
“Em!”
Dia dicium.
Shen Qiao sangat lama baru menyadari dirinya dicium oleh Ye Moshen.
Kenapa?
Ye Moshen sangat marah bahkan gerakannya juga sangat kasar.
Dari Shen Qiao keluar dari tempat Kak Jing, memakai lipstik yang bewarna peach ini, dari saat dia menggigit bibir menghadapi dia, nafsu Ye Moshen juga sudah naik, kemudian gerakan dia saat di mobil sampai saat ini dia dengan Lu Xunchang bersama.
Ye Moshen juga menjadi tidak senang.
Hanya ingin marah, tapi Shen Qiao hanya bengong, saat melihat dia lagi, dia sudah melotot mata dengan tatapan tidak menyangka melihatnya.
Ye Moshen juga semakin marah, terhadap ciumannya, dia bahkan tidak ada rasa sedikitpun.
Ye Moshen juga menarik dia duduk ke kakinya, tubuh Shen Qiao sangat mungil, dengan cepat ditarik oleh Ye Moshen, tubuh juga jatuh ke dalam pelukan Ye Moshen, dia juga mengulurkan tangan memeluk leher Ye Moshen.
Supir dan Xiao Su jelas-jelas sudah melihat adegan ini, juga merasa suhu di dalam mobil meningkat dan semakin meningkat lagi.
Xiao Su tidak menyangka dirinya bisa melihat sisi Ye Moshen yang begini.
Shen Qiao awalnya merasa kaget, sampai akhir dirinya juga terjerumus, tangannya juga memeluk lehernya, tapi dia tetap tidak pandai mengganti nafas, jadi akhirnya dicium sampai sesak nafas, tubuh juga tidak bertenaga dan berbaring di dalam pelukan Ye Moshen.
Ye Moshen juga memperhatikan hal ini, tatapannya semakin dalam.
Lalu menarik dia dan memegang dagunya.
“Tidak ingin apa? Kamu bukannya sangat menikmati?”
Ciuman dia sangat panas, tapi nada bicaranya sangat dingin, Shen Qiao juga pelan-pelan sadar, melihat tatapan dingin Ye Moshen, Shen Qiao baru merespon dan berkata, “Aku……”
“Mau tidak?”
Ye Moshen mendadak mendekati telingannya dan dengan bergairah bertanya.
Tampaknya dia sedang merayu Shen Qiao, tapi nada ini jelas-jelas sedang menggodanya.
Terpikir perkataan dia sebelum menciumnya, wajah Shen Qiao juga memucat, hanya menggigit bibir dan tidak berbicara.
__ADS_1
“Wanita, respon kamu mengatakan padaku, kamu sangat puas.”, kata Ye Moshen dan tangannya yang dipinggang Shen Qiao juga pelan-pelan naik ke atas, Shen Qiao mendadak marah, “Lepaskan aku!”
Gerakan Ye Moshen juga berhenti dan menyipitkan matanya.
“Kenapa? Saat kamu dipeluk oleh Lu Xunchang, bukannya kamu merasa sangat senang?”
Shen Qiao berkata, “Kamu sejak kapan melihat aku senang? Aku tadi dipaksa, apakah kamu tidak lihat? Ye Moshen, apakah kamu harus menginjak harga diri orang baru bisa senang?”
Ekspresi Ye Moshen juga menjadi dingin dan dengan dingin menatapnya.
“Kamu ingat, meskipun aku tidak ingin menyentuhmu, tapi tubuhmu ini menempel pada labelku, jadi kamu tidak boleh biarkan pria lain menyentuh kamu.”
Shen Qiao, “……”
“Lain kali jika aku melihat kamu dengan pria lain bersama, maka bukan hanya harga diri kamu yang aku injak.”
Selesai mengatakan ini, Ye Moshen melepaskan dia, lalu berkata, “Minggir.”
Shen Qiao masih duduk di kakinya, saat mendengar kata minggir, wajahnya menjadi pucat dan menonjolkan mulut.
“Jangan lupa dengan status kamu.”
Akhirnya Shen Qiao menundukkan kepala, tidak mengatakan apapun dan dengan tenang duduk di posisinya sendiri.
Setelah kembali ke tempat duduknya sendiri, Shen Qiao sangat tenang, wajahnya juga melihat keluar dan tidak melihat Ye Moshen sekalipun, tapi bisa merasakan dia lebih sedih dari sebelumnya.
