Istri Kedua Tuan Ye

Istri Kedua Tuan Ye
Bab 114 Sudah Menghubungi Desainer


__ADS_3

Shen Qiao belum selesai bicara, Ye Moshen melihatnya dengan pandangan dingin: “Sembarangan bicara apa? Kamu rasa aku akan mengataka hal seperti itu pada tanteku?”


Shen Qiao menunduk pelan saat mendengarnya.


Benar, dia hamilnya bukan anak Ye Msohen, bagaimanapun hal ini memalukan bagi pria, bagaimana dia bisa mengatakannya pada orang lain?


Shen Qiao merasa hatinya tertahan.


“Lukaku sudah membaik, aku keluar lebih dulu.” Shen Qiao memelankan suaranya.


Ye Moshen juga tidak punya alasan untuk menahannya lagi dan mengangguk: “Ya.”


Shen Qiao kembali ke ruang kerjanya dan pandangannya terlihat datar.


Apa yang sedang dia pikirkan?


Lalu Shen Qiao menghilangkan pemikiran ini dan fokus bekerja, dengan cepat sudah jam pulang kerja.


Begitu waktunya sampai, ponselnya berdering, ada pesan dari Han Xueyou.


“Qiaoqiao, mobilku berhenti tidak jauh di depan supermarket di pintu kantormu, nanti kamu langsung kemari saja.”


“Baik”


Shen Qiao mulai membereskan barang lalu mengambil tasnya turun kebawah.


Kebetulan berpapasan dengan Ye Moshen dan Xiao Su keluar dari ruang kantor, Shen Qiao terpaku dan maju kedepan, berkata pada Ye Moshen: “Itu……Malam ini aku tidak pulang bersama denganmu.”


Ye Moshen mengerutkan alis mendengarnya.


Shen Qiao segera menjelaskan: “Aku harus pergi mencari Xueyou.”


Mencari wanita itu lagi? Ye Moshen menaikkan alisnya: “Dia itu temanmu?”


Shen Qiao segera mengangguk: “Ya, kami sudah kenal lama, aku sungguh pergi mencarinya, bukan orang lain.”


Dia khawatir Ye Moshen mengira dirinya pergi mencari pria lain, maka lebih dulu menjelaskan agar tidak salah paham saat pulang nanti.


Ye Moshen melototinya sesaat, tiba-tiba merasa perkataan terakhirnya itu enak didengar, wanita ini takut dia akan salah paham maka sengaja menjelaskan, membuktikan wanita ini masih perduli dengan pemikirannya.


“Boleh.” Bibir Ye Moshen tertahan: “Biarkan Xiao Su menemanimu pergi.”


Ekspresi Shen Qiao berubah mendengarnya: “Tidak boleh, Xiao Su mau mengantarmu pulang, kamu tidak leluasa beraktivitas.”


Ye Moshen tersenyum dan menatapnya erat: “Kamu begitu mengkhawatirkanku?”


Wajah Shen Qiao memerah, “Baiklah, aku pergi dulu.”

__ADS_1


Lalu dia segera pergi.


Sesampainya di lantai bawah, banyak orang yang mundur saat melihatnya, mungkin karena masalah siang ini dan merasa dirinya menakutkan sekali?


Shen Qiao berjalan kearah supermarket dengan cepat, dia langsung bisa melihat mobil Han Xueyou saat sampai ke supermarket. Dia segera mengetuk jendela mobil, tapi Han Xueyou didalam mobil malah terus duduk dengan bengong, seperti sedang memikirkan sesuatu yang penting.


Shen Qiao merasa aneh dan mengetuk lagi sambil memanggilnya.


“Xueyou?”


Han Xueyou masih tidak memperdulikannya, tidak tahu sedang memikirkan apa?


Shen Qiao berusaha menepuk jendela mobil dengan kuat dan berteriak, Han Xueyou baru merespon, dia segera menurunkan jendela mobil saat melihat Shen Qiao sudah berdiri disamping mobil.


“Qiaoqiao, kamu sudah datang.”


“Kamu kenapa duduk bengong didalm? Aku sudah datang lama sekali.” Shen Qiao tersenyum manis padanya, berjalan ke sisi lain mobil dan membuka pintu.


Han Xueyou malah berkata: “Kita tidak naik mobil, kita pergi ke lantai 3 supermaket, disana ada sebuah toko dessert.”


Toko dessert……


Raut wajah Shen Qiao langsung berubah begitu mendengar kata dessert.


“Tenanglah, juga ada lainnya selain dessert.”


Shen Qiao ikut bersamanya naik ke toko dessert di lantai 3, Han Xueyou memesan banyak sekali makanan enak, Shen Qiao melihat-lihat dan memesan segelas jus segar.


Keduanya duduk.


