Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )

Hot Mother ( Tragedi Cinta Satu Malam )
Chapter 48


__ADS_3

πŸ‘©πŸ»β€πŸ’» Happy Reading πŸ“–


Disaat Mario dan Eden telah selesai melakukan aktivitas panasnya, Mario memaksa Eden untuk tidur dipelukanya. Dia memasang wajah yang menahan emosi jika Eden menolaknya.


Sedangkan Eden langsung memilih tidur dipelukan Mario, karna dia masih ingat jika pistol tadi masih ada dibelakang tubuhnya, dia takut jika menolak dia akan ditembak mati oleh Mario.


"Tidur ! Jangan fikir kamu bisa kabur!" Bentak Mario disaat melihat mata Eden terbuka perlahan seperti mengintip.


Dan tak lama kemudian, perhatianya jatuh kepada dua pria yang berada diluar yang tengah berputar mengelilingi mobilnya. Dengan cepat dia menurunkan kaca mobilnya, "woy kalian berdua buat apa ? Cepat masuk saya mau pulang!" Bentaknya dengan nada emosi namun tidak digubris oleh kedua pria itu.


"Tuan Aman Tuan, saya sudah periksa semua ban, dan semuanya masih aman terkendali," seru Max yang langsung membuat Mario melotot kearah mereka. Sedangkan Eden merasa saat ini bagus menenggelamkan diri saja di laut.


"Kalian berdua ngapain! Cepat masuk!" Bentak Mario sekali lagi terlalu muak melihat kelakuan kedua pria ini.


Dan dengan cepat Billy dan Max masuk kedalam mobil, "aman kan?" Tanya Billy pada Max disaat sudah memasuki mobil dan duduk di sebelah kursi pengemudi. Sedangkan Max lah yang menyetir mobil itu, "aman Tuan, tadi saya sudah mengecek juga ada tidaknya kebocoran pada mesin-mesinya." Sahut Max sambil tersenyum mengejek kearah Mario.


Mario yang sedari tadi jengah oleh kelakuakn kedua bawahanya itu akhirnya angkat bicara. "Sebenarnya apa yang kalian bicara kan itu? Kenapa kalian sedari tadi seperti mengejek saya ha?" Bentaknya muak melihat tawa cengengesan dari pria bujang lapuk dihadapanya.

__ADS_1


"Tadi ada gempa Tuan, tapi tidak tau dimana, karna tadi saya hanya melihat jika mobil ini tadi bergetar hebat," sahut Max dengan polos, yang langsung dapat toyoran dari Billy.


"Maaf Tuan, dia masih muda belum mengerti apa-apa tentang kenikmatan surga." Sahut Billy yang ditatap aneh oleh Max.


"Tadi dia bilang dunia sudah gila, pantas saja ternyata kenikmatan surga lebih indah." Seru Max yang mendapatkan pukulan dari Mario.


"Aduh," keluhnya disaat Mario memukul kepalanya pelan.


"Anak kecil belum mengerti enak-enak diam saja." Ucap Mario melototkan matanya, persis seperti bapak yang tengah memarahi anaknya.


"Billy siapakan pernikahaan ku besok! Aku mau dalam waktu semalam kamu sudah mempersiapkan semuanya dengan sempurna. Dan perketat semua penjagaan di sekeliling rumah Eden, aku tak mau ambil resiko dia kabur kembali." Perintah Mario kepada Billy, dan sontak membuat Eden disebelahnya bangkit dari tidur pura-puranya.


"Billy cepat beli bendera putih sekarang juga!" Perintahnya tegas dengan suara yang melekik membuat semua yang berada didalam mobil menutup telinganya yang hampir pecah.


"Mau cari dimana Tuan, itu hanyalah sebuah Cartoon Tom and Jerry saya yang menjualnya." Sahut Max dengan santai.


"Sudah cukup, jika kalian masih berdebat, akan ku lempar kalian semua ke laut," ancam Eden yang tiba-tiba berubah menjadi ibu-ibu komplek, yang langsung membuat ketiga pria itu merasakan aura kejam yang mencengkram mereka disebuah kandang Harimau.

__ADS_1


"Dan untuk kamu Mario, aku akan memberikanmu kesempatan waktu satu bulan, untuk membuktikan penyesalaan dan cintamu itu." Ucapnya lantang kepada Mario tanpa rasa takut sama sekali. Akhirnya dia yang mengalah demi mengendalikan seekor singa yang tidak tau aturan itu.


Mario langsung tersenyum bahagia ketika mendengar ucapan Eden, bagaikan angin surga yang datang ditengah-tengah teriknya neraka bocor siang ini. "Benarkah itu sayang? Kamu akan memberikan ku sebuah kesempatan?" Tanyanya sambil mengubah expresi sok imutnya.


Eden langsung menatap tajam kearah Mario ."sayang-sayang kepala Mu peyang sana. Kamu jangan senang dulu karna ini masih ada syaratnya." Eden menampilkan aura intimidasinya. Membuat Mario langsung tunduk seperti anak kucing, membuat kedua pria didepannya itu tertawa cekikikan.


"Diam kalian." Bentak Harimau dan Singa kepada dua pria yang julid sedari tadi tertawa cekikikan, dan langsung membuat keduanya menelan salivanya kasar.


Visual abang Max



To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **πŸ™πŸ»πŸ˜Š*


Terima kasihπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

__ADS_1


Follow IG Author @Andrieta_Rendra


__ADS_2