Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )

Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )
Chapter 60


__ADS_3

👩🏻‍💻 Happy Reading 📖


Disisi lain, Billy telah kembali ke rumah sakit dengan membawa informasi pencarianya.


"Permisi Tuan," ucapnya langsung menoleh kepada Briell, untuk kode kepada Mario agar putrinya itu tidak mendengar apa yang mereka bicarakan.


Sebab Briell adalah anak yang pintar yang menguasai beberapa bahasa negara, hingga menjadu kesulitan bagi Billy untuk mengatakanya di depan Briell.


Mario yang mengerti itu langsung menoleh kearah Briell yang sedang bermain ipad bersama denga Tamara. "Briell sayang bolehkah Briell keluar terlebih dahulu? Ada sesuatu bisnu yang harus Daddy bicarakan dengan Uncle Billy Nak." Ucap Mario dengan lembut.


"Belanda, aku tidak bisa menggunakan bahasa belanda." Sahutnya yang tau jika Daddynya ingin membicarakan soal rahasia.


Terlihat Mario yang mengerti jika anaknya tidak mau keluar dari ruanganya itu. Dia langsung menoleh kepada Billy. "schiet op en zeg wat is er aan de hand? ( cepat dan katakan apa yang terjadi)?" Ucapnya pada Billy yang terlihat gugup.


"Meneer, ik heb informatie over een ongeval dat het slachtoffer waarschijnlijk uw vrouw is, en ik heb ook verschillende ziekenhuizen doorzocht, maar het lijkt erop dat het ziekenhuis het niet heeft geïdentificeerd, ( Tuan, saya mendapatkan informasi tentang kecelakaan yang mungkin korbannya adalah istri Anda,dan saya juga sudah mencari di beberapa rumah sakit tetapi tampaknya rumah sakit tidak mengidentifikasinya)." Billy menjelaskan semua informasi apapun yang di dapatkanya.


Terlihat Mario langsung merubah raut wajahnya menjadi Marah. "dom, je kunt je hersens niet gebruiken om beter te denken ( bodoh, apa kamu tidak bisa menggunakan otakmu dengan lebih baik lagi)," bentaknya hilang kesabaran, mendengar jika Eden kecelakaan.

__ADS_1


"Cepat kamu cari Eden diseluruh rumah sakit di Negara ini khususnya kota ini! Jangan pernah menunjukan wajah bodohmu itu sebelum kamu mendapatkanya, dan jangan lupa kamu harus menjemput Mamah Roza terlebih dahulu, agar Eden kemabali padaku." Ucapnya dengan bahasa biasa, sontak membuat Briell menatap tajam kearahnya.


Briell langsung meletakan ipadnya dan berjalan mendekat ke arah Mario, "kenapa Mommy Dad? Mommy baik-baik aja kan Dad, Please jawab Briell." Ucapnya mulai meneteskan air matanya.


Mario yang melihat itu semakin tidak tega melihat keadaan putrinya. "Sayang Mommy tidak apa-apa. Mommy hanya perlu sedikit waktu untuk menghilangkan amarahnya, Briell tidak usah khawatir, Mommy baik-baik saja sayang." Ucapnya bohong, Mario tidak mau jika Briell mengetahui ini, maka dia pastikan putrinya itu akan menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang terjadi dengan Mommynya.


"Tapi kenapa Uncle Billy hingga saat ini masih belum membawa Mommy kembali Dad? Dan lagi kalian tadi berbicara rahasia dan Daddy bilang agar menemukan Mommy, Dad Briell bukan anak bodoh yang tidak bisa mengerti apa maksud ucapan Daddy." Balasnya sedikit penuh penekananan, agar tidak di anggap bodoh oleh Mario.


"Sayang, Daddy bukan menggagap Briell Bodoh Nak, tapi masalah ini Briell belum waktunya untuk tau dulu, tolong sabar ya Nak, kita akan pulang hari ini, Daddy sudah menyiapkan pengasuh untuk kamu. Dan Daddy akan pergi untuk membawa Mommy kembali." Ujarnya pada Briell dengan lembut, karna dia tau jika putrinya itu sama persis sepertinya, maka dia juga harus menggunakan cara yang jitu untuk membujuknya.


"Daddy Janji akan membawa Mommy kembali,?" Ucapnya meragukan semua ucapan Mario.


Lalu dia mengalihkan pandanganya ke arah Tamara, "kamu bawa putri saya pulang, nanti disana kamu akan bertemu dengan pengasuh barunya, tapi kamu jangan meninggalkan mereka berdua terlebih dahulu sebelum saya datang, karna pengasuh ini baru, maka saya tidak bisa mempercayai dia sepenuhnya dengan anak saya." Perintahnya pada Tamara yang langsung di anggukan kepala oleh sekertarisnya itu . "Baik Tuan." Sahutnya langsung merapikan barang-barang milik Briell.


Mario mengalihkan lagi pandanganya ke arah Billy yang masih berdiri dengan menunduk. "Urus kepulanganku hari ini juga."


"Dan ingat, siapkan semua senjata! Aku akan menyerang siapapun yang menabrak istriku apalagi sampai menyembunyikanya." Ucapnya dengan tajam.

__ADS_1


"Baik Tuan." Sahut Billy, dan langsung melangkahkan kakinya keluar untuk mengurus semuanya.


Tamara langsung segera menbawa Briell keluar dan pulang, karna dia tau saat ini mereka harus menjauh dari Mario yang sedang dalam mode On.


"Aku tidak akan membiarkan siapapun lolos dari tangaku jika berani menyakiti ataupun menyentuh wanitaku." Ucapnya dengan senyuman iblisnya.


Segini dulu ya gengs, nanti sore kita lanjut lagi. Jangan lupa Makan siang dan istirahat yang cukup ya. Salam hangat dari Mimin😘😘


Sesuai janji Mimin, makan siangnya Roti Sobek pacar Mimin.



To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **🙏🏻😊*


Terima kasih🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


Follow IG Author @Andrieta_Rendra


__ADS_2