“Maaf, aku ingin menjengukmu saat kamu masuk rumah sakit saat itu, tapi kamu masih pingsan, jadi aku tidak menganggumu.”


Shen Qiao terkejut mendengarnya, dia hanya melihat Ye Moshen saat terbangun hari itu, tidak tahu kalau Han Xueyou juga datang, dia merasa aneh setelah mendengar perkataannya.


“Kamu juga datang hari itu?”


“Benar.” Han Xueyou mengangguk: “Teman baikku masuk rumah sakit, tentu aku harus menjenguk kesana.”


Shen Qiao tersenyum: “Aku tahu, hanya kamu yang paling baik padaku.”


Han Xueyou: “Sebenarnya aku mengajakmu keluar karena ada sebuah hal penting yang ingin kuberitahu padamu.”


Selesai berkata, Han Xueyou melihat kesekeliling, lalu berbisik pelan dihadapannya: “Kami sudah menghubungi arsitek itu.”


Kebetulan pelayan mengantarkan segelas jus, Shen Qiao yang awalnya terlihat tenang langsung terkejut mendengarnya, lalu berdiri dan bertabrakan dengan pelayan.


Prang!

__ADS_1


“Ah, maaf!”


Gelas kaca terjatuh dilantai dan langsung hancur, Shen Qiao tersiram jus semangka merah itu.


Pelayan mengira itu salahnya dan ketakutan sambil terus minta maaf: “Maaf, maaf, aku bukan sengaja.”


Raut wajah Han Xueyou berubah dan berdiri: “Kamu ini kenapa? Ceroboh sekali.”


Shen Qiao menahan Han Xueyou dan berkata pelan pada pelayan itu: “Tidak apa-apa, aku yang berdiri terlalu cepat, tidak ada hubungannya denganmu, tapi bisakah kamu mengambil tisu untukku?”


Pelayan terpaku sebentar dan mengangguk, dia membalikkan badan dan segera mengambil tisu untuk Shen Qiao, dia kembali bersama manajer toko dan terus minta maaf padanya.


“Nona-nona, sungguh maaf, pelayan ini baru bekerja dan ceroboh sudah mengotori pakaian anda, begini saja, makanan anda hari ini tidak perlu dibayar, anggap saja ini ganti rugi dari toko kami pada nona-nona.”


Dress Shen Qiao dibeli oleh Ye Moshen, manajer toko pandai melihat dan langsung sadar kalau pakaian itu mahal sekali.


Apalagi Han Xueyou memakai pakaian bermerek, manajer toko tidak berani menyinggung orang ini dan lebih baik segera minta maaf dan ganti rugi.


Han Xueyou mengedipkan mata: “Ingin mengusir kami dengan sedikit makanan ini, apa dress temanku dirusak begitu saja?”


Raut wajah manajer toko berubah: “Lalu para nona ingin bagaimana mengatasinya?”


“Maaf!” Pelayan segera berdiri keluar dan minta maaf pada Shen Qiao: “Aku sungguh tidak sengaja, mohon kalian maafkan aku kali ini.”


Shen Qiao sedang mengambil tisu mengelap noda semangka di pakaiannya, dia mendengarnya dan melihatnya: “Bukankah aku sudah bilang? Ini salahku, Xueyou, jangan persulit mereka lagi.”


Han Xueyou mendengus: “Bukankah aku melampiaskan kekesalanmu? Nampan dipegang dengan tidak mantap, apakah bisa selesai dengan minta maaf dan mengratiskan dessert? Dessert ini bernilai berapa? Cih.”


“Sungguh minta maaf.”


“Sudah tidak apa-apa, kalian pergi sibuklah.” Shen Qiao berkata pada mereka.


“Sungguh terima kasih.” Gadis itu menatap Shen Qiao dalam-dalam dan terrlihat sungguh bersyukur.


Setelah mereka pergi, Han Xueyou berkata: “Kamu ini kenapa? Kamu tidak mempermasalahkan dress yang dikotori sampai begini?”


“Sungguh aku yang salah.” Shen Qiao menjelaskan pelan: “Tadi aku sedikit panik maka berdiri dan menabraknya, bisa dibilang aku sudah merusak gelas mereka.”


Han Xueyou mendengus dan tidak perduli padanya.


Tapi tiba-tiba dia teringat sesuatu dan tersenyum simpul sambil berkata: “Kenapa kamu langsung panik, apakah kamu gembira karena sudah mau menemukan pria itu?”


Shen Qiao: “……Kamu jangan sembarangan bicara.”


Han Xueyou menyipitkan matanya: “Sebenarnya kamu sudah tidak tahan pada Ye Moshen dan ingin cepat meninggalkannya kan?”


Tidak tahan pada Ye Moshen dan ingin cepat meninggalkannya?

__ADS_1


__ADS_2