Istri Kedua Tuan Ye

Istri Kedua Tuan Ye
Bab 9 Wanita Yang Menikah Lagi, Kamu Hamil?


__ADS_3

"Apa yang mau kalian lakukan?" Shen Qiao baru mau berjalan keluar, malah langsung dihentikan oleh mereka.


"Jangan sentuh aku, lepaskan."


Tetapi tidak menunggu Shen Qiao beraksi, salah satu orang langsung maju ke depan mengangkat dia dengan sibuk berjalan keluar, beberapa orang juga ikut dengan cepat.


Semua orang di tempat menjadi bingung, tidak mengerti apa yang sudah terjadi.


***


Grup Ye


"Tuan Muda Ye, sudah ada kabar dari rumah sakit."


Xiao Su tidak peduli bagaimana keadaan di ruang tamu, langsung menyerbu masuk untuk bicara. Ye Moshen sedang melayani seorang tamu yang sangat penting, karena Xiao Su menyerbu masuk dan menaikkan alisnya dengan kesal, dan kemudian menahan karena perkataannya.


"Sudah ada kabar?"


Xiao Di melirik orang itu, menganggukkan kepala dengan serius.


Detik berikutnya, Ye Moshen berkata dengan suara dingin, "Tuan Zhou, sungguh maaf hari ini, saya ada masalah yang sangat penting, selanjutnya saya akan mengutus orang untuk melayanimu."


Setelah selesai bicara, juga tidak peduli dengan orang itu setuju atau tidak, Xiao Si maju ke depan mendorong kursi roda Ye Moshen dan pergi.


Setelah naik ke mobil Ye Moshen mengerutkan keningnya, "Bagaimana keadaanya?"


"Bukanya Tuan Muda Ye menyuruhku mengawasi kabar dari rumah sakit? Barusan ada kabar dari bawahan, ada seorang wanita yang memakai pakaian yang aneh, memakai topi dan masker, siang bolong begini seperti perampok pergi ke spesialis kandungan, dan tidak ada yang menemaninya."


Mendengar sampai sini, Ye Moshen menyipitkan mata dengan bahaya.


Pasti adalah dia!


"Orangnya sudah ditangkap, di Villa Xilong.


***


"Sebenarnya apa yang mau kalian lakukan? Turunkan aku!" Shen Qiao diangkat di bahu orang itu berjalan sepanjang jalan, diguncang sehingga kepalanya pusing, sudah mau muntah.


Untung akhirnya naik ke mobil, tetapi tidak lama kemudian sudah sampai di tempat tujuan, Shen Qiao diangkat lagi, tidak tahu diguncang berapa lama, baru akhirnya di turunkan lagi.


"Kalian, ini adalah penculikan, kuberitahu kalian, aku tidak punya apa-apa, kalian juga jangan berpikir untuk......."


Perkataan yang sudah sampai di ujung bibir, tiba-tiba terhenti setelah melihat orang di depannya.


Shen Qiao dengan tidak percaya melihat orang di depannya.


Ye Moshen?


Mengapa dia bisa di sini?


Xiao Su berdiri dengan belakangnya, melihat tanpa ekspresi, dan mata Ye Moshen sangat dalam seperti malam, tubuhnya mengeluarkan aura dingin yang tak tertandingi.

__ADS_1


Hanya satu tatapan.


Shen Qiao langsung menundukkan kepala.


Untung dia memakai topi, masker dan kacamata, jadi untuk sementara Ye Moshen tidak mengenalinya.


Hanya saja, dia menyuruh orang membawanya kemari untuk apa?


Apakah, dia sudah tahu soal kehamilannya? Jadi tidak bisa membiarkannya.


Memikirkan sampai sini, wajah Shen Qiao berubah total!


Dia awalnya menggantikan Shen Yue menikah kemari, Ye Moshen sudah dengan tidak puas terhadap hal ini, kalau tahu dia telah hamil, pasti akan mengusir dia dari Keluarga Ye.


Memikirkan sampai sini, Shen Qiao mendorong orang-orang itu dan memutarkan badan dan melarikan diri.


"Cepat tangkap dia." Xiao Su melihat keadaan ini, mengeluarkan suara dan berkata.


Ye Moshen mengukur punggung tubuh yang kecil mungil itu, mengingat malam satu bulan lalu, bola matanya sedikit dalam, dengan suara kecil memerintah, "Jangan sampai melukai dia."


Xiao Su terhenti, menganggukkan kepala maju ke depan, "Hati-hati, jangan sampai kalian melukainya."


Shen Qiao bukan lawan orang yang berpakaian hitam itu, mereka semua adalah orang khusus milik Ye Moshen, terlatih, melarikan diri beberapa langkah lalu ditangkap lagi.


Shen Qiao dikendalikan dengan kuat, bagaimana berputar dan memberontak pun tidak berguna.


Ye Moshen memandang dia, matanya menyala marah, kemudian dia sedikit menaikkan dagu. Xiao Su langsung mengerti, mendorong kursi roda maju ke depan.


Habislah ini, dia sudah mau ketahuan.


Walaupun Ye Moshen duduk di kursi roda, tetapi tubuhnya tinggi dan besar, tidak jauh lebih pendek darinya, sekali angkat tangannya sudah menyentuh maskernya.


