Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )

Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )
Chapter 47


__ADS_3

๐Ÿ‘ฉ๐Ÿปโ€๐Ÿ’ป Happy Reading ๐Ÿ“–


Eden kembali teringat dimasa saat dia melahirkan Briell, dia merasa benar-benar sangat merasa berdosa saat ini, "daniel sepertinya aku harus pergi sekarang." Pamitnya pada Daniel yang baru saja ingin memulai obrolan.


"Kamu mau kemana Ed? Kita baru saja datang dan duduk di sini, tapi kamu udan mau pergi aja, ayolah duduk dulu." Ucap Daniel dengan memegang tangan dari Eden.


Namun tiba-tiba dari belakang Mario datang dan langsung memukul Daniel.


Bugghhhhh..bughhh.bughh. Pukulan telak diberikan oleh Mario secara bertubi-tubi pada Daniel.


"Maaariiiooooo jangan gila kamu." Teriaknya Eden ketakutan namun sama sekali tidak diperdulikann oleh Mario.


"Jangan pernah kamu mendekati atau menggengam tangan istriku." Ancamnya dengan wajah yang dipenuhi emosi jiwa.


Namun tanpa persiapan Mario mendapatkan serangan balik dari Daniel.


Bugghh..buggghhh perkelahian mereka terjadu dengan saling pukul-pukulan, sehingga para pengunjung restoran itu pada lari kelur karna ketakutan.


"Mario cukup Mario." Teriak Eden ingin memberhentikan aksi gila mereka.

__ADS_1


Dan disaat yang tepat, Mario langsung mengeluarkan pistolnya dan mengarahkanya kebkepala Daniel.


Eden langsung terkejut melihat Mario yang seperti ini, dia nenatap kearah Mario dan juga Daniel bersamaan. "Okey, I go with you ( baiklah, aku pergi bersamamu)" jawabnya menenangkan Mario.


Dengan cepat Mario langsung menurunkan senjatanya dan melangkah membawa Eden dari pergi dari sana.


Billy yang sedari tadi mengikuti Mario, kini tersenyum sinis ke arah Daniel. "Wanita Spanyol banyak bung, kamu bisa pilih salah satunya namun buka dengan nyonya besar kami." Billy memberikan peringata kepada Daniel sebelum dia melangkahkan kakinya.


Sedangkan Daniel langsung tersenyum sinis, "menarik, aku mencintainya dan orang lain lebih gila mencintanya, aku akan merebutnya." Gumamnya meyakinkan dirinya bahwa ingin mengibarkan bendera perang pada Mario.


Sedangkan Mario yang sudah berada di dalam mobil bersama dengan Eden langsung menatapnya dengan tajam. "What?" Tanya Eden disaat merasakan jika Mario menatapnya sangat tajam.


Plaaakkkk Eden memukul tangan Mario itu. "Kamu cumn mau begitu aja membawaku kesini iya?" Tanyanya sedikit membentak.


"Kamu sudah diapain sama dia,ha? Jawab!" Tanya Mario dengan terus menliarkan tanganya meremas dan mengelus apa saja di tubuh Eden, dengan tangan kanannya menggengam kedua tangan Eden dan menahanya agar tidak menggangu aktivitasnya.


Namun tiba-tiba Billy datang dan membuka pintu, bersama dengan satu bodyguard yang lain.


Dan disaat mereka membuka pintu, betapa terkejutnya dia melihat Tuanya yang sedang meminta Asi pada Eden. Membuat keduanya langsung membuang pandagan keluar dan menutup pintu itu kembali.

__ADS_1


Mereka berdua memilih duduk diluar dan menyaksikan mobil itu bergoyang hebat didalam.


"Aku pikir kalo sudah umur 30an keatas itu sudah tidak kuat menggoyangkan mobil sekuat itu.?" Tanya Billy pada bodyguard Max itu.


"Mana mainnya maksa lagi, itu udah mau jadi aki-aki mainya masih maksa,"


"Bener Tuan, dan sepertinya Setelah ini Mobil itu harus di service, siapa tau aja nanti ban nya lepas satu karna terlalu kuat bergoyang.


"Ya kamu benar, tapi jika saya tidak ingin melakukanya didalam mobil," sahut Billy datar menatap mobil yang terus bergoyang.


"Memang Tuan, karna bagus disemak-semak lebih sensasi." Sahut Max yang masih berusia 23 tahun.


"Semak-semak?" Tanya Billy bingung.


Namun dengan cepat Max langsung memperlihatkan vidio dewasa yang disemak-semak. Membuat Billy langsung menelan salivanya kasar.


"Jangan di coba ya pak, ini adegan berbahaya. Karna hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang profesional." Ucap Max seakan mengejek bujang lapuk seperti Billy.


"Dunia sudah gila sekarang." Batinya dalam hati sambil menggelengkan kepalanya. .

__ADS_1


__ADS_2