Istri Kedua Tuan Ye

Istri Kedua Tuan Ye
Bab 90 Perubahan Mendadak


__ADS_3

Shen Qiao kembali tersadarkan lagi pikirannya, lalu melihat Han Xueyou menjelaskan dengan gelisah untuk dirinya, lalu dia mengeluarkan senyuman yang menenangkan pihak lain itu.


“Aku tidak menyalahkan kamu, aku hanya sedang memikirkan mengenai masalah ini.”


“Kenapa? Han Xueyou menatapnya cemas, lalu mengulurkan tangannya untuk menggenggamnya: “Apa kamu khawatir bila kamu tidak bisa menemukannya? Qiao Qiao, kamu tenang saja, aku pasti akan menemukan pria itu untukmu, pasti!”


Melihat dia yang berjanji padanya, Shen Qiao tak bisa menahan senyumannya: “Xueyou, mengapa kamu begitu bodoh. Ini jelas-jelas urusanku, tapi kamu yang selama ini terus berusaha untukku.”


“Karena kita ini adalah teman akrab. Hanya saja….” Han Xueyou tiba-tiba teringat sesuatu, lalu berhenti sesaat dan bertanya dengan suara yang pelan: “Qiao Qiao, kita akan selamanya menjadi teman akrab bukan?”


Shen Qiao menganggukkan kepalanya: “Tentu saja.”


“Kalau begitu…. Jika suatu hari nanti, aku melakukan sesuatu yang bersalah padamu, apa kamu mau…. Memaafkan aku?”


Apa? Shen Qiao tidak langsung menjawabnya: “Bersalah karena urusanku?”


“Ini, terkadang…. Kamu tahu aku ini orang seperti apa. Terkadang aku melakukan sesuatu dengan ceroboh. Mungkin karena tidak berhati-hati aku melakukan kesalahan. Jika ada saat itu…. kamu harus memaafkan aku!”


Shen Qiao: “…. Dari mana kamu membuat kesalahan, sudah bertahun-tahun lamanya aku juga tidak pernah menyalahkanmu. Lagipula, kamu sudah membantuku banyak sekali, seharusnya aku berterima kasih padamu.”


“Aduh, untuk apa kita bicara seperti ini? Masalah yang belum terjadi sebaiknya dibahas nanti saja. Kamu mau makan segigit kuenya tidak?”


Shen Qiao: “Tidak!”


Kedua orang itu berdebat di dalam kafe itu, lalu setelah selesai makan barulah mereka pergi. Han Xueyou menawarkan dirinya untuk mengantar Shen Qiao pulang ke rumah. Ketika dia tiba di pintu depan rumah keluarga Ye, dia mengedipkan matanya dan berkata: “Qiao Qiao, perlu aku antar sampai ke atas?”


Setelah mendengar ini, Shen Qiao berpikir sejenak lalu menggelengkan kepalanya: “Tidak perlu. Hari sudah larut malam, bahaya juga jika kamu mengendarai sendiri. sebaiknya kamu pulang dulu saja hari ini.”


Han Xueyou terlihat kecewa dan mulutnya terlihat cemberut.


“Baiklah, sampai jumpa besok.”


Setelah Han Xueyou pergi, Shen Qiao kembali ke rumah keluarga Ye dengan langkahnya yang terasa ringan. Ketika dia baru mau naik ke atas, pelayan menghentikannya.


“Nona kedua, Tuan Kakek Ye ingin menemuimu.”


Mendengar Tuan Kakek Ye, tubuh Shen Qiao yang mungil itu tanpa disadarinya gemetar, “Aku tahu, aku akan segera ke sana.”


Ketika dia sampai di ruang belajar, awalnya masih mengira bila Kakek Ye akan mengajarinya lagi, atau ada sesuatu yang ingin diberitahu olehnya untuk dilakukan. Ketika dia masuk ke dalam, dia melihat Kakek Ye menatapnya sambil tersenyum. Wajahnya yang biasa terlihat serius dan mengerikan itu terlihat jauh lebih baik saat ini, membuat orang tidak terlalu merasa ketakutan.

__ADS_1


“Tuan…. Kakek?”


“Shen Yue, kamu sudah datang.” Kakek bangkit berdiri dan pergi menuju ke meja di samping meja teh dan duduk di sana. Kemudian dia menunjuk ke arah sisi lainnya: “Duduklah di sini.”


Shen Qiao merasa bingung dengan perubahan yang tiba-tiba ini, tapi dia dengan patuhnya berjalan menghampirinya dan duduk di depannya, “Tuan Ye? Anda mencari aku…. Ada urusan apa?”


“Shen Yue, kamu sudah menikah dengan Moshen. Mengapa kamu masih memanggilku dengan tuan?”


Mendengar ini, Shen Qiao hening sesaat. Sebelumnya memanggilnya dengan tuan seperti itu dia juga tidak bereaksi bukan?


“Seharusnya panggil kakek saja.”


Shen Qiao terkejut, matanya juga terbuka lebar tanpa disadarinya. Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa sikap Kakek Ye kepadanya berubah sangat banyak?


“Kakek Ye, aku….”


