Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )

Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )
Chapter 72


__ADS_3

πŸ‘©πŸ»β€πŸ’» Happy Reading πŸ“–


Saat ini Mario dan Eden tengan saling menatap satu sama lain, karna Eden merubah posisinya dari berabaring menjadi setengah duduk dengan di bantu oleh Mario tentunya.


Mereka saling memandang dengan tatapan yang sulit di artikan, hingga kepulangan Marcell dan Justin saja tidak di perdulikan oleh keduanya.


"Are you okay Dear?" Tanya Mario lembut membelai lembut pipi Eden.


Dan itu membuat Eden meneteskan air matanya kembali, dia benar-benar merasa bodoh karna menyia-nyikan laki-laki di depanya ini.


Selama dia koma hanya suara Mario, Briell dana Mamahnya lah yang terdengar di telinganya.


Dia mendengar segala apa pun yang Mario ucapkan, Mario dan masa lalunya, Mario dengan cinta dam ketulusanya. Eden mendengar itu semua.


Dia juga bisa merasakan selama ini Mario benar-benar tulus mencintainya, "hey sayang jangan menangis ya," ucapnya yang tanpa dia sadari buliran kristal di matanya itu juga ikut lolos perlahan.

__ADS_1


"You craying?" Tanya Eden dengan menangis lebih dalam.


Mario langsung menggelengkan kepalanya perlahan. "Tidak sayang, aku tidak menangis. Aku hanya terlalu bahagia dengan kamu yang sudah sadar seperti ini." Kata Mario yang semakin menyentuh ke dalam relung hati Eden.


Tangis Eden pecah sehisteris mungkin, dia memeluk tubuh Mario, tubuh yang selama ini sudah di jaga dengan baik hanya untuknya, cinta dan hati yang sekarang semunya sudah terbukti, bahwa Mario memang mencintainya dengan sangat tulus dari hati.


"Maafin aku,,hiskk,,hiskk maafin aku karna selama ini meragukan kamu,,maafin aku karna selama ini aku lebih memelih masa lalu di bandingkan mencoba menerima mu, aku tau aku salah, maafin aku Rio." Lirihnya pelan membuat Mario semakin mencintai Eden begitu dalam.


Suara lembut yang selama ini di rindukan akhirnya terdengar kembali memecahkan segala fikiran negatif di otaknya.


Eden sama sekali tidak bisa berkata apa-apa, dia mengingat kejadian pertama mereka bertemu, kenangan pahit yang membuatnya sulit untuk membuka hati untuk Mario, namun kali ini dia berharap semoga keputusaanya tidak salah untuk menerima Mario.


Karna dia mengetahui dengan jelas siapa Mario, pria cap kadal yang terdeteksi sebagai pembunuh berdarah dingin.


"Apakah kamu sudah berhenti membunuh manusia?" Tanya Eden dengan santai membuat Mario tersontak kaget dengan pertanyaan wanita yang sangat dia cintai itu.

__ADS_1


Terlihat dia sangat gugup mendengarnpertanyaan iti, dia bingung ingin menjawab apa, karna Mario sangat-sangat tidak ingin Eden mengetahui tentang masa lalunya yang sangat biadab itu.


Eden yang melihat Mario gugup dan pucat langsung menggengam kedua tangan Mario, "seburuk apa pun masa lalu kamu, aku di sini, aku akan tetap bersama mu untuk mendampingimu sampai di akhir nanti, aku terima kamu dan masa lalu kamu, aku terima semua perbuatan jahatmu di masa lalu, aku terima tangan yang sudah membunuh ratusan ribu nyawa manusia ini, aku terima tubuh yang dulunya selalu di peluk oleh banyak wanita di luaran sana, aku terima Mario yang dulu sudah memperkosa ku dan aku terima segala apapun yang kamu lakukan di kehidupanku kini dan nanti, dan aku terima segala benih yang akan tercipta menjadi keturunan kita nantinya, semuanya aku terima bersmaan dengan aku yang menerima cinta ini dan masa lalu kamu." Ucapnya dengan tulus dan membuat Mario menangis histeris.


"Aku berhasil,,aku berhasil membuktikan cinta ini, aku berhasil." Tangisnya menciumi seluruh wajah wanitanya.


"Iya kamu berhasil Mario Jonathan." Sahutanya dengan penuh kelembutan.


To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **πŸ™πŸ»πŸ˜Š*


Terima kasihπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Follow IG Author @Andrieta_Rendra

__ADS_1


__ADS_2