
π©π»βπ» *Happy Reading **π *
Briell yang diajak jalan-jalan oleh Daddy langsung merasa gembira, "benarkah kita akan jalan-jalan hari ini Dad?" Tanyanya dengan sangat antusias, membuat Mario tersenyum bahagia mendapatkan Putrinya yang tidak murung dan sedih lagi seperti tadi.
"Iya sayang, kita akan jalan-jalan sepuasnya hari ini, dan Briell boleh beli apa saja yang Briell mau," balas Mario yang membuat Briell semakin antusias, namun tiba-tiba Briell teringat sesuatu hingga wajahnya kembali sedih. "Lalu bagaimana dengan pekerjaan Daddy? Apakah nanti Daddy akan memilih bekerja disaat lagi jalan bersama Briell?." Tanyanya dengan nada yang sendu. "Sayang, kamu itu lebih penting di bandingkan seluruh pekerjaan Daddy, kapanpun kamu mau jalan-jalan, atau jika ada acara lagi disekolah, Briell biasa memberi kabar pada Daddy. Dan Daddy pasti akan datang menemui Briell, karna jika dulu hanya ada pekerjaan dan Mommy didalam hati Daddy, sekarang sudah ada Briell dan Mommy dihati Daddy. Jadi tidak ada alasan Daddy untuk menolak semua keinginan putri Daddy ini." Mario berbicara dengan lembut memberikan pengertian pada putri kecilnya."
"Eden terlalu banyak kamu menyakiti perasaan anak kita, mengapa kamu lebih mementingkan pekerjaamu dari pada bermain bersama anak kita,"lagi-lagi gumamnya dalam hati terus memikirkan Eden yang masih belum bisa menerima masa lalunya.
"Sudah ayo sini Daddy gendong, kita pergi sekarang biar kita bisa bermain sepuasnya hari ini." Mario langsung menggendong tubuh putrinya untuk membawanya pergi mengahabiskan waktu bersama hari ini.
"Daddy, lepaskan ! Briell udah besar Dad, malu kalo di gendong." Berontaknya malu karna Daddynya menperlakukan dia seperti anak kecil. Membuat Mario gemas dan memeluk tubuh Briell dalam gendonganya. "Bagi Daddy,Briell akan selalu menjadi putri kecil Daddy," jawabnya yang membuat Briell terdiam pasrah berada di gendongan Daddynya.
Dan tak lama kemudian Mario melangkahkan kakinya pergi dengan menggendong tubuh putrinya dia berjalan dengan santai menuju parkiran mobilnya.
__ADS_1
Sepanjang langkah berjalan semua karyawan sontak menatap kearahnya, dan bertanya-tanya siapa anak yang sedang digendong oleh bos mereka. Namun sebagian yang melihat wajah Briell langsung mengetahui jika Briell dalah putri kecil dari Bos mereka.
Sedangkan disisi lain.
"Kemana dia Mah? Ini sudah jamnya makan siang kenapa dia belum kembali?" Eden sangat khawatir karna putrinya tidak pernah keluar lama dari rumah.
Eden meningglkan pekerjaanya disaat Roza menelponya dan memberitahukan padanya jika Briell pergi sedari tadi dan belum pulang hingga jam makan siang ini.
Berulang kali Eden mencoba menelpon ponsel Briell namun sama sekali tidak ada jawaban.
"Kenapa kamu tidak mengangkatnya sayang?" Serunya melihat Briell malah mematika ponselnya. "Tidak Dad, hari ini Briell mau jalan-jalan sama Daddy, jadi Mommy tidak boleh mengganggunya," ucapnya tersenyum pada Mario.
Sedangkan Edeb terlihat semakin panik, karna putrinya itu malah mematikan ponselnya. "Mah, Briell tidak pernah seperti ini sebelumnya, kemana dia hikss.." Eden benar-benar sangat mengkhawatirkan putrinya. Dia takut jika putrinya itu di culik atau bahkan takut jika Mario berhasil menemukanya.
__ADS_1
Dia sangat tau sifat Mario, karna selama di Spain dia beberapa kali melihat Mario ada di negara ini juga, namun dia tidak mengetahui jika Mario benar-benar menetap di Negara ini dan akan menjaadi ancaman besar darinya.
"Tidak Tuhan, jika sampai Briell bertemy dengan Mario, aku akan membawanya pindah ke Negara yang lain lagi, aku tidak mau Mario mengambilnya dariku tidak boleh." Prinsipnya dalam hati.
"Kemana kamu sebenaranya Nak?"
Visual Hot Mother yang sekarang.
To be continue.
*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **ππ»π*
__ADS_1
Terima kasihππ»ππ»
Follow IG Author @Andrieta_Rendra.