Setelah kembali ke rumah Keluarga Ye, Xiao Su mendorong Ye Moshen turun dari mobil, dan Shen Qiao menundukkan kepala mengikuti dari belakang.
Ye Moshen tidak kembali ke kamar, tapi pergi ke ruang belajar, Shen Qiao sendirian kembali ke kamar, menghapus make-up, tunggu dia selesai melakukan semuanya, Ye Moshen juga belum kembali, jadi Shen Qiao berbaring duluan.
Baru berbaring tidak lama, ponselnya sudah bergetar.
Shen Qiao melihat ponselnya, rupanya pesan dari Lin Jiang.
Lin Jiang, Qiao Qiao apakah kamu sudah tidur?
Saat melihat pesan ini, Shen Qiao mengerutkan dahi, dari cerai sampai sekarang dia tidak pernah mengatakan sepatah kata pada dirinya, malam ini bertemu di mall juga adalah pertemuan pertama kali mereka setelah cerai.
Terpikir perbuatan dia di dalam mall itu, Shen Qiao menutup mata lalu meletakkan ponsel, tidak membalas pesannya.
Tidak lama ponsel bergetar lagi.
__ADS_1
Lin Jiang, Qiao Qiao, masalah di mall aku tidak bermaksud untuk tidak membantu kamu, hanya saja Bao Er sudah mau melahirkan, jadi aku hanya bisa mengikuti nasihatnya, jika tidak perutnya pasti akan sakit, apakah kamu bisa memahami aku?
Memahami apa? Shen Qiao dulunya merasa Lin Jiang sangat baik, tapi sekarang malah merasa dia sangat aneh, sudah bersama dengan wanita lain dan mengusir dia keluar, tapi sekarang dia malah bertanya apakah masih bisa memahaminya?
Lin Jiang, Bisakah kita besok bertemu?
Shen Qiao tetap tidak membalas pesannya, langsung memblokir dia kemudian menutup telepon dan tidur.
Setelah Ye Moshen kembali, Shen Qiao sudah tidur, mungkin karena dingin jadi dia memeluk selimutnya, kepalanya masuk ke dalam bantal dan matanya tertutup dengan rapat.
“Tuan Muda Ye, aku bantu kamu ambil baju.”
Xiao Su berjalan ke dalam, Xiao Su bukanlah orang yang lembut, jadi saat jalan akan mengeluarkan suara yang keras.
Ye Moshen mengerutkan dahi dan berkata, “Kecilkan sedikit suaramu.”
“Ah?” Xiao Su tidak mengerti jadi menolehkan kepalanya melihat dia, dengan ekspresi bingung, dan suaranya juga sangat keras.
Sekejap ekspresi Ye Moshen langsung berubah, dengan tatapan dingin melihat dia, “Cari mati ya?”
Suara Ye Moshen sangat kecil.
Xiao Su terkejut dengan kedinginan dia, tapi tidak mengerti, dia melihat sekitar lalu melihat Shen Qiao yang menyusut di lantai, dia baru mengerti.
Apakah suara dia tadi terlalu keras, jadi Tuan Muda Ye marah?
Jadi Xiao Su berjalan dengan pelan, benar Ye Moshen tidak marah padanya lagi, Xiao Su akhirnya lega juga.
Saat bantu dia mandi, Xiao Su tidak tahan untuk bertanya, “Tuan Muda Ye terhadap Nona Shen……”
“Apa yang ingin kamu katakan?”
“Tidak, tidak ada. Aku ingin bilang Nona Shen sekarang sedang hamil, jika tidur dilantai pasti tidak baik.”
Mendengar ini, Ye Moshen mengerutkan dahi, “Kalau begitu kamu berikan tempat tidur kamu untuk dia.”
Ekspresi Xiao Su langsung berubah, Lu Xunchang baru memegang bahu Shen Qiao lalu mengatakan kata yang genit sudah kehilangan kerja sama yang nilainya puluhan triliun, jika dia membiarkan Shen Qiao tidur ditempat tidurnya, maka apakah dia masih bisa hidup?
Terpikir sampai sini, Xiao Su gemetar sejenak dan berkata, “Tidak perlu, lebih baik biarkan Nona Shen tidur di lantai.”
Ye Moshen malah terdiam, terpikir bibir wanita yang lembut itu……
__ADS_1