
Shen Qiao ikut Ye Moshen berjalan masuk ke dalam.
Ye Linhan juga ada di dalam sana, ketika dia melihat Shen Qiao, bahkan sempat menunjukkan senyuman yang tulus padanya, meskipun perasaannya Shen Qiao tidak begitu bagus, tetapi menghadapi senyuman itu, dia pun sulit untuk tidak memberikan respon padanya, kesedihan di dalam hatinya pun sempat menghilang sedikit, kemudian dia juga senyum ke arah Ye Linhan.
Komunikasi kecil itu, terlihat oleh Ye Moshen.
Oleh karena itu, hawa dingin dari tubuhnya itu kembali terasa!
Han Qing dan Su Jiu juga sudah tiba, lalu mereka dijemput oleh Ye Linhan, jadi ketika Shen Qiao melihat Ye Linhan, tentu juga bisa melihat Han Qing dan Su Jiu yang duduk di sampingnya Ye Linhan.
Seperti kemarinnya, Han Qing masih duduk dengan tenang di sana, dia seperti tidak melihat siapapun saja.
Dia menundukkan kepala dan melihat berkas di depan matanya, sampai Shen Qiao melihat ke sana, sepertinya dia mulai mengetahui, lalu matanya itu berpas-pasan dengan tatapan matanya Shen Qiao, kemudian perlahan-lahan menganggukkan kepala ke arah Shen Qiao.
Shen Qiao juga menganggukkan kepala ke arahnya, kemudian menganggukkan kepala ke arah Su Jiu.
Ye Moshen melihat semua itu.
Hmm, sungguh wanita yang sangat dihormati.
Sampai di manapun, ada saja orang yang menyapanya, di dalam hatinya pasti merasa sangat puas sekali.
Setelah duduk di kursinya, Ye Moshen langsung memerintahkannya: “Kopi.”
Shen Qiao menganggukkan kepala: “Aku akan siapkan.”
Selesai bicara, dia melangkahkan kakinya untuk berjalan keluar, semua kopi yang harus ada di hadapan peserta rapat, semuanya dia yang siapkan sendiri, bahkan tidak ada orang lain yang membantunya, Shen Qiao sungguh sangat menguras tenaganya.
Sampai dia masuk ke dalam membawa kopi-kopi itu semua, rapatnya sudah dimulai, di dalam sana ada orang yang pidato, Shen Qiao tidak boleh bersuara sama sekali, lalu dia pun secara perlahan-lahan menghidangkan kopi itu di depan semua peserta rapat.
Ye Linhan melihat dia sangat kelelahan seperti itu, ketika dia mendekatinya, dia pun membantunya untuk menyambut gelas kopi itu, Shen Qiao menatapnya dan berterima kasih padanya, kemudian dia lanjut menaruh gelas kopi itu sampai ke hadapannya Han Qing.
Han Qing melihat tangannya yang putih mulus itu, bagaikan giok yang sangat mengkilau dan bersih.
Di dalam ingatannya, ketika dia masih kecil sekali, ibunya juga ada tangan seperti itu, bahkan saat itu ibunya membuka buku-buku cerita yang ada, untuk menceritakan suatu cerita yang menarik.
Terakhir bahkan menggunakan tangan mulusnya itu untuk mengelus kepalanya.
“Han Qing, jika ada kesempatan menemukan adikmu, kamu harus baik-baik bersikap padanya.”
Setelah ibunya meninggal, Han Qing terus giat dalam bekerja agar bisa menjadi orang dewasa yang baik.
__ADS_1
Dua tahun lalu, dia pun menemukan adik perempuannya yang sempat ibunya katakan itu, tetapi… dia merasa dalam hatinya begitu hampah, dia merasa dirinya masih belum bisa mewujudkan harapan ibunya itu.
Sampai hari ini, kemunculan Shen Qiao membuat hatinya menjadi semakin galau saja.
Karena Shen Qiao selalu baik sengaja maupun tidak sengaja, membuat dia teringat dengan kejadian masa lalunya, seperti membuat dia berkhayal akan suatu hal.
Dia pasti adalah adik perempuan yang selama ini di acari.
Sepertinya setelah rapat ini selesai, harus meminta Su Jiu untuk memeriksa latar belakangnya Shen Qiao.
Su Jiu dengan ekspresi yang aneh melihat ke arah Shen Qiao, tidak disangka dia sendirian melakukan hal ini semua, lalu ditambah sikapnya Ye Moshen yang seperti itu padanya, Su Jiu pun teringat dengan kejadian kemarin saat berada di rumah makan.
Lalu di dalam hatinya berpikir: “Pria sungguh adalah orang yang tidak berperasaan!
Piak!
Ketika Shen Qiao untuk kedua kalinya membawa masuk kopi-kopi itu, Ye Linhan sungguh tidak tahan lagi melihatnya, ketika Ye Linhan baru mau berdiri dan ingin membantunya, Han Qing pun langsung memberikan kode mata pada Su Jiu.
