
“Dia seharusnya pergi kearah Grup Lu.”
Tatapan Ye Moshen menjadi gelap, kemudian tersenyum mencemooh.
“Benar-benar tidak tahu takut.”
“Tuan Mudah Ye, Lu Xunchang bukan orang baik, apakah kita perlu……”
“Tidak perlu.” Ye Moshen memotong perkataan dia, kemudian dengan dingin berkata, “Dia sendiri yang pergi ke sana, hanya perlu lihat seberapa kuat dia.”
“Tapi!” Xiao Su dengan panik berkata, “Marga Lu begitu genit, jika……”
Ye Moshen menyipitkan matanya yang seram, “Itu juga pilihan dia sendiri!”
Xiao Su, “……”
**
Grup Lu.
“Xun Chang, semalam kamu bilang mau datang mencariku, tapi aku menunggu sangat lama kamu juga tidak datang, apakah kamu tidak mencintai aku lagi?” Wanita memakai baju yang seksi ini mendekati Lu Xunchang, sepasang tangan juga meraba di lehernya.
Lu Xunchang tertawa memeluk wanita ini, “Sayang, semalam aku ada urusan, sangat sibuk, malam ini aku akan ke sana.”
“Benar? Kamu jangan bohongi aku.”, kata wanita itu dengan tidak senang, lalu menonjolkan mulut seperti meminta ciuman.
Tatapan Lu Xunchang juga gelap, kemudian memegang erat pinggang wanita lalu menundukkan kepalanya.
“CEO Lu.”, ujar seorang wanita dengan nada lembut.
Gerakan Lu Xunchang juga berhenti dan wanita yang dalam pelukannya terganggu, menjadi tidak senang dan menengadahkan kepalanya melihat ke arah sana.
Shen Qiao memegang erat tasnya, dan dengan malu berdiri melihat mereka.
Mengganggu urusan orang, memang hal yang kurang baik.
Tapi dari ajaran waktu itu memberitahu Shen Qiao, jika dia tidak memanggil Lu Xunchang, maka mereka akan melakukan hal yang mengerikan di depannya, dia bisa tidak melihat, tapi dia tidak ada banyak waktu untuk menunggu di sini.
Lu Xunchang melihat dia, juga menyipitkan mata, “Oh, kamu ya.”
“Sayang, kamu kenal dia?”, kata wanita itu sambil melihat Shen Qiao, tatapan seperti melihat musuh penuh dengan kewaspadaan.
Wanita bagi Lu Xunchang adalah barang yang bahaya.
Karena dia terlalu liar dan genit.
__ADS_1
“Apakah mengenalnya?”, kata Lu Xunchang dengan tersenyum melihat Shen Qiao, “Nona, kita kenal tidak?”
Shen Qiao sudah menebak kali ini pasti tidak akan lancar, dia sudah melakukan persiapan, mendengar pertanyaan Lu Xunchang ini, dia juga mengeluarkan kartu namanya dari dalam tas lalu memberikan kepada Lu Xunchang, “Aku adalah asisten CEO Ye dari Grup Ye, namaku Shen Qiao.”
Wanita itu dengan tidak senang berkata, “Jika Grup Ye, maka untuk apa datang ke Grup Lu?”
Shen Qiao tersenyum, “Tentu saja mencari CEO Lu untuk membahas masalah.”
Suaranya tidak takut, ekspresinya juga tidak banyak hanya dengan tenang melihat Lu Xunchang.
Lu Xunchang melirik dia sejenak kemudian tersenyum dingin, “Bahas kerja sama, apakah kamu pantas? Ingin aku menyetujui kerja sama, biarkan Tuan Muda Ye datang ke sini mencari aku.”
“Kaki Tuan Muda Ye tidak nyaman, mohon pengertian CEO Lu.”
Shen Qiao tanpa ekspresi katakan.
Lu Xunchang menatap dia sejenak, mendadak berkata pada wanita yang dalam pelukannya, “Kamu pulang dulu.”
Wanita itu dengan marah berkata, “Xun Chang, kamu antar aku pulang.”
“Patuh sedikit.”, kata Lu Xunchang dengan serius dan sikapnya juga berubah.
Tangan wanita gemetar sebentar, hanya dengan bodoh melihat dia, Lu Xunchang mengelus kepala dia berkata, “Aku paling suka wanita yang patuh.”
“Kalau begitu aku pulang dulu.”
Shen Qiao tidak merubah ekspresinya.
Menunggu orang itu sudah pergi, Lu Xunchang baru mengeluarkan kunci mobil, “Naik mobil untuk membahasnya.”
Mendengar ini, punggung Shen Qiao juga menjadi dingin, dia menggigit gigi dan berkata, “CEO Lu, di luar ada kedai kopi, aku merasa di sana sangat cocok untuk kita.”
