Ibu Tunggal

Ibu Tunggal
86. Jeslin


__ADS_3

Zack dan Rini masih bersitegang didalam rumah. Sedangkan diluar rumah ada seorang wanita mendatangi Zack, karena memang sudah dikenal oleh pelayan rumah dan memang sudah diketahui, wanita itu pun langsung saja memasuki dalam rumah Zack.


"Zack" panggil wanita itu dengan lembut ketika melihat Zack berjalan keluar dari kamar.


"Kau, kau mengapa disini dasar wanita jalang" ucap Rini dengan kasar kepada wanita yang baru datang.


"Jeslin mengapa kamu sampai kesini?" tanya Zack.


"A-ku" ucap Jeslin terputus. Dia sendiri merasa takut melihat Rini dan merasa khawatir apa yang akan dia dapat.


Jeslin kerumah Zack seperti memasuki kandang harimau baginya.


"Jeslin katakan kamu kenapa, mengapa begitu pucat muka mu, dimana anak kita" ucap Zack yang penuh khawatir.


"Anak kita" batin Rini mengdumel, dia sangat kesal mendengar perkataan itu.


Zack saat ini dihadapan dua istrinya, dalam kondisi Rini yang sedang dalam emosi sedangkan Jeslin dalam keadaan panik.


"Kau wanita jalang" Rini mendekati Jeslin dan ingin menamparnya. Hanya untung saja ditahan oleh Zack dan Zack menatap Rini dengan mata yang melotot.

__ADS_1


"Berani kau menyakiti dia" ucap Zack dengan tegas.


"Dia yang merusak rumah tangga ku" ucap Rini dengan keras. Sambil menunjuk ke arah Jeslin.


"Aku menunggu mu di rumah Zack tapi kau tidak datang" ucap lembut Jeslin.


"Zack, aku mohon ikut aku sebentar, saat ini anak kita sedang berada dirumah sakit kota, dia tiba-tiba demam, mungkin dia rindu akan papanya" ucap Jeslin pelan.


"Apa, kamu serius?" Zack pun terkejut dengan apa yang dikatakan istri mudanya ini.


"Sungguh memuakkan kalian ini" ucap Rini yang sangat merasa kesal karena Zack sangat begitu lembut, perhatian dan khawatir terhadap Jeslin.


"Arrrggggghhhhh" teriak Rini mengacak-gacak rambutnya dengan frustasi.


Kemudian Rini mendekati meja tamu menghamburkan barang-barang yang ada dimeja.


"Bu, jangan begini" ucap pelayan rumah mereka. Rini tidak memperdulikan apa yang pelayan rumahnya katakan.


"Rini, kamu kenapa nak?" tanya mama Vina yang barusan keluar dari kamarnya karena sudah bosan berada dikamar, dari tadi dia tidak mendengar pertengkaran keluarga anaknya karena berada dalam kamar yang kedap suara.

__ADS_1


"Maaaaaaaa" tangis Rini pun pecah dengan amarah yang meledak, di luapkan dengan tangisan.


"Kenapa nak?" tanya mama Vina yang masih kebinggungan dengan keadaan Rini.


"Zack" ucap Rini terputus, untuk mengambil nafas.


"Zack, dia sudah menikah lagi dengan asisten pribadinya dan sudah mempunyai anak" teriak Rini.


"Apa benarkah itu nak, apa kamu tidak salah dengar?" tanya mama Vina yang merasa sangat tidak percaya.


"Mama sungguh tidak percaya, mama mengira Zack orang yang sangat baik menerima mu apa adanya!" ucap mama Vina.


"Aku melihatnya sendiri ma, wanita itu datang menemui Zack dan sekarang mereka kerumah sakit karena anak mereka sakit" ucap Rini yang tidak menurun kan nada suaranya.


"Mengapa kau membiarkan mereka pergi, harusnya kau ikuti mereka, lihat apa benar atau tidak. Jangan berikan mereka kebebasan" ucap mama Vina yang terlihat sangat kesal juga.


"Aku tidak tau ma, aku tidak dapat berpikir lagi. Aku bahkan tidak percaya Zack melakukan ini pada ku" ucap Rini.


Rini menceritakan pada mama Vina sejak kapan Zack memiliki istri.

__ADS_1


__ADS_2