
Netra arka terus tertuju pada layar ponsel nya, Ia melihat tayangan yang Jesika unggah di Instagram, tentunya postingan Jesika mampir di beranda nya.
Arka mengepal kan tangannya melihat calon istrinya menikah dengan pria yang menjadi selingkuhan nya kala itu, ia semakin yakin kalau mereka memang memiliki hubungan khusus.
Arka menskrol tayangan tersebut, lalu menyimpan ponsel nya di nakas. Asila masih belum sadarkan diri pasca kecelakaan itu.
entah salah nya dimana hingga kedua kalinya ia merasa kan perih, istri nya kembali berkhianat, apa kurang nya ia sebagai seorang suami ?
Dan parah nya Asila berselingkuh dengan Pria yang menjadi bos team nya.
Semua terasa serba salah, ingin menggugat aldrik, namun ia tidak akan mampu melawan aldrik. Di tambah Asila terbukti bersalah ? Lalu ia harus apa ?
Harga diri nya terasa di injak injak, Arka merasa di remehkan oleh keadaan. Namun ia juga tidak bisa berbuat apa-apa. Mungkin ia akan memutuskan untuk berpisah jika keadaan asila sudah membaik.
Sedangkan arka memberikan keterangan sesuai permintaan Aldrik, untuk selebihnya ia akan menyerah kan permasalahan tersebut pada kedua nya nanti.
Saat ini ialah yang terbodohi, tersakiti oleh sisa kisah masa lalu keduanya.
Memang seharusnya Ia sendiri dulu, menikah bukanlah pilihan yang tepat.
Seharusnya ia fokus pada karir dan membiarkan luka nya sembuh dulu, sekarang yang terjadi adalah lukanya kian bertambah parah, belum selesai tentang yesa dan sekarang asila malah lebih parah.
Arka memejamkan mata nya mencoba untuk menelaah keadaan hati nya, terlintas sosok Yesa yang kini sudah menjadi asing. semua kenangan indah itu memutar kian membuat nyeri relung hati nya.
Keadaan berubah setelah ia memfokuskan perhatian nya pada bola, weekend yang biasa ia isi berdua berubah saat ia masuk team sepakbola.
Sejak lama ia memang memiliki hobi itu, dan jalan terbuka lebar saat ia masuk team jakarta. Waktu membawa nya terus menjauh dari aktivitas bersama istri nya, ia bukan hanya sibuk di kantor, tapi juga sibuk dengan hobi nya itu.
Rumah tangga Andin pun berantakan karena suaminya selalu mengutamakan hobi mancing nya, apa yang terjadi dengan Andin adalah karma dari nya, sebab ia selalu mengabaikan Yesa.
Astaga, kenapa ia baru sadar jika hal itu membuat nya berjarak dari Yesa.
Arka membuka mata nya yang terasa perih, air mata itu jatuh membuat sesak dan perih tenggorokan nya.
Arka teringat akan senja saat kata talak terlontar tanpa pertimbangan, tak sadarkan jika cinta itu masih tersemat dalam hati, namun terhalang api cemburu.
__ADS_1
Arka tak pernah berpikir jika Yesa akan seperti itu hingga membuat amarah meradang.
Sungguh pedih mengingat kembali luka itu ?
"Arka !?" seru Zidan membuyarkan lamunannya.
Arka sendiri tidak berbicara jujur mengenai permasalahan mereka, biarlah semua Asila yang memutuskan saat ia sadar nanti. Arka hanya mengatakan kalau Asila tertabrak saat menyebrang jalan.
"jangan terus bersedih, Asila pasti akan sembuh seperti sedia kala !"
terka Zidan menyangka jika Arka bersedih karena Asila.
ya, Dia memang sedih tapi yesa lah yang lebih membuat nya bersedih.
***
Acara berlangsung lancar, semua kerabat dan undangan memenuhi halaman yang sudah di dekorasi dengan indah nya oleh pihak Wedding organizer.
Kini keduanya bersanding di pelaminan, Yesa meminta Jesika membawa bintang ke pelaminan setelah sesi foto selesai.
Dan soal perceraiannya tempo lalu juga kedua nya tidak berkoar di sosmed. Namun firman tahu karena ia merupakan penggemar sepakbola. Hingga ia pun mengetahui kabar berita itu.
Firman tidak menyangka jika adik nya menikah dengan mantan istri arka.
"hum, jangan macam-macam ya bang. Aku laporkan sama ayah nanti !" Ujar Vio sang istri membuat firman menoleh sekilas.
"enggak lah, Abang kan udah punya kamu !" jawab firman mengulas senyum lalu merengkuh istri nya.
"Kita pulang yuk, udah selesai kan sesi foto nya juga !"
Vio mengangguk lalu kedua nya beranjak dari duduknya.
*
Yesa tersenyum memperhatikan Ibunya Arum dengan pak Anggito. Keduanya tampak begitu dekat, Ezi malah tidak menyangka akan hal itu, ternyata mereka dekat sebelum ia mempertemukan keduanya. Apa mungkin itu tanda nya mereka berjodoh.
__ADS_1
"nih, calon adik tiri." ujar Yesa saat Jesika menghampiri membawa bintang.
"ogah deh gue punya kakak ipar kayak dia."
"dih, emang gue kenapa ?" sergah Ezi membuat kedua nya terkekeh kecil.
"Lo harus nya bangga punya kakak kayak gue !"
"malas...!" timpal Jesika membuat Ezi terkekeh.
Semua teman dekat sudah hadir, Wida dan Luna juga ikut senang melihat kebahagiaan mereka. tak menyangka kedekatan mereka ternyata berujung pada pernikahan, ya.. walaupun awalnya memang salah, tapi mereka berharap kedua nya bahagia.
Yesa meminta foto bertiga, Ia, Ezi dan bintang.
Usai itu Yesa meminta izin pada Erlin untuk mengunggah nya di sosmed, dan Erlin setuju. Ia tak lagi memperdulikan omongan orang.
Untuk pertama kalinya Bintang muncul di sosmed, wajah nya yang mirip dengan pesepakbola tampan itu menuai beberapa pertanyaan. Namun Yesa tak mengindahkan, sebab kini Ezi lah Daddy nya.
*
"Lihat deh Bu, anak nya kak Yesa mirip bang arka loh.."
Ujar Andin memberikan ponsel tersebut pada Fitri.
saat ini kedua nya berada di Bali, Fitri kembali saat mendengar kabar kecelakaan Asila.
"Udah biarkan saja, jangan memperkeruh keadaan. Asila juga belum sadar. Ibu enggak peduli, mau si Yesa menikah, atau apapun ibu enggak peduli."
Ujar Fitri membuat Andin melongok.
"apa jangan-jangan anak itu emang anak nya bang arka ya ?"
lekas Andin menghampiri arka yang berada di taman rumah sakit.
Bersambung....
__ADS_1
Happy reading 😍😍😍