
π©π»βπ» Happy Reading π
Setelah pesta berakhir, kini seluruh keluarga sudah masuk ke kamarnya masing-masing, tak terkecuali Eden dan Briell yang lebih dulu beristirahat.
Berbeda dengan Mario yang masih berada di ruang kerjanya bersama Bill,Max dan Tamara.
"Billy, kamu Tamara saya tugaskan untuk kembali ke France, untuk mengelolah perusahaan di sana," tegasnya mulai mengatur waktunya, lalu dia menoleh ke arah Max yang terlihat sedang sibuk bermain game.
"Max, kamu tetap saya tugaskan di Spain, aku yakin kamu bisa memimpin perusahaan aku itu." Ungkap Mario memepercayai kemanpuan Max.
"Baik Tuan." Jawab Billy dan Tamara kompak, membuat Max menatap keduanya.
Dia tidak sadar jika sedari tadi Mario menatapnya dengan tajam.
Dan di saat tatapanya bertemu dengan Mario, dia langsung tersenyum kikuk, "baik Tuan." Sahutnya dengan senyum yang di paksa.
Mario hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan dari bodyguard yang sebentar lagi menjadi Direkturnya di perusahaan Spain.
__ADS_1
"Billy, Tamara kalian juga bisa melangsungkan pernikahaan kalian setelah ini, dan aku minta kalian menjaga mertua dan Putriku, karna aku dan Eden akan pergi ke Russia dan belum bisa di tentukan kapan kami akan pulang." Serunya dengan lembut.
"Baik Tuan, saya akan menjaga Mertua dan Putri Anda sebagai mana mestinya." Sahut Billy dengan yakin.
Dan setelah di rasa cukup, Mario kini kembali masuk ke dalam kamarnya yang kini sudah di huni oleh putri tidurnya.
Cekleek dia perlahan membuka pintu itu, dan melangkahkan kakinya masuk. Dia tersenyum saat melihat putri tidurnya itu sedang duduk di atas tempat tidur dengan sebuah buku Novel di tanganya.
Mario menyukai wajah Eden yang sangat terlihat serius itu, bahkan sangking seriusnya Eden tidak menyadari kedatangan Mario hingga suaminya itu naik ke tempat tidur dan memeluk tubuhnya. "Mario." Sadarnya terkejut karna Mario memeluknya sambil meremas gunungnya.
"Mario ak-." Belum sempat Eden menyelesaikan kalimatnya Mario sudah menyambar Bibir itu dengan lembut dan semakin melu**t dan memperdalamnya.
Eden yang mengerti nafsu tinggi dari suaminya itu ikut membuka mulutnya dan membalas ciuman dari Suaminya, hingga Mario tersenyum dan terus-menerus meluma**t bibir mungil itu.
Dan sesaat kemudian dia melepaskan ciuaman itu dan kini turun ke leher jenjang milik Eden, "aaahhssss." Desahan kenikmatan mulai lolos dari mulut Eden, ketika Mario tengah menyesap dan menjilat lehernya bagaikan eskrim, dan tak lupa Mario meninggalkan bekas kepemilikan di sana.
"Aaahhhss Mario." Desahnya menjambak rambut Suaminya dan selalu menyebutkan nama Mario terus dan terus.
__ADS_1
Mario tersenyum penuh kemenangan kali ini, dia benar-benar melakukanya dengan lembut tanpa paksaan sama sekali. Namun detik berikutnya dia semakin liar, tak lupa tanganya dia gunakan untuk meremas dua gunung kembar montok milik Eden yang sangat kenyal dan pas dintanganya, dan tangan sebelahnya dia gunakan untuk membuka skirt yang saat ini di gunakan oleh istrinya, dan menyentuh apom Eden yang ternyata sudah basah.
"Sayang kamu sudah basah ya." Mario tersenyum nakal pada Eden, membuat istrinya itu langsung tersipu malu karna perbuataan nakal Suaminya.
Mario tertawa melihat sikap istrinya yang masih malu-malu kepadanya, dan dengan tidak sabaran Mario melepaskan seluruh pakaian Eden dengan kasar, lalu kemudia melepaskan pakaianya sendiri, hingga saat ini hanya tersisa pakaian dalam mereka saja.
Mario langsung menegang di saat melihat tubuh sexy dan mulus milik Eden, dia langsung mendekat dan mencium kembali bibir mungil rasa Stroberry itu dengan ganas dan rakus ."I Love You Eden." Ucapnya di tengah-tengah nafsunya sambil terus mencium bibir mungil itu.
Haredang..haredang gengs sebelum puasa ππ
To be continue.
*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **ππ»π*
Terima kasihππ»ππ»
Follow IG Author @Andrieta_Rendra
__ADS_1