
Setelah mereka duduk Xiao Yanmembuka suara: “Aku telah mendengar semua kejadian di ruang rapat, Qiao Qioa kau hebat sekali!”
Pertama kalinya mendengar Xiao Yanmemujinya, Shen Qiao merasa tidak enak hati, dengan kaku berkata: “Tidak hebat, tidak ada apa-apanya.”
“Aku menyangka kau akan dipermalukan sampai menangis, tidak disangka hari pertama di sana kau sudah berani membalas mereka, malah membalasnya dengan sempurna, sekarang dapat diperkirakan pengurus itu dan mereka yang ingin melihatmu dipermalukan pasti sedang kesal setengah mati.”
Sheng Qiao: “…” Dengan khawatir ia berkata: “Sekarang di dalam perusahaan banyak orang yang ingin melihatku dipermalukan, jika kau masih berteman denganku, kau akan terseret juga.”
Dengan suara keras Xiao Yanmenjawabnya: “Tidak apa-apa, aku berada Departemen Keuangan, lagipula ayahku pengurusnya, mereka tidak akan berani macam-macam terhadapku.”
Shen Qiao : “Masih ada saja hal seperti ini?”
“Benar, kau tahu tidak gaji semua karyawan perusahaan ini aku yang bagikan, ha ha ha.”
Shen Qiao agak mengerti sekarang, rupanya Xiao Yanmenganggap dirinya adalah pemberi makan semua orang.
“Walaupun aku tidak sembarangan memotong gaji mereka, tetapi aku bisa mengurangi gaji mereka, kau tahu tidak di besar banyak karyawan yang menerima gaji bulanan, setiap bulan mereka menunggu hari menerima gaji, jika aku menunda satu dua hari, mereka pasti akan menangis.”
Shen Qiao: “Hebat sekali”
“Jadi selanjutnya akan melindungimu, jangan terlalu khawatir lagi”
Setelah mereka berdua selesai makan, Shen Qiao kembali ke tempat duduknya lagi, komputernya sudah agak tua, jadi ia memerlukan sedikit waktu untuk memperbaikinya.
Masih belum beranjak dari tempat duduknya ia mendengar langkah kaki di belakangnya.
Ia mengangkat alisnya menoleh dan melihat Xu Liao berjalan ke arahnya, di tangannya memegang segelas kopi, menaruhnya di hadapan Shen Qiao, “Itu…Siapa namamu tadi?”
Xu Liao baru sadar bahwa ia tidak mengetahui nama Shen Qiao, karena ia baru saja diturunkan pangkatnya, yang dijalankan bukan prosedur yang standar, orang bilang pindah ia pun pindah, jadi masih belum ada berkas yang diarsipkan.
Shen Qiao melihat kepadanya sejenak, tidak menjawa pertanyaannya, hanya memandang kopi yang ada di hadapannya.
“Pengurus ada apa mencariku?”
Pengurus menggosokkan tangannya, sambil tertawa ia berkata: “Kau tidak menyebut namamu juga tidak apa-apa, kao orang baru, panggil kau Xiao Ni saja.”
Shen Qiao: “…..”Apa hubungan Xiao Ni dan dia sebagai pendatang baru?
“Panggil saja aku Xiao Shen.”
__ADS_1
Ia tidak mau memberitahukan namanya kepada orang yang pandangannya jahat ini, orang yang tadinya berusaha mencelakainya.
“Xiao Shen? Xiao Shen nama yang bagus!” Xu Liao tersenyum simpul berjalan maju selangkah, menunjuk ke kopi dalam gelas: “Aku sengaja membawakannya untukmu, minumlah!”
Shen Qiao: “Pengurus, ada mencariku?”
“Bukan masalah besar,.” Kata Xu Liao menggosok-gosokkan tangannya, dan maju beberapa langkah lagi, ekspresi wajah Shen Qiao berubah sedikit, mundur beberapa langkah untuk menjaga jarak dengannya, melihat pandangan matanya yang kasar, Shen Qiao pun mengerti apa yang dipikirkan pengurus itu.
Ia berdiri agak jauh, berkata dengan suara dingin: “Jangan mendekat!”
Mendengar bentakannya Xu Liao tetap berdiri di kejauhan, tetapi tidak marah, hanya saja matanya tidak henti-hentinya memandang ke lengannya yang putih dan pinggangnya yang langsing, sorot matanya bergairah.
“Sebenarnya, Xiao Shen, kau telah diturunkan ke departemen ini, sebelumnya kau telah membuat tersinggung banyak orang? Sepertinya banyak orang yang ingin melihat kau dipermalukan, apakah kau kenal Qiang Wei yang di berada di Departemen Perencanaan itu? Sebelum kau datang, dia memintaku untuk mengawasimu, kau mengerti dengan maksudku, bukan?
Shen Qiao diam.
Xu Liao melanjutkan lagi: “Tetapi aku kira perbuatan mereka itu tidak tepat, bagaimana mungkin mereka bisa punya keinginan untuk mencelakai gadis manis sepertimu? Apakah karena mereka menyukai Direktur Ye tetapi tidak bisa mendapatkannya, tetapi kau malah mempunyai kesempatan berdekatan dengannya? Benar-benar tidak sepantasnya berbuat demikian.”
