
Tiba hari yang di nanti kan, Yesa sudah tampil cantik dengan kebaya pengantin berwarna putih nya. Kebaya pengantin kali ini begitu indah, tentu nya Anggito lah yang meminta pihak nya menyiapkan yang terbaik untuk calon istri Ezi.
"Cantik banget Yesa, pangling banget."
"Ya, kalau make up nya bagus hasilnya juga pasti memukau."
jawab Yesa memperhatikan diri nya di cermin. ingatan nya memutar ke beberapa tahun ke belakang. Teringat saat ia menikah dengan arka, namun acara nya tak semeriah ini.
Acara di gelar sederhana karena kedua nya dari keluarga sederhana, berbeda dengan Ezi yang merupakan keluarga berada, Anggito seorang pengusaha sukses yang bisnisnya dimana mana.
terkadang Yesa merasa minder sendiri, namun beberapa kali Ezi meyakinkan bahwa harta tidak menjadi batasan untuk mereka bersama.
**
Di kediaman Anggito.
Semua kerabat sudah berkumpul untuk pergi menuju rumah Yesa, Ezi juga sudah siap dengan tuxedo berwarna putih nya.
"Gue kira Lo bukan nikah sama mantan istri nya Arka, Gue yakin Lo tahu arka..."
Ujar sang kakak yang baru tiba dari Kalimantan.
"Ya, emang kenapa ?" jawab Ezi santai.
"Lo enggak cari perempuan yang masih gadis gitu Zi, seenggaknya Lo ngerasain perawan lah !"
Jawab nya membuat Ezi menghela nafas panjang.
"Enggak usah kak, nanti juga rasanya sama. Enggak ada yang tahu kan mungkin aja istri gue janda rasa perawan. jadi jangan meremehkan janda, gue enggak suka dan tetap pada pilihan gue. Ayah aja enggak masalah kok !"
"ya, gue tahu. tapi kalau itu bukan anak teman ayah, gue yakin ayah juga enggak akan setuju." sergah nya lalu pergi meninggalkan Ezi.
Sang kakak berharap Ezi menikah dengan perempuan yang masih singel, tapi ternyata adik nya itu malah kepincut sama mantan istri pesepakbola team Bali united.
"Kalau sudah siap berangkat sekarang saja Zi, jangan sampai penghulu menunggu kita." ujar Anggito dan di anggukan oleh Ezi.
Alma sendiri sudah lebih dulu berada di rumah Yesa, pertama datang bersama Anggito, Alma langsung akrab dengan Wina hingga Alma tidak ingin pulang, alasan nya di rumah tidak punya teman ngobrol.
Alma juga menyukai Yesa yang ramah pada nya, Yesa sendiri senang karena Alma langsung cocok dengan keluarga nya. Apalagi Erlin pintar membuat kue dan makanan enak, perempuan yang mengambil jurusan bisnis itu sangat tertarik dengan dunia memasak.
*
__ADS_1
"Ya ampun kak Yesa cantik banget !"
Ujar Alma memindai keseluruhan calon istri kakak nya itu.
"kamu juga cantik alma !" jawab Yesa mengulas senyum.
Sebentar lagi Ezi akan tiba di kediaman nya, dan rasanya ia begitu gugup dan mendebarkan.
Suara petasan menandakan bahwa pengantin pria sudah tiba di kediaman mempelai wanita, Anggota lengser bersiap menyambut kedatangan besan.
Erlin menghampiri Yesa lalu mengajak nya untuk menyambut kedatangan Ezi dan keluarga nya.
Beberapa dayang cantik menyambut kedatangan pengantin pria, Ezi menatap calon istri nya dari kejauhan.
Ini kali pertama mereka bertemu setelah beberapa bulan setelah ia melamar nya, cantik kan ?
Firman saja tertegun melihat betapa cantik nya calon istri Ezi, pantas saja adiknya itu sampai kepincut.