“Hei, kamu mencariku untuk membahas masalah, seharusnya aku yang menentukan tempatnya kan?”, kata Lu Xunchang, kemudian berjalan ke depan seolah-olah ingin memeluk Shen Qiao, ekspresi Shen Qiao juga berubah, mundur ke belakang, “CEO Lu ingin ke mana?”
“Naik mobil dulu.”
Shen Qiao hanya berdiri tegak, tidak bergerak.
Namun yang dia tidak tahu, semakin dia bersikap normal begini, Lu Xunchang semakin ingin melihat dia tidak normal atau menggodanya sampai panik.
Sudah berapa lama tidak bertemu dengan wanita yang menarik?
Sejak dia ada uang, sudah tidak ingat jelas lagi.
Shen Qiao menggigit bibir, menengadahkan kepalanya melihat dia, “Asalkan aku naik mobil, apakah Ceo Lu pasti akan bekerja sama dengan Grup Lu?”
__ADS_1
Lu Xunchang tersenyum, “Ini melihat dari ketulusanmu.”
Shen Qiao juga mengerutkan alisnya.
Di depan adalah jurang, jika dia pergi……
“Naik mobil dulu, aku tidak berencana melakukan apa-apa terhadap kamu, langit belum gelap.”, kata Lu Xunchang sambil mengedipkan mata, membuat Shen Qiao merinding, memang pria yang mengerikan.
Dia berbalik badan ingin pergi!
“Sekarang mau pergi apakah tidak terlambat?”, kata Lu Xunchang sambil mengejar ke depan, “Aku menyuruh kekasihku pergi demi kamu, apakah Asisten Shen tidak memberi aku muka?”
“Kedai kopi yang di depan perusahaan, terserah kamu mau pergi atau tidak!”
Selesai bicara, Shen Qiao dengan kuat melempar tangan Lu Xunchang, kemudian berjalan keluar dari parkiran.
Badan dia yang tegak ini, juga ekspresi dia yang pasti ini membuat Lu Xunchang kepikiran sesuatu, tatapan melihat ke punggungnya, akhirnya melihat ke pantatnya.
Shen Qiao sudah sampai kedai kopi, memilih tempat yang tidak ada orang duduk, setelah menunggu dua menit baru melihat Lu Xunchang masuk.
CEO suatu perusahaan juga duduk di sampingnya, saat mengulur tangan ingin memeluk dia, ekspresi Shen Qiao langsung berubah, “CEO Lu, tolong kamu sopan!”
Kemudian berdiri dan duduk di depan dia.
Lu Xunchang hanya tertawa, “Kamu ini sebenarnya mencari aku untuk membahas kerja sama atau bukan?”
Shen Qiao memanggil pelayan lalu memesan dua kopi, kemudian berkata, “Masalah malam itu, aku minta maaf padamu!”
“Oh?”, kata Lu Xunchang sambil menggerakkan alis, “Ye Moshen tidak berani datang jadi menyuruhmu?”
“Aku sendiri yang mau datang, tidak ada hubungannya dengannya.”, kata Shen Qiao.
“Jika aku bilang, aku tidak menerima permintaan maafmu?”
Shen Qiao melihat dia, tatapan itu sangat dingin dengan ekspresi wajahnya, benar-benar tidak imut.
Lu Xunchang dulunya melihat wanita yang kaku merasa sangat membosankan, tapi sekarang Shen Qiao memberi dia perasaan yang berbeda.
“Bekerja sama dengan Grup Ye, terhadap Grup Lu tidak termasuk rugi dan ini adalah proyek yang penting, CEO Lu sama sekali tidak ada alasan untuk menolak.”
Saat pelayan mengantar kopi, setelah Shen Qiao berkata terima kasih pada pelayan, dia terus berkata, “Setahu aku, CEO Lu sendiri yang membangun perusahaan, Grup Lu bisa mendapatkan hasil ini sangat tidak mudah, CEO Lu seharusnya tahu jelas. Di Kota Bei, bisa bekerja sama dengan Grup Ye adalah kesempatan yang besar, aku percaya CEO Lu tidak akan melepaskan kesempatan yang baik ini.”
“Analisis kamu benar, aku memang tidak ingin melepaskan kesempatan ini, tapi aku sekarang sudah berubah pikiran, uang sudah aku dapatkan, sekarang aku lebih ingin muka, ingin aku dengan Grup Ye bekerja sama, harus Ye Moshen datang untuk minta maaf padaku.”
“Tidak mungkin!”
__ADS_1
“Kamu kenapa begitu melindungi Tuan Muda Ye? Apakah kalian ada hubungan?”