Istri Kedua Tuan Ye

Istri Kedua Tuan Ye
Bab 115 Identitas Asli


__ADS_3

Shen Qiao berpikir dalam-dalam.


Dia tidak pernah memikirkan masalah ini semenjak menikah dengan Ye Moshen, bukan tidak mempertimbangkannya, tapi tidak pernah berpikir dirinya bisa pergi darinya. Kalau bukan dia membuat kontrak agar dia pergi setelah 6 bulan kemudian.


“Qiaoqiao?”


Panggilan Han Xueyou membuatnya tersadar.


Shen Qiao tersenyum canggung: “Barusan kamu berkata apa?”


Pandangan Han Xueyou berubah: “Apa kamu……Tidak rela meninggalkannya?”


Ekspresi Shen Qiao langsung berubah: “Tidak!”


Kenapa dia bisa tidak rela meninggalkan Ye Moshen? Walaupun……Dia memang melakukan banyak hal yang membuatnya terharu. Tapi Ye Moshen membenci wanita sepertinya dan dirinya mempermalukannya.


Maka Ye Moshen baru tidak bersedia orang lain mengetahui identitasnya, hanya membiarkan dirinya berstatus asisten.


Walaupun tidak menemukan pria itu, aku akan inisiatif pergi begitu kontraknya jatuh tempo.” Shen Qiao bicara pelan.


Han Xueyou bernafas lega: “Baguslah kalau begitu, aku kira kamu suka padanya.”


“Baiklah, kita kembali ke topik awal, sekarang kita sudah menghubungi desainer itu, abangku sudah dalam perjalanan mencarinya, kita akan tahu jas itu diberikan pada siapa begitu bertemu dengannya.”


Shen Qiao tertawa mendengarnya: “Xueyou, sudah merepotkanmu, dan juga abangmu……Sudah banyak membantuku. Aku akan mentraktirnya makan kalau ada waktu.”


Walaupun sudah kenal lama dengan Han Xueyou, tapi Shen Qiao belum pernah bertemu abangnya.


Belakangan, Han Xueyou dan keluarganya baru saling mengakui, dalam beberapa tahun yang singkat, hubungannya lumayan baik dengan keluarganya.


Ekspresi Han Xueyou langsung berubah saat mendengar Shen Qiao ingin mentraktir abangnya, pandangannya terlihat kacau: “Ma, makan? Lebih baik tidak perlu ya? Abangku……Sangat sibuk!”


“Tidak apa-apa, aku akan mentraktir abangmu saat dia punya waktu.”


Han Xueyou mengangguk: “Baik, baiklah.”


Lalu Han Xueyou segera mengalihkan topik pembicaraan: “Harusnya kita bisa tahu orang itu siapa dalam beberapa hari, Qiaoqiao, nanti aku akan segera memberitahukannya padamu.”


“Baik.”


……


Han Xueyou mengantarkan Shen Qiao kembali ke keluarga Ye lalu kembali kerumahnya, pelayan langsung menyambutnya begitu masuk, “Nona sudah pulang.”

__ADS_1


“Ya.” Han Xueyou menjawab dengan lemas.


“Nona, ini jus kecantikan yang khusus kami buat untukmu.” Pelayan menuangkan segelas jus kedepan untuk menyenangkannya.


Langkah Han Xueyou terhenti di tempat, dia melihat jus itu lama sekali lalu menghempaskan jus itu sambil tersenyum dingin: “Jus kecantikan? Bukankah hanya barang palsu untuk menyenangkan aku saja? Kamu juga berani mengambil barang ini untuk menipuku?”


Pelayan terkejut karenanya dan langsung berlutut dengan wajah pucat.


“Nona, maaf, tapi itu sungguh jus kecantikan yang khusus kami buat.”


“Huh.” Han Xueyou menendang pecahan beling disamping kakinya, “Cepat bereskan, apa ingin kakiku ini terluka?”


Pelayan takut sambil segera membereskan, tangannya tergores pecahan beling dan berdarah karena gerakan yang terlalu panik.


Han Xueyou mengalihkan matanya dengan jijik: “Benda apa yang mengotori mataku ini, cepat bawa pergi!”


Setelah dia pergi, beberapa pelayan diam-diam menggosip.


“Sifat nona kita sungguh beda jauh jika dibandingkan dengan nyonya sebelumnya.”


“Benar, mana mungkin nyonya yang dulu bisa brutal begini?”


“Aduh, kalian jangan bicara lagi, nona hilang saat kecil, katanya orangtuanya dulu suka berrjudi, sudah bagus tidak menjualnya, orang yang tak dididik ini baru masuk ke keluarga Han, tentu perlu waktu, lagipula dia nona besar keluarga Han, lebih baik kita bersabarlah.”


