Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )

Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )
Extra part 3


__ADS_3

πŸ‘¨β€πŸ‘©β€πŸ‘§β€πŸ‘¦ Happy Reading πŸ‘¨β€πŸ‘©β€πŸ‘§β€πŸ‘¦


Setelah menghabiskan makan siangnya, Mario terus menerus merayu Briell agar mau menemaninya pergi ke pusat perbelanjaan.


"Ayolah Briell, temanin Daddy sebentar." Ucapnya yang terlihat sudah bersiap menggunakan baju santainya.


Seperti bisa Mario terkadang jika sudah balik pulang ke rumah dia sedikit malas lagi balik ke kantor, dan akhirnya pekerjaanya itu Billy yang mengerjakan atau di bawa ke rumah.


"Aihh, banyak Virus di luar Daddy, jangan deh." Tolaknya halus dan terus fokus pada ponselnya.


Mario berpikir sejenak agar bisa membujuk anak sulungnya itu. "Oh Briell, kalo kamu temanin Daddy, nanti Daddy akan belikan apa pun yang kamu mau." Rayuanya yang berhasil menggoyahkan iman Briell.


Dan sontak remaja dingin itu langsung berdiri, dan menarik tangan Mario untuk segera pergi.


Eden yang sedari tadi juga fokus pada ponselnya menatap bingung ke arah putrinya dan pada Mario yang kini tengah memainkan mata denganya. "Cikh, gila," umpatnya bingung melihat tingkah laku Mario yang semakin menjadi.


Saat sudah di dalam mobil, Mario dan Briell terlihat menikmati perjalanan mereka.


"Daddy, Briell mau bicara tapi jangan kasih tau Mommy ya," ucapnya lemah takut pada Mommynya yang galak bagaikan Harimau.


"Hem," sahut Mario yang tau pasti anaknya ini berulah lagi.


Briell terlihat bingung mau berbicara mulai dari mana. "Daddy hari ini Briell bertengakar di sekolah." Ucapnya dengan santai.

__ADS_1


Mario langsung menatap anaknya tajam. "Ada masalah apa ?" Tanyanya tegas pada putrinya.


"Guru bilang mau panggil Daddy pergi ke sekolah." Serunya dengan menundukan kepalanya.


Dengan wajah yang malas Mario melirik ke arah Briell, "kapan ?" Sahutnya malas.


"Tapi Briell bilang tidak perlu panggil Daddy ke sekolah."


"Memangnya kenapa ?" Tanya Mario bingung dengan kalimat putrinya.


"Karna Briell bilang sama guru tadi, jika Briell sendiri bisa melawan satu kelas." Jawabnya yang membuat Mario langsung ngerem mendadak.


"Aawww Daddy,pelan-pelan dong bawa mobilnya," seru Briell yang kepalanya kejedot spackboard.


Beruntung jalanan itu sepi, jadi tidak menyebabkan kecelakaan karna ulah Mario.


"Ada satu laki-laki yang selalu bully Briell." adunya pada Mario dengan wajah yang sesedih mungkin.


"Lalu kamu ada bilang apa ? Ada cara buat bully dia balik tidak,?" Tanyanya malah mengajarkan putrinya itu bukan-bukan.


Briell langsung menarik nafasnya dalam-dalam dan menatap mata Mario dalam-dalam.


"Briell bilang sama dia, jika besar nanti Briell akan menikahinya lalu akan Briell bully balik seperti yang selalu di lakukan Mommy pada Daddy," kalimatnya telak membuat Mario menelan salivanya kasar.

__ADS_1


Dia lupa jika selama ini bukan dia lagi Yang menjadi bos, melainkan Eden.


Percaya tidak percaya Edenlah komisaris utama perusahaan milik Mario, sedangkan Mario sudah turun jabatan menjadi Direktur utama perusahaan milik sendiri.


Bahkan Mario tidak bisa memegang seluruh kartu debit dan kreditnya secara pribadi, Eden hanya memberikan dia uang pegangan Secukupnya saja di dompet Mario.


Karna seluruh keuangan Mario berada di bawah kendali Eden, dan dia sama sekali tidak keberatan akan hal itu.


Meskipun Eden yang mengatur semuanya sekarang, tapi Dia tidak pernah mengatur atau melewati batasanya sebagai seoarang istri.


Eden selalu menuruti apa pun yang Mario katakan tanpa membantah sedikitpun jika itu untuk kebaikan keluarga kecilnya.


Hey,,hey Gengs Mimin mau kasih tau kalian nih Rekomendasi karya yang Mimin baca dan mungkin jika berkenan kalian mampir ya, ceritanya bagus banget karya kakak Mimin😘😘 lumayan buat nemanin buka puasa sambil nunggu Mimin update bab baruπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»



To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **πŸ™πŸ»πŸ˜Š*


Terima kasihπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Follow IG Author @Andrieta_Rendra

__ADS_1


Mampir juga ke karya Mimin yang lain yaπŸ™πŸ»


Profil cek😘😘😘


__ADS_2