
π©π»βπ» Happy Reading π
Jangan lupa bernafas dulu ya gengs, siapkan mental dan fisik πͺπ»πͺπ»πͺπ»
Jangan lupa siapkan suami juga, takutnya on bisa barabe urusnyaππππππ»ππ»
Eden yang melihat tubuh polos Mario secara sadar itu langsung membulatkan matanya besar, dia juga takjub melihat tubuh atletis milik suaminya, kulit yang bersih tanpa tato, otot-otot tenpacknya ( karna Mimin hitung dia gak Six gengs tapi Ten ). Dan Kukubirdnya yang super besar dan berurat itu sudah mengacung tegak berdiri dengan sempurna, Eden langsung menelan salivanya dengan kasar melihat kukubird yang besar itu . "Rio apakah itu akan muat?"!Tanyanya bodoh membuat Mario tertawa dengan keras.
"Sayang pasti muatlah, kamu lupa kalo kita sudah mempunyai Briell dan sudah melakukanya tiga kali." Ucapnya lagi-lagi membuat Eden rasanya ingin melemparkan tubuhnya ke laut karna menahan malu.
Dan tanpa aba-aba Mario langsung menindih tubuh Eden dan kembali meremas gunung kembar itu, menyesep gunung sebelahnya dengan sangat kuat bagaikan baby besar, membuat Eden hanya bisa mendesah ke enakan.
Mario mulai membuka paha Eden dan benar saja Apom milik Eden sudah sangat siap untuk di jajah, karna sudah di banjiri oleh cairan lengket. Mario yang merasakan itu langsung menundukan kepalanya, menyesap dan meminum cairan itu dengan buas.
"Aaaahhhh....aahhhhsssss..eengghhhh." Desah Eden tak karuan merasakan kenikmatan surga dunia yang di berikan oleh Mario.
Mario yang tidak sabaran langsung mengurut kukubird besarnya kemudian meletaknya di tengah-tengah apom Eden, daaannnn Golllllll......
"Aaaaarrggghhh." Eden berteriak di saat merasakan kukubird panjang masuk ke liang apomnya.
__ADS_1
Mario memasukan kukubird besarnya lebih dalam lagi, lalu memompanya dengan pelan-pelan inttens, karna Apom Eden yang masih sangat sempit. Setelah apom Eden sudah bisa beradaptasi dengan habitatanya, Mario mulai nusuk-nusuk secara keras, kasar dan intens.
"Aaaarrrggghhh shitt! Ini nikmat sekali sayang." Rancau Mario merasakan kenikmatan yang hakiki.
"Ehhmm, Marioo,,,aaahhh"
"Sebut namaku terus sayang,,ahahhhyyaa.sssshhh"
"Riioo aku mau shyshy."
"Tahan sayang, sebentar lagi aku juga mau keluar. Aaahhhssshhh sayang ini sempit bangett, kamu nikmat sekali sayang. Aahahh"
"Bersama sayangg aahhh."
"Aaahhhrrrggghhππππππ." Teriakan mereka keluar bersama-sama.
Namun bukan Mario namanya jika puas merasakan sekali saja. Dia mengulang lagi apa yang di perbuat tadi.
"Kamu mau apa Mario." Bentak Eden di saat tangan Mario mulai merabanya kembali.
__ADS_1
"Aku mau lagi sayang." Bisiknya membuat Eden melototkan matanya. "Mario kam-u." Well itu terjadi lagi gengs, karna Kondisi Eden yang lumpuh, membuatnya tidak bisa melakukan apapun selain mengikuti drivernya.
Mereka melakukanya lagi dan lagi hingga pagi mejelang, karna mereka melakukanya sampai 3 ronde bertahan. Membuat Eden benar-benar tak mampu lagi untuk bergerak, beruntung kakinya lumpuh dan mati rasa, sehingga dia tidak bisa merasakan yang di namakan lutut bergetar itu seperti apa.
Hingga akhirnya merekah roboh dan terkapar di dalam satu selimut dengan tubuh polos, mereka saling berpelukan menyatukan kulit mereka tanpa batasan kain sama sekali,karna kelelahan bermain pacuan kukubird dalam kenikmatan paripurna surga dunia.
"Mario tanganya nah." Bentak Eden di tengah-tengah mata tertutup di saat merasakan tangan Mario meraba-raba perutnya dan memainkan puncak gunungnya.
"Ehm pegang aja loh sayang." Rengek Mario seperti anak kecil.
"No Rio!! Pegang mu itu bisa berakibat fatal, sudah ya, udah tiga kan tadi." Eden harus cepat-cepat tidur sebelum kukubird suaminya itu kembali on fire lagi.
Mario yang kelelahan akhirnya juga ikut tertidur memasuki alam mimpi bersama.
To be continue.
*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **ππ»π*
Terima kasihππ»ππ»
__ADS_1
Follow IG Author @Andrieta_Rendra