“Tak lama setelah kamu tiba di rumah keluarga Ye, jika ada sesuatu yang kamu tidak terbiasa, beritahu kakek saja sebanyak mungkin, atau jika kamu memerlukan sesuatu, kakek juga bisa membantumu.” Bicara sampai sini, Kakek Ye tiba-tiba mengeluarkan kartu banknya, dan meletakkannya di depan Shen Qiao: “Aku tahu mengenai situasi keluarga Shen, kamu juga bekerja sangat keras. Ini ada sedikit uang saku kakek berikan untukmu.”


Tidak! Ini sangat tidak benar!


Shen Qiao tiba-tiba bangkit berdiri dengan tegak sambil mengucapkan: “Kakek, aku tidak bisa menerima uangnya. Saat ini aku sudah mendapat gaji dari Moshen sebagai asistennya.”


Shen Qiao mencubit ujung pakaiannya sendiri, ekspresi wajahnya terlihat sedikit pucat.


“Kakek, sebenarnya ada urusan apa…. yang ingin dibicarakan denganku?”


Kakek Ye bangkit berdiri, meraba-raba dagunya sambil tersenyum melihatnya.


“Kamu memang anak pintar.”


Dalam hati Shen Qiao seperti berdebar kencang.


Tentu saja! Pasti ada maksud tersembunyi dibalik tawarannya ini!


“Jadi begini, terakhir kali temanmu itu yang merupakan putri dari keluarga Han, siapa nama dia?”


Shen Qiao menggigit bibirnya dan tidak mengucapkan sepatah katapun.


“Anak itu sangatlah baik, Shen Yue. Kamu sangat dekat dengannya bukan?”

__ADS_1


Shen Yue, saat ini dia adalah Shen Yue…. Shen Qiao memejamkan matanya, lalu dengan gelisah mengatakan: “Lu, lumayan.”


“Bagaimana kalian bisa kenal satu sama lain?”


Tangan Shen Qiao gemetaran, dia hampir melangkah mundur, namun sebelum dia sempat bergerak, Kakek Ye berbicara lagi melalui mulutnya itu.


“Di keluarga Ye ini hanya ada Moshen dan Linhan. Moshen sudah menikah denganmu, nantinya aku tidak ada urusan lagi dengannya, tapi Linhan sudah cukup tua dan masih belum menemukan wanita yang cocok. Aku lihat gadis dari keluarga Han itu lumayan….”


Setelah mendengar ini, Shen Qiao akhirnya mengerti bila ternyata Kakek Ye ingin menjodohkan Ye Linhan dengan Han Xueyou.


Tapi…. Apa Han Xueyou bisa menyukai Ye Linhan? Atau apa mungkin Ye Linhan bisa suka dengan Han Xueyou? Tanpa disadarinya, Shen Qiao merasa bila tidak mungkin bisa. Dia sudah mengenal Han Xueyou cukup lama. Xueyou tidak akan bisa menyukai Ye Linhan.


Dulu saat masih masa-masa sekolah, Han Xueyou suka dengan semacam orang yang suka menindas, tapi tidak peduli mau setampan apapun murid-murid itu, dia tidak akan tertarik melihatnya, melainkan dia akan mengejar penindas di sekolah lainnya.


Meskipun tidak berhasil pada akhirnya.


Tapi Shen Qiao tahu bila Ye Linhan dan Han Xueyou tidaklah cocok untuk satu sama lain.


“Kakek, mungkin…. Tidak bisa.”


“Apa?” Tatapan Kakek Ye tiba-tiba menjadi mengerikan. Shen Qiao sedikit melangkah mundur sambil menjelaskan dengan suara yang pelan: “Xueyou, dia…. Sudah punya kekasih!”


Tidak ada cara lain selain berkata seperti ini.


“Sudah punya kekasih?” Kakek Ye tercengang pada awalnya, kemudian dia menjawab: “Lalu kalau sudah punya kenapa? Kekasih juga bukan berarti suami. Selama masih belum menikah, dia masih memiliki kesempatan. Kamu bisa seolah-olah membantu kakek untuk tanya ke gadis keluarga Han itu.”


Shen Qiao: “….” Mau dikatakan bagaimanapun juga tetap tidak bisa kah? Dia menggigit bibirnya, “AKu paham, aku akan tanyakan ke dia.”


“Ambilah uang saku ini.”


Shen Qiao tidak berani lagi, tapi tatapan Kakek Ye sangat redup hingga dia tidak akan mempercayai bila dia akan membantu asalkan dia tidak menerimanya. Dengan penuh keputusasaan, Shen Qiao hanya bisa menerima kartu bank itu untuk saat ini, kemudian meninggalkan ruang belajar itu.


Dia lalu dengan gelisah naik ke atas.


Sebenarnya dia juga memiliki alasan mengapa dia tidak mau membiarkan Xueyou untuk bersama dengan Ye Linhan.


Situasi di dalam keluarga Ye ini sangat rumit.


Ye Linhan dan Ye Moshen, dan masih ada Kakek Ye juga, semuanya tidak dalam satu hati. Di sini ada perselisihan antara dua pihak, kalau…. Dia menikah, tidak diragukan lagi sama seperti memasukkannya ke dalam jurang api.

__ADS_1


Dia dan Han Xueyou merupakan teman baik. Bila dirinya sudah masuk ke dalam jurang api ini, dia sama sekali tidak boleh sampai terseret masuk juga!


__ADS_2