Kata-katanya membuat Shen Qiao mengerutkan alisnya: “Apa yang sebenarnya ingin kau katakan?”
“Aku ingin melindungimu, aku tidak mendengar kata-kata Qiang Wei, kejadian tadi pagi murni di luar dugaan, tetapi Xiao Shen, aku jamin kejadiaan seperti itu tidak akan terjadi lagi kelak.”
Xu Liao berhenti, berdiri di tempatnya dan tertawa paksa.
“Xiao Shen, pernahkah kau mendengar perkataan orang pintar mengerti dengan keadaannya? Sekarang kau sudah diturunkan ke departemenku, hanya aku yang dapat melindungimu, kelak kau tidak akan mengalami perlakuan buruk lagi, apakah itu tidak baik bagimu?”
Melihat Shen Qiao tidak menggubrisnya, Xu Liao melanjutkan usaha untuk menyesatkannya: “Walaupun aku tidak sebanding dengan presiden direktur, tetapi bagaimana pun presiden tidak menginginkanmu lagi, lebih baik kau bersamaku, walaupun presiden lebih berkuasa dan lebih kaya daripada aku, aku jamin aku tidak akan sembarangan mencampakkanmu, bagaimana menurutmu?”
Shen Qiao: “…..”
Tidak disangka maksudnya ternyata ini.
“Xiao Shen, kau pikirkan lagi baik-baik, orang pintar mengerti dengan keadaannya, tapi aku tidak memaksamu, beri waktu dua hari untukmu memikirkannya.”
Setelah berkata demikian, tanpa menunggu Shen Qiao membuka suara, Xu Liao membalikkan badan dan langsung meninggalkannya.
Setelah ia pergi, di bawah kesadarannya Shen Qiao memandang sinis, apakah bapak tua ini sudah gila? Menjadi simpanan Ye Mo Shen saja ia tidak mau, mana mungkin ia akan berpikir menjadi simpanannya?
Dikarenakan Xu Liao telah menghabiskan waktunya beberapa lama di sini, Shen Qiao tiba-tiba merasa udara di ruangan itu menjadi keruh.
__ADS_1
Ia tidak ingin berlama-lama berada di ruangan itu, ia segera membereskan barang-barangnya dan segera pergi dari sana.
Belum sampai saatnya waktu kerja, ia mencari Xiao Yanuntuk mengobrol.
Shen Qiao langsung menuju ke Departemen Keuangan, dalam perjalanannya ia menerima pesan dari Han Xue You, ia meminta Shen Qiao pergi ke sisi jalan yang menuju ke perusahaan itu, ia akan lewat di sana dan membawakannya hadiah.
Melihat Xiao Yanbelum keluar, Shen Qiao pun turun ke bawah.
Kemudian berdiri di sisi jalanan, mobil Han Xue You pun mendekat.
Han Xue You membuka pintu mobil, menyerahkan sebuah bungkusan kepadanya.
“Qiao Qiao, aku khusus membelikannya untukmu, nanti malam saat kau pulang baru membukanya.”
“Mengapa tiba-tiba membelikanku barang?” Shen Qiao memandang tidak mengerti ke bungkusan itu, kelihatannya adalah barang yang mahal, dan tidak tahu barang apa itu.
Pandangan Han Xue You agak menghindar, dengan kaku ia tertawa: “Kenapa? Saat aku membeli barang itu aku teringat padamu, tidak bolehkah? Jadi aku membawakannya untukmu, kau menolaknya?
“Tidak bermaksud menolak.” Shen Qiao melihatnya sekilas: “Kau tahu bahwa aku tidak akan mungkin menolakmu, kau secara khusus mengantarnya untukku.”
“Bukan apa-apa, kelak aku akan terus berusaha bersikap baik padamu, Qiao Qiao.”
Shen Qiao: “….mengapa? Apakah kau telah melakukan kesalahan di belakangku?”
Wajah Han Xue You menjadi pucat, dengan segera memberi penjelasannya: “kau bicara apa? Aku Han Xue You telah melakukan kesalahan di belakangmu? Qiao Qiao, kau sudah semakin tidak mempercayaiku sekarang, hm?”
“Tidak, terima kasih.”
“Hm, siapa yang menginginkan terima kasihmu, aku pergi dulu.”
“Qiao Qiao!”
Suara Xiao Yanterdengar dari belakangnya, Shen Qiao membalikkan badan dan melihat Xiao Yansedang menuju ke tempatnya.
“Temanmu?” Han Xue You melihat Xiao Yandari kejauhan dan bertanya.
Shen Qiao mengangguk: “Seorang teman yang cukup baik di perusahaan.”
“Baiklah, dua hari lagu baru datang mencarimu.”
__ADS_1
Han Xue You meninggalkan tempat itu bertepatan dengan Xiao Yantiba di sana sambil memandang kepergian Han Xue You, ia berkata: “Bukankah dia adalah wanita yang penampilannya seperti wanita nakal yang aku lihat di WeChat itu?”