap ini.
"Aku yakin itu, karna aku masih mengalami morning sickness, dan jika aku sudah tidak mengalaminya, itu berarti,"
"Anak kamu sudah mati." Sahut Arvan ketus.
"Itu tidak boleh sampai terjadi, karna jika itu sampai terjadi, aku akan menghancurkan keluarga Charlotte hingga memohon kepadaku dan menikahkan ku dengan Eden." Jawabnya dengan sebuah rencana licik lagi.
Plaaaakkkk Arvan langsung menoyor keras kepala bodoh temanya.
"Baiklah, aku tidak akan pernah membuat kesalahan lagi yang akan membuatnya semakin menjauhi ku,"ucapnya bohong, karna dia benar-benar akan menjalankan rencana untuk menghancurkan kedudukan Jones Charlotte, dan dia akan datang membantu di saat yang menguntungkan. Agar keluarga Charlotte mempunyai hutang budi padanya, dan mau tidak mau menikahkan Eden denganya.
Arvan yang melihat tatapan kebohongan dari Mario langsung menghembuskan nafasnya kasar, dan melangkah meninggalkan Mario yang sedang terdiam memikirkan rencana liciknya.
"Hey kamu mau kemana? Kasih tau dulu di Canada bagian mana mereka." Teriaknya pada Arvan yang sudah nyaris tak terlihat lagi.
__ADS_1
"Shit! Sialan bagaimana bisa kamu jatuh cinta pada wanita yang sudah di anggap adik oleh singa ini, aaarrgghh wajar saja jika kamu tidak bisa mengetahu informasinya," ucapnya frustasi dengan mengacak rambutnya sendiri.
"Eden, tunggu aku. Kita pasti akan bersama-sama hidup bahagia bersama anak kita," janjinya meyakinkan dirinya sendiri, jika Eden tengah menunggunya.
Padahal Eden sama sekali gak mau menemuinyaπ€¦πΌββοΈ
Udah yuk, Mimin kasih sarapan roti sobek pagi ya. Awas jangan sampai gak nafsu makan ngebayangin mulu !! ππ
To be continue.
*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **ππ»π*
Terima kasihππ»ππ»
__ADS_1
Follow IG Author @Andrieta_Rendra.