Su Jiu sudah lama sekali ikut dengan Han Qing, tidak lama kemudian langsung paham, lalu segera berdiri dan berlari ke arah Shen Qiao untuk membantunya, dengan suara kecil berkata: “Aku bantu kamu ya.”
Shen Qiao menatap matanya, lalu berkata: “Terima kasih ya.”
Suara itu membuat rapat sempat terhenti sejenak.
Wajah para peserta rapat terlihat terkejut, siapapun tidak sadar sebenarnya apa yang terjadi.
Tatapan mata dinginnya Han Qing tertuju padanya, dia berkata: “Apakah pegawai di perusahaan Anda tidak cukup? Begini bisa membuatku merasa ragu, jika nanti bekerja sama dengan Anda, apakah perusahaan tersebut bisa membuat Grup Han menjadi lebih maju.”
Ye Moshen bersikap dingin: “Sebagai Perusahaan ternama di Kota Beicheng ini, kita selalu melakukan yang terbaik.”
Shen Qiao mendengar itu dari samping, lalu perlahan-lahan mengerutkan keningnya.
Lagi-lagi, Ye Moshen sungguh gegabah sekali, jelas-jelas ingin kerjasama dengan Grup Han, tetapi apakah tidak bisa menahan sedikit?”
Shen Qiao juga tidak tahu diri sendiri kenapa, jelas sudah ditindas seperti itu oleh Ye Moshen, tetapi dia masih terus membantu Ye Shi untuk berpikir sesuatu.
Apakah karena dia berada di mana, lalu pikiran akan ikut di sana?
Rapat itu pun kemudian terhenti sejenak, baru berlangsung setengah jalan, tiba-tiba terjadi kejadian aneh seperti itu.
Apakah kali ini Han Zong dan tuan akan ribut besar? Karena apa??
__ADS_1
“Benarkah? Kalau begitu mohon perusahaan Anda untuk membuktikannya.”
Rapat itu selesai lebih awal, lalu hal yang membuat orang kaget adalah, kerjasama itu tetap berjalan, Ye Moshen dan Han Qing tidak terlalu memikirkan hal yang terjadi itu, bahkan ketika menandatangani kontrak itu, mereka berdua masih sempat berjabat tangan.
Ketika rapat selesai, Shen Qiao mendengar ucapan beberapa orang.
“Han Zong dan Ye Zong kita sungguh keren, tidak disangka kontrak kerja itu masih bisa berjalan dengan baik, aku kira proyek kali ini akan menjadi kacau dan tidak jadi dilakukan.”
“Tidak mungkin, meskipun Ye Zong cacat, tetapi otaknya sangat bagus sekali. Semua hal baik yang menguntungkan, dia tahu dengan jelas, kamu lihat saja ekspresinya Han Qing, terlihat jelas jika dia adalah anak muda yang juga hebat dalam melakukan sesuatu, beruntung mereka bisa menyampingkan masalah pribadi.”
Setelah Han Qing dan Su Jiu pergi, Su Jiu tidak tertahankan untuk berkata: “Han Zong, seharusnya hari ini Anda tidak perlu untuk membantu nona itu.”
Mendengar itu, Han Qing sempat mengerutkan keningnya.
Su Jiu lanjut berkata: “Kalian berdua pasti merasa sedikit canggung, Han Zong biasanya tidak seperti itu, kenapa hari ini…”
Ucapannya Su Jiu masih belum selesai diucapkan, lalu terdengar suaranya Han Qing: “Su Jiu, kamu pergi periksa data yang berkaitan dengan Shen Qiao, semuanya.”
Su Jiu terdiam sejenak.
“Cepat ya.” Han Qing menyampaikan pesannya lagi.
Su Jiu barulah merespon, “Baiklah, aku sudah tahu.”
Di dalam hatinya sangat penasaran, Han Qing pertama kali sampai begitu tertariknya pada seorang wanita, apakah dia jatuh cinta pada Shen Qiao? Tetapi… Shen Qiao itu ada kelebihan apa ya? Tidak salah dia sangat cantik sekali, bahkan sangat tegar, bahkan kedua matanya juga sangat indah, membuat orang merasa senang melihatnya.
Tetapi meskipun seperti itu, juga tidak mungkin sampai membuat Han Zong kehilangan kendali seperti itu.
Sebenarnya kenapa ya?
Shen Qiao melihat yang lainnya, lalu pergi, dia juga bersiap-siap untuk keluar dari ruang rapat, tetapi tidak disangka Xiao Su mengejarnya: “Asisten Shen, tuan meminta kamu untuk membereskan semua gelas kopi yang ada di sini.”
Mendengar itu, Shen Qiao mau tidak mau berbalik badan, kemudian membereskan semua gelas-gelas yang ada di meja itu.
Ye Linhan masih belum meninggalkan ruangan itu, melihat dia begitu sibuk, lalu segera mendekatinya dan membantu dia.
“Kenapa Ye Moshen tidak memerintahkan orang lain untuk membantu kamu?”
“Hmm…” Shen Qiao berjalan mundur dua langkah: “Wakil presiden Ye.”
Dia ingat ucapan Ye Moshen, harus menjaga jarak dengan Ye Linhan.”
__ADS_1