Ternyata mantan istri pesepakbola itu memang cantik, kenapa Arka sampai melepaskan nya ?
Jantung Ezi semakin berdegup kencang seiring langkah nya yang semakin dekat menghampiri Yesa.
Iringan musik menggiring perjalanan Ezi menuju Erlin yang bersiap memakai kan kalung yang terbuat dari bunga melati.
Namun Erlin mengajak Yesa untuk kembali masuk sementara Ezi duduk menunggu penghulu datang.
Rasa bahagia membuncah dalam dada, tak percaya jika pada akhirnya mereka akan bersanding bersama.
Tak lama penghulu datang, Ezi sudah bersiap di hadapan Rusli sebagai wali Yesa.
Sepatah dua patah kata terlontar dari penghulu, lalu tak menunggu lama acara sakral tersebut pun berlangsung.
"Saya terima nikah dan kawin nya, Ayesha Mahendra binti Rusli Mahendra dengan mas kawin, emas lima puluh gram di bayarkan tunai."
Ujar Ezi dengan mantab.
"bagaimana saksi ? sah ?"
"Sah.....!"
"Alhamdulillah..."
__ADS_1
Ezi menghela nafas lega lalu berdoa untuk keberkahan rumah tangganya dengan Yesa. Tak lama Yesa keluar bersama Wina dan Alma.
Firman hendak berdiri saat Yesa berjalan melewati nya, namun langsung di tarik oleh istrinya.
"kamu tuh ya bang !" Ujar sang istri sambil melotot.
Ezi berdiri menyambut kedatangan istri nya, Alhamdulillah kini mereka sudah sah menjadi suami istri.
Ezi langsung meraih tangan Yesa lalu cepat Yesa mencium tangan nya.
"Alhamdulillah...!" Yesa memejamkan mata nya saat Ezi mencium pucuk kepalanya.
"Ya Allah berkahilah rumah tangga kami..."
Usai itu Ezi mengajak Yesa duduk di samping nya.
"Ada pesan untuk menantu nya pak Rusli ?"
tanya penghulu.
Rusli mengangguk lalu mengambil mikropon.
"Saya ingin berpesan pada menantu saya, Hum... bukan rahasia umum jika Yesa seorang janda, Saya meminta Tolong jaga dan lindungi putri saya!" Ujar Rusli menunduk menyeka airmata nya.
Semua yang berada di tempat itu tertegun, dan Yesa terpaku dengan mata berkaca-kaca.
"jika ada hal yang tidak kamu sukai, tolong tegur dia dengan lembut, bimbang dia untuk menggapai ridho Allah SWT. Jangan sakiti hatinya juga raganya. Aku melindungi dan menjaga nya dari kecil hingga besar, tidak pernah sedikitpun aku membentak apa lagi memukul nya, dan aku berharap kamu bisa memperlakukan nya dengan baik. Kita semua insan biasa yang tidak luput dari salah dan dosa, dan kewajiban kita sebagai hamba adalah terus memperbaiki diri."
tambah Rusli menarik nafas lalu menatap keduanya.
"kalian harus saling bukan paling, kalian harus serasa bukan hanya serasi. Niatkan lah menikah untuk ibadah dan bersama hingga janah. Tolong jaga putri saya." Ujar Rusli lalu menyimpan mikropon di depan nya.
Jesika menyiarkan langsung acara tersebut di sosmed, agar arka mendengar dan melihat serangkaian acara tersebut.
"Insya Allah yah, Ezi akan menjaga Yesa dengan segenap jiwa dan raga. Ezi akan berusaha menjadi suami yang baik dan siaga untuk Yesa !"
Usai itu mereka kembali berdoa menutup acara sakral tersebut.
Rusli merasa lega karena sudah mengeluarkan uneg-uneg nya. Semoga kedua nya bisa menjadi suami istri yang saling menjaga.
Bersambung...
__ADS_1
Happy reading 😍
Semoga terhibur 🤭