Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )

Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )
Chapter 33


__ADS_3

πŸ‘©πŸ»β€πŸ’» Happy Reading πŸ“–


"Kamu mau makan apa sayang?" Tanya Mario ketika sudah berada direstoran didalam Mall bersama putrinya.


"Hem, Pulpo a la gallega deh Dad, I like that one." Jawabnya dengan tersenyum, lagi-lagi membuat Mario terperangah dengan jawaban putrinya. "Jadi ini makanan Favorite kamu sayang?" Mario sangat antusias mendengarnya. Yang di jawab anggukan kepala oleh putrinya. "Ini juga makanan Favoritenya Daddy." Mario sangat tidak menyangka, jika anaknya ini benar-benar seperti foto coppynya.


Semua yang ada didalam diri Briell sama persis dengan apa yang ada di diri Mario. "Liatkan Eden, gen ku lebih besar dari pada gen milkmu." Gumamnya bangga dengan Briell yang menyerupainya, Briell hanya mengikuti Warna mata Eden, namun sorot matanya itu.


Tak menunggu waktu lama Mario sudah selesai memasan makananya itu. Namun tiba-tiba ada seorang wanita dan anak kecil seumuran dengan Briell menghampiri ke meja mereka.


"Mario." Sapa wanita bernama Viona, dia adalah wanita yang selalu mengganggu kehidupan Mario dengan mengaku-ngaku anaknya sebagai anak Mario.


Tujuh tahun yang lalu Viona membawa seorang anak kecil perempuan kehadapan Mario, dan dengan beraninya dia mengatakan jika itu anak Mario.


Sedangkan Mario tau persis bagaimana caranya dia bermain, dia tidak pernah meninggalkan benihnya itu didalam Rahim wanita manapun kecuali Eden, bahkan Dengan diam Mario sudah melakukan Test DNA pada anak itu, dan hasilnya negatif, namun wanita itu merubah hasilnya, dan selalu menantang Mario untuk melakukan Test DNA, tanpa dia tau jika Mario sudah melakukanya terlebih dulu.


Namun Mario masih ingin bermain-main sampai saatnya nanti tiba. Dan selama sepuluh tahun itupun Mario bahkan tidak pernah menganggap mereka ada, karna bagi Mario mereka hanyalah sampah.

__ADS_1


Namun wanita itu dengan masih tidak malunya menyematkan nama Mario untuk anaknya. Membuat Mario murka, dan mengancam juka Viona masih berani menggunakan namnya untuk anak haramnya itu, maka Mario akan membuangnya beserta anak itu sejauh mungkin dari pemukiman masyarakat. Dan Viona akhirnya mengganti nama putrinya dengan nama belakangnya saja tanpa nama Mario.


"Nak sapa Daddy kamy sayang," ucapnya lembut pada putrinya,


"Hallo Daddy." Sapa Jasmine yang mengaku sebagai putri Mario.


Tanpa disadari tangan Briell mengepal dibawah meja, melihat Jasmine mamanggil Daddynya sebagai Daddnya juga. jasmine dan Briell adalah musuh bubuyan disekolah.


Jasmine selalu menghina Briell dan mengatai Briell tidak memiliki orang tua, dan dia juga selalu membanggakan Mario sebagai Daddynya.


Viona langsung menatap ke arah Briell dan tidak bisa mengelak jika memang benar itu adalah anak Mario, karna wajahnya sangat mirip. Sedangkan Jasmine yang merupakan musuh dari Briell langsung mengepalkan tanganya, menahan emosi karna selama ini Mario tidak mau mengganggapnya, namun hari ini Mario malah mengumumkan jika Briell musuh yang selama ini dia hinna karana tidak mempunyai seorang ayah, ternyata ayahnya adalah Mario, yang merupakan Daddynya juga, namun berbeda nasib.


"Mario kamu tidak boleh seperti ini, Jasmine adalah putrimu juga!" Bentak Viona tidak terima jika dia dan putrinya diusir begitu saja oleh Mario.


Mario langsung melihat kearah Briell yang sedang menahan emosi, tak mau Putrinya itu semakin salah paham, dengan cepat Mario langsung menjambak rambut Viona.


"Aaaarrrrrrrgggg Mario sakit." Jeritnya kesakitan tanpa perduli dengan pengunjung yang lain yang sedang melihat kearah mereka.

__ADS_1


"Tutup mulutmu dan stop mengatakan jika anak haram ini adalah anakku, jika tidak kamu dan anak kamu ini akan mendapatkan akibatnya. Aku sudah mempunyai bukti jika anak haram ini bukanlah anakku! Ingat itu! Jangan pernah sekalipun kamu memperlihatkan wajahmu dan wajah anak harammu ini di hadapanku dan juga keluarga ku, khususnya putriku, paham kamu." Ucapnya dengan tegas dan penuh penekanan lalu melepaskan jambakan itu dengan kasar. "Pergi!" Bentaknya lagi membuat Viona dan Jasmine langsung pergi karna ketakutan melihat wajah Mario yang seperti iblis.


Sedangkan Briell langsung tersenyum puas karna Daddynya sudah memberi hukuman pada Viona dan Jasmine dengan cara mempermalukanya, hal yang selalu dilakukan oleh Jasmine disekolah.


"Siapa mereka Dad?" Tanyanya dengan nada jutex kepada Daddynya.


Sarapan gratis nih Mimin Kasih Roti sobeknya Hot Daddy Mario πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜˜



To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **πŸ™πŸ»πŸ˜Š*


Terima kasihπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Follow IG Author @Andrieta_Rendra.

__ADS_1


__ADS_2