Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )

Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )
Chapter 31


__ADS_3

πŸ‘©πŸ»β€πŸ’» Happy Reading πŸ“–


"Briell, ini baru jam 10 pagi sayang, kenapa Briell tidak pergi ke sekolah hem?" Tanyanya lembut mendudukan putrinya di pangkuanya.


Wajah Briell yang tadinya mulai nampak senyum, kini berubah menjadi murung kembali, dan semua itu ditangkap jelas oleh Mario. "Loh Briell anak Daddy kok sedih sayang, ada apa? Cerita dong sama Daddy," ucapnya dengan lembut mengusap kepala putrinya, cupp Mario mencium pipi merah anaknya yang sangat menggemaskan. Berniat untuk menggoda putrinya, namun Briell tetap manampilkan wajah sedihnya. "Ayo dong sayang, cerita sama Daddy, nanti Daddy marah loh kalo Briell gak mau cerita sama Daddy." Mario pura-pura menampilkan wajah mode ngambeknya.


Briell yang melihat itu langsung cepat-cepat menampilkan senyumnya, cccuup Briell membalas kecupan Daddynya dengan lembut di pipi Mario. Membuat Mario langsung tersenyum dengan puas. "Sekarang ayo cerita sama Daddy, Briell kenapa sedih?" Tanyanya sekali lagi dengan membawa putrinya kedekapan hangatnya. Dan membuat Briell langsung menangis, karna impianya untuk bisa memeluk Daddynya kini terwujud.


"Briella sedih Daddy. Mommy tidak pernah punya waktu untuk Briell, Mommy selalu lebih memilih pekerjaanya di bandingkan Briell, dan setiap acara di sekolah, Mommy selalu janji mau datang. Tapi nyatanya enggak Dad, Mommy bikin Briell malu, semua teman-teman Briell di dampingi orang tuanya, hanya Briell yang sendirian, hikss..hikss..hikss." Tangisnya terisak di dalam dekapan Mario.


Membuat Mario semakin ingin memberikan pelajaran kepada Eden, "sayang mungkin Mommy melakukan semua itu untuk Briell sayang, Mommy kerja untuk Briell, Mommy pasti sangat menyangi Briell, Daddy yakin Mommy tidak mungkin seperti itu sayang," balasnya lembut membelai rambut putrinya agar tangisnya mereda. "Mommy itu gak sayang sama Briell Dad," bentaknya yakin jika Eden memang tidak pernah menyangi dan mencintai dirinya. Mommynya itu selalu sibuk dengan semua pekerjaan dan pemoteretanya.

__ADS_1


"Baiklah-baiklah nanti Daddy yang bicara sama Mommy ya." Sahut Mario lembut ketika mendengar suara putrinya yang mulai meninggi.


"Eden begini kah caramu untuk menyembunyikan luka hatimu? Tapi kenapa kamu melampiaskanya pada Briell, kenapa Eden? Kenapa aku begitu sulit mendapatkan hatimu itu? Liat, karna keegoisanmu putrri kita yang menderita saat ini, apa kamu sadar semua itu,?" Tanyanya dalam batin sambil mengusap lembut kepala putrinya yang saat ini tengah bersandar di dada bidang milik Mario.


"Tidak, ini tidak boleh dibiarkan, Briell putri ku harus mendapatkan kasih sayang yang cukup dari Daddy dan Mommynya, aku pasti akan mendapatkan keluarga kita kembali Eden, itu pasti, demi Briell apapun pasti akan ku lakukan. Termasuk memaksamu menerima ku." Janjinya dalam hati bahwa dia harus melakukan sesuatu agar putrinya itu tidak terus-terusan merasakan kesedihan akibat kesibukan Mommynya.


"Briell temanin Daddy makan siang yuk, setelah itu Daddy akan ajak Briell jalan-jalan kemana aja yang Briell mau, kita shopping sayang. Mau tidak?" Mario menawarkan jalan-jalan kepada Briell untuk sedikit mengobati kesedihanya.


Mario sendiri telah berjanji pada dirinya, bahwa sebisa mungkin dia akan membagi waktunya untuk memperhatikan putrinya, menggantikan sepuluh tahun yang tidak pernah dia rasakan untuk membahagiakan putri kecilnya, dan sekarang Tuhan telah memberikanya kesempatan untuk memberikan kasih sayangnya pada Briell putri semata wayangnya.


Selama ini dia bukan tidak mau mencari keberadaan Eden, hanya saja Arvan melindungi semua akses informasi keluarga Charlotte. Membuat Mario menerima jika dia harus memberikan Eden waktu yang entah itu berakhir.

__ADS_1


Banyak yang tidak tau, jika setelah hari itu, dimana Dokter mengatakan bahwa Bayinya tidak bisa terselamatkan, Mario langsung mengamuk sejadi-jadinya, hingga membuatnya depresi dan harus menjalani perawatan selama dua tahun. Hingga akhirnya dia kembalu sadar, namun semuanya sudah terlamabat, Eden sudah benar-benar pergi darinya. Tanpa satupun yang bisa mencari keberadaanya selain Arvan.


Namun seakan memberikan sebuah kode, Lima tahun kepergian Eden, Arvan memakasa Mario untuk menjadikan perusahaan di Spain Spanyol tempat kelahiraanya sebagai perusahaan Amo grup pusat yang sebelumnya berada di Paris Prancis, tempat tragedi cinta satu malam itu terjadi.


Gabriella Jonathan



To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **πŸ™πŸ»πŸ˜Š*

__ADS_1


Terima kasihπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Follow IG Author @Andrieta_Rendra.


__ADS_2