Shen Xiao melebarkan matanya, mengalihkan pandangan.


Tangan Ye Moshen mengejar lagi, Shen Xiao melebarkan mata, terus menghindar.


Seperti kucing yang sedang menangkap tikus dan dikejar-kejar membuat Ye Moshen tidak dapat menahan untuk tersenyum, tertawa dengan suara kecil, suaranya dalam dan terdengar manis.


"Begitu suka main-main?"


Apa...yang terjadi?


Shen Xiao tidak dapat percaya melihat ke arahnya.


Bukannya ini adalah Ye Moshen yang dulu dingin dan tidak ada perasaan itu? Mengapa suaranya dan nada bicaranya bisa tiba-tiba berubah menjadi begitu lembut?


Saat pikirannya terbang, masker di wajah Shen Xiao tiba-tiba tanpa peringatan dilepaskan oleh Ye Moshen.


"Ah!" Shen Xiao terkejut sampai mengeluarkan suara, tanpa sadar mau mengulurkan tangan menutup wajahnya, setelah bergerak sedikit baru sadar tangannya ditahan orang, sama sekali tidak bisa menutupi wajahnya.


Mata Ye Moshen barusan jelas-jelas membawa ekspresi yang lembut, setelah melepaskan maskernya dan melihat wajahnya dengan jelas, kelembutan di matanya perlahan-lahan hilang, kemudian digantikan dengan kedinginan sedingin musim dingin.

__ADS_1


Setelah beberapa saat, dia menyipitkan matanya dengan bahaya, "Mengapa bisa jadi kamu?"


Shen Xiao juga bingung sebentar, dia tidak tahu adalah dirinya?


"Kamu tanya aku? Bukannya orangmu yang menculikku kesini?"


Setelah mendengar, Ye Moshen terpikirkan sesuatu, dia menyipitkan mata dan menatapnya.


"Mengapa kamu ke rumah sakit?"


Jantung Shen Xiao segera merasa cemas, dia bukan orang yang pandai berbohong, bulu matanya mulai gemetar ringan, "Aku masuk angin, berobat ke rumah sakit."


"Oh." Ye Moshen menaikkan alisnya sedikit, tertawa dingin, "Berobat ke spesialis kandungan? Lebih baik kamu beritahu aku, berobat penyakit apa?"


Shen Xiao, "....."


Mampus.


Bagaimana ini?


Shen Xiao menggigit bibir bagian bawahnya, memikirkan dengan waktu yang lama, dia tiba-tiba bertanya, "Jadi kamu? Kamu sama sekali tidak tahu bahwa itu adalah aku, mengapa kamu menyuruh orang menculikku ke sini?"


Setelah mendengar, Ye Moshen terbingung.


Dia tidak terpikir akan begitu kebetulan, yang dia mau cari adalah wanita satu bulan lalu, tidak disangka bawahannya malah menculik dia kemari, apalagi dari spesialis kandungan.


Sekali teringat spesialis kandungan, mata Ye Moshen sekilas menjadi seram dan kejam.


"Wanita yang menikah lagi, kamu hamil?"


Satu perkataan yang terus terang membuat wajah Shen Xiao pucat, bibirnya gemetar, dengan tidak percaya melebarkan matanya memelototi Ye Moshen.


"Ah, kelihatannya yang aku bilang tidak salah." Ye Moshen tertawa dingin, "Tidak heran kamu begitu gembira menggantikan adikmu Shen Yue menikah ke keluarga Ye, ternyata membawa seorang anak dari pernikahan sebelumnya, tidak sabar mencari seseorang untuk menerimamu?"


Xiao Su yang berdiri di belakang Ye Moshen setelah mendengar ini, seketika marah sampai mengepalkan kepalan tangannya dengan erat.


"Kamu anggap apa Tuan Muda Ye kita, membawa seorang anak menikah dengan keluarga Ye, tidak heran kamu dengan sembunyi-sembunyi pergi ke spesialis kandungan, hanya saja tidak terpikirkan olehmu akan berpapasan dengan kami kan?"


Shen Xiao sulit untuk membenarkannya.


Awalnya dia akan menyelesaikan masalah ini dengan tiba-tiba, tetapi benar-benar tidak terpikirkan tiba-tiba orang-orang ini menangkapnya kemari, sampai sekarang dia masih tidak mengerti apa yang sudah terjadi.


Tidak boleh, Shen Xiao, kamu harus tenang.


Tenang!


Shen Xiao menekan rasa taku di hatinya, mengangkat kepala dengan gigih menatap mata Ye Moshen, "Siapa bilang kalau aku ke spesialis kandungan berarti aku hamil? Kamu juga tahu aku wanita yang sudah pernah menikah, aku punya penyakit ginekologis, jadi mengambil nomor antrian untuk berobat, memangnya tidak boleh?"


Baru selesai berbicara, tangan Ye Moshen yang ramping pun mencubit dagunya.


Suara yang dingin seperti muncul dari neraka menyebar keluar.

__ADS_1


"Sepertinya, kamu tidak akan menangis kalau tidak melihat peti mati."


__ADS_2