
Besok paginya masih ditempat yang sama, ruangan yang sama mama Vina berada. Rini yang terus menerus menemani mamanya dan juga menangisi kondisi mamanya. Dia merasa bersalah juga karena rumah tangga dia, mamanya menjadi seperti saat ini.
Seburuk-buruknya hati Rini, tentu disaat mamanya sakit seperti ini dia merasa sangat sedih, merasakan sakit yang tiada tara yang tidak bisa dilampiaskan kepada siapa pun. Rini sangat terpukul. Mata membengkak karena terlalu sering menangis, wajahnya pun menjadi kusam.
Zack selalu menemani Rini dalam kondisi ini, dia setia menunggu Rini, membantu Rini dan mama Vina jika memerlukan bantuan dia. Tetapi walau begitu Zack juga tetap mencari kabar Jeslin dan anaknya bersama Jeslin. Ketika mengetahui jika Jeslin disana jauh darinya kondisinya baik-baik saja, maka Zack memfokuskan diri untuk Rini bagaimana pun Rini orang pertama yang hadir dalam hidup dia.
*****
"Bagaimana kondisi mama" tanya seseorang pria yang baru memasuki kamar.
Rini dan Zack pun terkejut langsung menoleh kearah beberapa langkah kaki yang berdatangan.
"Ray" tangis Rini yang ingin sekali mengadu kepada adiknya tentang kondisi sang mama.
"Mama mengalami stroke, kemarin kondisi mentalnya tidak menerima memberontak terus jadi dokter memberinya obat penenang" ucap Zack menjelaskan kepada Raymond.
"Nenek" sapa Evano yang masih polos ini, dia juga sedih melihat kondisi sang nenek.
"Kak sabar ya" ucap Rini ingin memberikan dukungannya, walau awal mula dia takut mengeluarkan suaranya.
Rini hanya menatap Naura, dia tidak menjawab atau bersuara sedikit pun terhadap Naura.
"Bagaimana bisa mama terjadi seperti ini" tanya Raymond dengan tegas.
Bagaimana pun mamanya jahat terhadap kehidupan dia, dia juga tetap sama seperti Rini, merasakan sakit melihat kondisi mamanya, dia ingin menangis tetapi tentu itu semua tidak dapat ditumpahkan. Dia harus menjadi pribadi yang tegar untuk contoh anaknya.
"Ini salah kami" ucap Zack sambil menatap Rini.
__ADS_1
"Ini salah mu" ucap Rini dengan galaknya yang masih tidak mau menurunkan egonya.
"Rini cukup" jawab Zack yang tau jika Rini mulai lagi dengan ego yang ingin menang.
"Kak Rini tolong tenang lah" ucap Naura yang melihat Rini mulai emosi.
Sampai membuat Evano takut hingga bersembunyi dibalik badan mamanya.
"Kau jangan ikut campur" ucap Rini sambil menunjuk kearah Naura.
"Kak, bisa tidak jangan bersikap kasar disini ada ponaan mu" ucap Raymond.
Sesaat pun Rini menatap kearah Evano yang sedang bersembunyi dibalik badan mamanya.
"Rini sudah cukup, aku harap kau bisa berbesar hati menerima semua ini" ucap Zack.
"Rini, aku sudah katakan cukup" ucap Zack lebih keras.
"Kalian tolong lah tenang ini rumah sakit" ucap Naura lembut.
Zack dan Rini pun bisa terdiam sejenak.
"Rini, kau tau aku sangat mencintai mu selama ini, hanya sifat mu lah yang membuat aku berubah, aku mendapatkan perhatian lebih, ketulusan lebih dari wanita lain hingga membuat aku menaruh hati padanya, tetapi aku juga tetap menyayangi mu" terang Zack.
Hal ini membuat Naura dan Raymond terdiam.
"Jadi Zack sudah menikah lagi dan punya anak?" tanya Raymond memperjelas.
__ADS_1
"Iya" Zack mengakuinya.
"Maafkan aku, aku akan bersikap adil kepada mereka" ucap Zack kepada Raymond.
"Aku tidak bisa ikut campur, ini masalah rumah tangga kalian" jawab Raymond.
"Kami hanya berharap yang terbaik untuk kalian" jawab Raymond.
"Benarkan sayang?" tanya Raymond pada istrinya.
"Iya" jawab Naura sambil tersenyum dan memeluk Evano.
"Aku juga berharap Rini bisa segera sadar atas perbuatannya selama ini terhadap kalian" ucap Zack kepada Naura dan Raymond.
"Maksud kamu?" tanya Raymond.
"Aku tau semuanya Ray, aku diam-diam menyelidiki segala yang Rini dan mama lakukan kepada kamu dan Naura" ucap Zack.
Rini benar-benar terdiam, badannya terasa kaku, jantungnya berdetak kuat, seperti ditangkap basah secara langsung melakukan kesalahan. Dia tidak menyangka jika Zack benar-benar mengetahuinya. Hingga Rini tidak berani menatap muka Zack.
"Aku hanya berharap atas kejadian ini semua Rini dan mama bisa sadar dan tidak terus menganggu kehidupan kalian" terang Zack.
"Ini karma buat kakak" jawab Zack.
"Aku sudah memaafkan segala apa yang kakak dan mama perbuat!" ucap Naura.
Rini benar-benar terdiam membatu.
__ADS_1