Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )

Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )
Chapter 67


__ADS_3

πŸ‘©πŸ»β€πŸ’» Happy Reading πŸ“–


"Apa kamu tau apa arti Cinta?" Tanyanya balik dengan raut wajah yang sangat serius, bahkan lebih serius dibandingkan saat membicarakan rencana pembunuhaan.


Mario langsung menyeritkan keningnya bingung mendengar pertanyaan dari Lucas yang terdengar aneh menurutnya. "Kamu tidak salah pertanyaan?" Tanya Mario meyakinkan dirinya jika Lucas benar-benar membahas soal cinta.


Lucas merasa kesal dengan pertanyaan Mario yang terlihat bodoh menurutnya, "jangan kebiasaan menjawab pertanyaanku dengan pertanyaa lagi Io." Tegasnya yang muak dengan Mario yang seperti menghinanya.


"Aku juga tidak tau sebenarnya apa cinta itu, yang aku tau cinta itu adalah bentuk emosi manusia yang paling dalam dan paling diharapkan. Manusia mungkin akan berbohong, menipu, mencuri dan bahkan membunuh atas nama cinta dan lebih baik mati daripada kehilangan cinta." Serunya dengan tersenyum sinis mendengar jawabanya sendiri.


"Cinta juga bisa memang membuat orang bodohkan." Timpalnya mengingat dirinya masuk ke dalam jejeran orang bodoh itu, lalu Mario langsung menatap ke arah mata Lucas yang saat ini juga sedang menatapnya.


"Suatu saat nanti kamu pasti akan merasakan bagaimana caranya cinta membuatmu bahagia dan sakit secara bersamaan." Jawabnya tersenyum miris mengingat jika dirinya tidak pernah berarti apa-apa untuk wanita yang sangat dicintanya, wanita yang karnanya lah Mario mampu mengubah kehidupan gelapnya menjadi terang.


Lucas menganggukan kepalanya paham atas apa yang dijelaskan oleh Mario.


"Well, sekarang persiapkan diri loe untuk rapat bersama dengan anggota Mafia dan Gengster mu, dan setelah itu kamu boleh pergi untuk merawat istrimu itu." Ucap Lucas dengan tenang lalu melangkahkan kakinya keluar untuk bersiap-siap rapat paripurna.

__ADS_1


Setelah melakukan sidang paripurna yang akan Mimin skip di karya Lucas.


Saat ini Mario tengah berada di atas pesawat Jet pribadinya, setelah melakukan kesepakatan bersama, dia menyerahkan urusan pembantaian terhadap Daniel pada Lucas yang memang masih bergelut di Dunia hitam dan tidak tau kapan mau berhenti.


Sedangkan dirinya memilih pergi ke Indonesia untuk bersama keluarganya, bukanya dia takut pada Daniel, namun Lucas melarangnya untuk ikut serta dalam pembantaian ini. Karna menurut Lucas dia tidak perlu bantuan dari Mafia yang masih level rendah di bawahnya.


Mario memang hanyalah seorang ketua Mafia di bagian Eropa saja, sedangkan Lucas adalah jelmaan Iblis yang memimpin seluruh geng Mafia di Dunia, maka tak heran jika dia di juluki sebagai dewa kematian yang setiap langkahnya selalu di ikuti oleh malaikat kematian yang selalu siap mengambil nyawa-nyawa melewati tangan Lucas.


Dan jangan lupakan jika Lucas adalah seorang iblis yang jahat bahkan terhadap wanita, hingga dia berani menjual seluruh wanita yang terbilang masih remaja.


Itulah yang membuat Mario sangat yakin untuk menyerahkan masalah ini kepada Lucas, karna Mario sendiri telah berjanji pad dirinya jika dia tidak akan membunuh lagi walaupun kemaren dia khilaf karna membunuh Excel. Tapi baginya itu yang terakhir, karna dia tidak mau jika Eden mengetahui itu maka sudah bisa dipastikan jika Eden akan semakin menjauhi dirinya dan jamgan lupakan Briell yang kecil seperti ini sudah bisa memperlihatkan aura jahatnya. Benar-benar memfoto coppy dirinya.


Setelah 30 jam di pesawat, Akhirnya Mario tiba di Indonesia, dan langsung bertemu dengan Billy. "Bagaimana keadaanmu Bil?" Tanyanya yang sudah tau jika saat ini Billy telah selesai melakukan oprasi penanman Bom di dalam tubuhnya yang selalu di lakukan pada seluruh anggota Cyberaya milik Arvan.


Hal ini sudah di terapkan sejak dulu karna tidak ingin ada pengkhianat bertebaran di dalam lingkup dunia Lucas.


Billy hanya diam tak menjawab pertanyaan dari Mario, karna sejujurnya dia sangat kesal pada Tuanya itu. Bagaimana bisa Mario tega membiarkan Lucas menanamkan sebuah Bom di dalam tubuhnya, sedangkan dia sudah bekerja 15 tahun bersama Mario tetapi masih belum ada kepercayaan dari pihak Lucas.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan istriku?" Tanyanya lagi dengan senyum yang mengembang di wajahnya, membuat Billy rasanya ingin sekali menabok wajah sok suci tak berdosa itu.


"Istri yang mana Tuan?" Jawab Billy dengan nada meremehkan.


"Dasar ngaku-ngaku, mana istriya aku mau liat yang mana." Gumam Billy dalam hati mengumpat bosnya sendiri.


Mario yang melihat wajah Billy yang tak enak di pandang langsung mengetahui jika saat ini Billy sedang mengumpatnya diam-diam.


"Bil kamu tau kan, jika seseorang yang suka membicarakan orang lain di dalam hati maka itu menunjukan kamu pria yang belok." Sindir Mario dengan senyuman sinisnya, lalu melangkah dengan santai tanpa memperdulikan Billy yang pasti sedang menyumpahinya dalam hati.


"Ya Tuhan semoga Nyonya Eden cepat sadar dan menghukum kadal buntung sepertinya." Keluhnya sambil berdoa dalam hati, lalu dengan terpaksa mengikuti langkah Mario yang pasti ingin segera sampai rumah sakit.


Segitu aja ya gengs bab menegangkanya, so kita lanjut ke bab yang akan membuat baper para Readres Mimin yang terhormatπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ˜˜πŸ˜˜


To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **πŸ™πŸ»πŸ˜Š*

__ADS_1


Terima kasihπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Follow IG Author @Andrieta_Rendra


__ADS_2