“Kamu berani sembarangan bicara begini, jangan sampai didengan nona dan kamu dipecat.”


Orang itu terkejut dan segera terdiam, beberapa orang segera membereskan lantai lalu pergi.


Saat Han Xueyou pulang ke kamar, abangnya, Han Qing meneleponnya.


Telepon berdering tidak lama dan diangkat.


“Abang!” Han Xueyou terdengar lemah lembut, berbeda sekali dengan saat berhadapan dengan pelayan barusan.


“Ada apa?” Han Qing terdengar dingin dalam telepon, serius sampai membuat orang takut.


Han Xueyou merasa merinding mendengar suaranya, lalu berkata pelan: “Itu……Abang sudah sampai di luar negeri? Apa sudah menemukan orang itu?”


“Masih belum.”


“Oh, lalu abang……”


“Aku masih ada urusan penting.” Han Qing mengingatkan dengan dingin.

__ADS_1


Han Xueyou segera menjawab: “Abang sibuklah dulu.”


Han Qing disana langsung menutup teleponnya tanpa menunggu responnya.


Han Xueyou perlahan mengepalkan tangan saat mendengar suara telepon yang terputus.


Walaupun abangnya ini selalu memenuhi keinginannya sejak dia masuk ke keluarga Han, tapi tidak pernah dekat dengannya, juga tidak banyak bicara padanya, abangnya selalu menjauhinya saat Han Xueyou mendekatinya.


Dia yang mengurus semua urusan di keluarga Han, maka Han Xueyou ingin membuatnya suka pada dirinya.


Tapi Han Qing terkenal tidak dekat pada orang, sama juga terhadap keluarganya.


Awalnya dia tidak seharusnya keberatan, tapi ada sebuah rahasia kecil dalam hati Xue Hanyou, maka dia mengkhawatirkan ini.


Walaupun keluarga Han baru mengakuinya sebagai putri mereka, tapi Han Xueyuo bukanlah putri kandung mereka.


Tidak salah, dia dan Shen Qiao kenal lama, dia sudah menyelidiki semua hal yang tidak diketahui Shen Qiao, sebenarnya Shen Qiao lah putri yang ingin dicarri keluarga Han, hanya saja saat itu Han Xueyou benci pada ayahnya sendiri, hanya ingin lepas dari penjudi itu, lalu meminjam identitas Shen Qiao.


Setelah menggunakan identitas Shen Qiao, Han Xueyou menjadi nona besar keluarga Han.


Sekarang dia paling berhutang pada Shen Qiao, maka dia bersumpah akan bersikap sangat baik pada Shen Qiao, untuk mengganti rasa bersalah dalam hatinya.


Tapi ucapan Shen Qiao di toko dessert hari ini kembali membuatnya takut.


Kalau suatu hari Han Qing sungguh bertemu dengan Shen Qiao, apakah……Han Qing akan mengenali Shen Qiao? Apakah saat itu dia masih bisa jadi nona besar keluarga Han? Dengan sikap Han Qing, dia akan bersikap bagaimana pada dirinya begitu tahu dia bukan putri kandung keluarga Han? Begitu memikirkan ini, Xue Hanyou merasa badannya dingin dan gemetar seperti dilempar kedalam danau yang es.


Tidak bisa, dia tidak bisa berdiam diri, dia harus mencari cara……


Mencari cara agar Han Qing percaya padanya.


Tapi, dia harus bagaimana agar Han Qing bisa percaya padanya? Abangnya tidak pernah dekat dengannya, walaupun selalu memenuhi keinginannya, seperti masalah Shen Qiao kali ini, abangnya langsung menyanggupi begitu dia mengatakannya.


Tapi Han Xueyou merasa tidak aman.


Harusnya cara terbaik adalah membiarkan Han Qing dan Shen Qiao selamanya tidak betemu.


Tapi……Dia harus bagaimna menghindari hal ini terjadi? Kalau sampai……suatu hari mereka berdua tiba-tiba bertemu?


“Tidak bisa, tidak bisa……Pasti tidak boleh membiarkan mereka bertemu, abangnya begitu waspada, dia pasti mencurigaiku baru tidak dekat denganku, abang pasti akan mengenali Qiaoqiao begitu bertemu dengannya, tapi……tapi aku harus bagaimana?”


Bagaimana kalau……Menghabisi Shen Qiao?


Tidak, tidak bisa! Saat dia dalam kesusahan, Shen Qiao yang sering membantunya, dia bersumpah mau bersikap baik pada Shen Qiao setelah mengambil identitasnya, dia tidak bisa……tak berhati nurani.

__ADS_1


Tapi, sebenarnya dia harus bagaimana?


__ADS_2