Ibu Tunggal

Ibu Tunggal
61. Aku Adalah Raymond


__ADS_3

"Naura, Naura, Naura" panggil pak Kenzie lirih. Dalam mata keadaan terpenjam.


Naura yang sedang merapikan ruang tamunya terkejut ketika mendengar pak Kenzie terus menerus memanggil namanya. Dia pun berjalan cepat kearah pak Kenzie, ketika dilihat ternyata pak Kenzie masih kondisi tertidur.


"Dia mengingau" batin Naura.


"Kapan kamu mau mengakui itu kamu, apa kamu benar tidak mengenal ku Ray, aku istri mu tetapi sebelum dipaksa cerai oleh keluarga mu" batin Naura lirih.


Naura saat hanya dapat menahan kepedihannya. Sekarang Evano dan mama Ayu sedang berada dikamar masing-masing.


Naura juga masih hutang penjelasan terhadap Evano, anaknya.


"Hoaamm" pak Kenzie telah terbangun dan langsung membuat Naura terkejut. Pak Kenzie melebarkan kedua tangan, meluruskan tulang punggungnya.


Naura yang sedang duduk berhadapan dengan pak Kenzie pun sempat terkejut ketika pak Kenzie memanggilnya tiba-tiba.


"Naura" panggil pak Kenzie sekali lagi.


"Hm, iya pak!" Jawab Naura dengan gugup, entah apa yang membuat perasaan Naura menjadi gugup seperti ini ketika berada didekat pak Kenzie, seperti orang yang sedang jatuh cinta.


"Naura, saya merasa kamu itu bagian hidup saya sejak lama, tetapi saya saat ini sungguh tidak mampu mengingat siapa kamu!" jelas pak Kenzie.


Flashback On

__ADS_1


Hari dimana Naura sedang menemani Raymond dirumah sakit.


"Dokter bagaimana keadaan suami saya?" tanya Naura penuh dengan kekhawatiran.


"Suami ibu, sepertinya mengalami cendera yang cukup parah pada bagian otaknya, ini bisa dikatakan Amnesia Disosiatif


Amnesia jenis ini merupakan kondisi ketika pengidap tidak mampu untuk mengingat berbagai informasi pribadi yang bahkan dinilai sangat penting. Pengidap amnesia jenis ini bisa saja lupa siapa nama dan segala hal yang erat kaitannya dengan pribadinya" terang sang dokter.


"Biasanya, pengidap amnesia jenis ini pernah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan trauma pada kepalanya, seperti yang di alami oleh bapak Raymond tentunya"


Naura yang mendengar hal tersebut hanya dapat menangis, karena memang sebagian kepala Raymond telah terbungkus perban, serta wajah yang juga terluka.


Sungguh saat itu Naura mendapatkan kepedihan yang sangat mendalam, melihat kondisi suaminya begitu.


"Butuh waktu yang sangat lama dan pengobatan rutin bu" jawab sang dokter.


Disitulah Naura hanya mampu terdiam dan terus meneteskan air matanya, sambil terus mengenggam jari tangan Raymond yang tidak terinfus.


Flashback Off


Naura baru ingat jika dokter berkata Raymond akan mengalami amnesia, ternyata hal ini benar.


"Bagaimana aku bisa kembalikan ingatan mu" batin Naura terus menatap pak Kenzie, yang saat ini hanya Naura tau didepannya ini pak Kenzie, hanya namanya yang berbeda, tetatpi selebihnya ini semua adalah Raymond.

__ADS_1


"Naura, kamu itu istri ku" ucap pak Kenzie memegang kepalanya yang sedikit sakit, terlihat pak Kenzie memaksakan otaknya untuk berpikir siapa Naura.


Naura terkejut mendengar perkataan pak Kenzie, dia sungguh tidak percaya jika pak Kenzie mengatakan itu.


"Apa kamu sudah ingat siapa aku?" tanya Naura tidak menggunakan bahasa resmi lagi, antara bos dan karyawannya.


"Bagaimana kamu bisa berkata aku istri mu, jelas kamu mempunyai istri, Danita namanya" terang Naura, tidak bisa Naura pungkiri jika pak Kenzie memang memiliki istri, bukan Naura.


"Naura, selama ini, sejak pertama aku melihat mu aku merasa ada sesuatu masa lalu di antara kita, perasaan ku tidak bisa berbohong, aku selalu memikirkan mu, apa lagi ketika melihat Evano, aku semakin ingin didekat kalian" ucap pak Kenzie dengan terus menatap mata Naura. Pak Kenzie memilih berterus terang soal perasaan dan pikirannya.


Pak Kenzie sudah sangat lama menyimpan perasaan dan pikirannya, hingga dia merasa lelah.


"Naura, selama ini aku hanya diam. Selalu memperhatikan kalian, kamu dan Evano tetapi aku memang belum bisa mengingat apa pun tentang kalian, hanya wajah mu yang sering hadir di pikiran ku, sebelum aku bertemu kamu dikantor, aku selalu menganggap aku berhalusinasi, ternyata aku benar"


"Aku pikir aku gila, aku memikirkan wanita lain padahal disamping ku ada istri ku, aku mencari tahu diam-diam masalah ini, belum semua yang aku tau" jelas pak Kenzie.


"Aku enggak tau harus bicara apa, jika aku berkata kamu adalah..." Naura terdiam, dia takut berbicara yang sesungguhnya, dia takut itu akan menjadi masalah.


"Aku adalah apa?" tanya pak Kenzie.


"Aku Raymond kan" ucap pak Kenzie menyakinkan dirinya sendiri.


Naura benar-benar merasa tidak percaya jika pak Kenzie mengatakannya. Di dalam hati Naura sudah sangat terharu, jika Raymond telah mengingat dirinya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2